Buat kamu yang berusia 20-an ke atas dan saat ini masih sendiri, pasti tahu bagaimana rasanya ditinggal menikah oleh sahabat. Mereka yang dulu selalu menemani kita kemanapun kita pergi, ada untuk kita  untuk berbagi semua cerita, kini telah sepenuhnya menjadi hak orang lain. Ketika satu persatu undangan menghampiri, dan satu-persatu sahabatmu mulai “terselamatkan” dari status single, apa yang kamu rasakan? Bahagia karena mereka telah menemukan pendamping hidup? Pasti. Tapi, tak bisa  dipungkiri ada perasaan “jahat” yang ikut merasuki hati. Yup! Rasa cemas, khawatir dan takut akan kesendirian sangat mungkin menghampiri. Tapi tunggu dulu! Semua rasa itu tidak akan tumbuh kalau kamu punya resep bahagia untuk membuat hatimu tetap tersenyum. Ini dia!

 

1. Pernikahan Bukan Penghalang Persahabatan

Pernikahan dan persahabatan

Pernikahan dan persahabatan via http://cdn.klimg.com

Kamu masih berpikir kalau menikah menghalangimu untuk bertemu dan berkumpul dengan sahabat-sahabatmu? Buang pikiran seperti itu jauh-jauh. Meskipun sahabat sudah memiliki kehidupan baru bersama keluarga baru, bukan berarti dia melupakanmu. Kamu tetap bisa berkomunikasi, bertemu dan berkumpul dengan mereka. Ssstt.. ada banyak hal yang bisa mereka lakukan denganmu, tapi tidak bisa dilakukan dengan pasangannya. Namun demikian, kamu juga harus mempertimbangkan kondisi sahabatmu saat itu, yaa.

2. Gali Potensi, Dalami Hobi

Dalami hobi

Dalami hobi via http://mamiverse.com

Salah satu penyebab munculnya pikiran negatif adalah karena kita memiliki banyak waktu luang. Daripada menghabiskan waktumu di dunia maya, taruh gadget-mu dan mulai lakukan sesuatu yang lebih berguna di dunia nyata. Untuk kamu yang hobi berpetualang, solo traveling bisa menjadi salah satu cara jitu untuk menghabiskan waktu. Atau kalau kamu lebih suka berdiam diri di rumah, mengisi waktu dengan belajar memasak, membaca buku atau merawat tanaman bisa jadi ide yang bagus.

3. Fokus Pada Cita-Cita & Karir

Fokus pada karir dan cita-cita

Fokus pada karir dan cita-cita via https://www.peoples-ebank.com

Sebelum fokus dan perhatianmu terpecah untuk pasangan dan anak, ada baiknya kamu memanfaatkan kesendirianmu untuk berfokus pada karir dan cita-citamu. Bukan berarti kamu mengesampingkan ataupun menunda untuk melepaskan masa lajang, tapi alangkah lebih baik jika kamu bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Ingat, kehidupan pasca pernikahan membutuhkan “modal” yang tidak sedikit, lho.

4. Temukan Teman Baru

Temukan teman baru

Temukan teman baru via http://friendsnthecity.com

Move on tidak hanya berlaku untuk kamu yang baru putus dari pacar. Kamu yang baru saja ditinggal menikah oleh sahabat juga perlu move on. Maksudnya, tidak ada gunanya kamu terus menerus meratapi nasib dan kesendirian. Keluar dan temukan teman baru untuk berbagi keceriaan, meskipun dia tidak akan pernah sama dengan sahabatmu. Ingat! Bukan mengganti sahabat, tapi menambah teman baru.

5. Mempersiapkan Diri Menanti Giliran Diselamatkan

Mempersiapkan diri menanti giliran diselamatkan

Mempersiapkan diri menanti giliran diselamatkan via https://images.blogthings.com

Ini dia yang akan selalu membuatmu berharap-harap cemas. Selama menanti untuk diselamatkan oleh kekasih halal, mari persiapkan diri untuk menyambutnya. Jadi, ketika dia datang menjemput, kita sudah siap untuk meraih uluran tangannya. Menanti itu tidak selalu membosankan, asalkan kita tahu apa yang harus dilakukan selama masa penantian itu.