Menjalani hidup tanpa petualangan seru rasanya pasti hambar. Nah, berikut ini kegiatan-kegiatan yang bisa kamu lakukan biar hidup jadi lebih berwarna.

 

1. Gabung dalam festival perang makanan terbesar di dunia.

Festival La Tomatina

Festival La Tomatina via http://www.tekser.com

Ya, perang makanan terbesar di dunia! Lebih tepatnya, perang tomat. La Tomatina adalah festival perang tomat di Spanyol yang diadakan tiap bulan Agustus di tengah-tengah kota. Nggak tanggung-tanggung, tomat yang digunakan berat totalnya mencapai 100 ton dengan puluhan ribu peserta yang berasal dari berbagai negara khusus untuk main lempar-lemparan tomat. Festival ini dijamin akan membuat pengalaman perjalananmu tak terlupakan.

Cus ke Spanyol sekarang.

2. Belajar teknik parallel drift parking.

Teknik parkir paralel paling fantastis

Teknik parkir paralel paling fantastis via http://english.cri.cn

Parallel drift parking adalah teknik parkir paralel yang dilakukan dengan cara drifting atau meluncur. Sungguh, cara ini bakal mempersingkat waktu parkir paralelmu hanya dengan sekali putaran, tanpa harus berkali-kali maju mundur demi parkir di tengah-tengah mobil lain. Teknik ini menjadi salah satu kompetisi populer untuk masuk Guinness World Records (tightest parallel parking).

Rekornya saat ini dipegang oleh Han Yue. Ia berhasil men-drift mobilnya ke antara dua mobil lain dengan sisa jarak total 8 cm saja!

Eits, jangan coba teknik ini di jalanan umum ya karena bisa membahayakan orang lain. Tapi, teknik ini pantas kamu kuasai agar kamu bahagia. Caranya adalah dengan mencari lahan latihan kosong yang mulus dan cukup luas sambil diawasi oleh orang-orang yang sudah berpengalaman. Teknik yang biasa digunakan adalah handbrake turn, yaitu memutar mobil hingga 180 derajat menggunakan rem tangan.

3. Jalan di atas “air” dengan eksperimen sains.

Kamu bisa jalan di atas air

Kamu bisa jalan di atas air via http://www.athenna.com

Eksperimen sains sebenarnya adalah percobaan yang umumnya menggunakan bahan-bahan sederhana dan mampu membuat siapa saja penasaran untuk mencoba. Misalnya, bagaimana cara menggembungkan balon tanpa harus meniupnya? Atau bagaimana cara membakar kertas tapi tak hangus?

Dalam eksperimen sains berjalan di atas “air” ini, bahan yang kamu perlukan cuma tepung maizena dan air.

Saat kedua bahan ini dicampur, tepung maizena dan air menghasilkan adonan yang bersifat cair, sekaligus padat! Bingung kan? Saat kamu mencoba menuangnya, adonan ini akan mengalir seperti air. Tapi, saat kamu mencoba memukul permukaannya, rasanya seperti meninju sesuatu yang padat.

Dalam skala besar, eksperimen ini dibuktikan dalam acara Ellen Show dan Mythbuster. Saat kamu diam di atas adonan ini, kamu akan tenggelam. Tapi kalau kamu terus bergerak, berjalan, atau berlari di atasnya, kamu bisa menyeberangi adonan ini dengan selamat.

4. Memenangkan lomba makan.

Menang lomba makan

Menang lomba makan via http://newyork.seriouseats.com

Siapa saja pasti doyan makan. Bayangkan jika kita diperbolehkan makan sebanyak-banyaknya, gratis! Adu makan makanan dengan jumlah terbanyak dalam waktu tersingkat ini memang masih jarang di Indonesia, tapi jangan anggap remeh lomba ini di dunia internasional lho.

Lomba makan profesional biasanya menawarkan hadiah hingga 10.000 dolar AS atau lebih dari 13 juta rupiah!

Banyak pemakan kompetitif yang serius menjalani latihan ketat untuk meningkatkan kecepatan makan, kekuatan rahang, dan kapasitas lambung. Bahkan, makan cepat pun ada tekniknya. Misalnya, memakan kol rebus untuk meregangkan lambung, atau melipat makanan sedemikian rupa dan mencelupkannya ke air agar lebih mudah ditelan.

Tapi, para pemakan kompetitif ini ternyata tak berbadan besar atau berperut buncit seperti bayangan kita lho. Takeru Kobayashi dan Sonya Thomas, pemakan kompetitif yang sering menjadi juara, berat badannya hanya 60 kg dan 48 kg. Jadi, buat kamu yang doyan makan, yuk coba ikutan lomba makan!

5. Berenang di tepi air terjun.

Kolam di tepi tebing air terjun

Kolam di tepi tebing air terjun via http://www.travelbook.de

Apa rasanya berenang di bibir tebing sebuah air terjun yang tingginya lebih dari 100 meter?

Pengalaman ini bisa kamu rasakan di Victoria Falls, Afrika, yang merupakan air terjun terbesar di dunia. Di bulan September-Desember, aliran sungai tak terlalu deras sehingga kolam terbentuk di batasan bebatuan meski masih ada arus kecil.

Butuh keberanian dan sedikit kegilaan untuk berenang di kolam yang bisa dibilang paling berbahaya di dunia ini. Serunya lagi, di sini kamu bisa melihat pelangi permanen alias selalu ada karena pembiasan cahaya oleh partikel air di udara, bahkan di malam hari saat bulan purnama, yang makin mempercantik pemandangan.

Nah, siapa tahu, petualangan-petualangan ini bisa membawakan kamu kebahagiaan.