Apakah kalian memiliki hobi bertanam di dalam rumah? Jika iya, biasanya tanaman hias dipilih karena warnanya yang menarik. Selain itu ada juga beberapa jenis tanaman yang dapat menyehatkan dan menyegarkan udara, lho! Kalian harus tahu ada beberapa tanaman yang fungsinya selain mempercantik ruangan, ternyata dapat juga dijadikan sebagai penyegar ruangan. Tanaman hias pembersih udara tentunya sangat bermanfaat untuk setiap orang, khususnya rumah yang berada di perkotaan yang dipenuhi dengan polusi. Bagi kalian penikmat udara segar, 10 tanaman ini bisa jadi solusinya!

1. Ficus Benjamina

Ficus Benjamina via http://www.vizpark.com

Di Indonesia, ficus benjamina ini sering disebut dengan beringin. Salah satu tanaman indoor terbaik ini dapat menambahkan jumlah hijau yang kalian butuhkan di tempat kecil dan hanya membutuhkan penyiraman setiap 4 sampai 7 hari sekali. Kalian juga bisa menempatkannya di jendela terang namun dengan sinar matahari yang tidak langsung. Putar tanaman sesekali untuk menghindari kelebihan pertumbuhan di satu sisi.

2. Lucky Bamboo

Selain dapat menambah suasan kehijauan dalam ruangan, lucky bamboo adalah tumbuhan yang ideal. Tanaman ini tumbuh subur dalam cahaya redup dan cahaya matahari yang tidak langsung. Ini adalah tanaman indoor feng-shui, karena dapat menambah rasa feng-shui ke ruangan anda. Jika beruntung, lucky bamboo dapat tumbuh di air dan mengubah H2O setiap 2 sampai 4 minggu.

3. Anggrek Bulan

Advertisement

Anggrek Bulan via https://www.pexels.com

Bagi kalian yang baru menempati rumah pertama atau ruangan baru direnovasi, memiliki anggrek bulan dapat membantu menetralisir ruangan dan membersihkan udara dari xilenia yang terdapat pada lem dan cat. Tidak seperti beberapa tanaman lain, anggrek juga bernafas dan mengeluarkan oksigen di malam hari sehingga bisa hidup baik di kamar tidur.

4. Bunga Anthurium

Bunga Anthutium via https://pixabay.com

Bunga anthurium merupakan tanaman hias indoor yang menarik dan eksotis ketika bunganya sedang mekar. Tetapi bukan hanya kecantikan dari tampilan tanaman ini saja, daun anthurium juga sangat efektif untuk menyedot zat amonia, formaldehida, toluena dan xilena. Sehingga sangat baik bila kita meletakkannya di area yang terdapat alat elektronik, seperti komputer atau TV dalam ruangan.

5. Palem Kuning

Tanaman keluarga sawit yang juga dikenal sebagai arecaceae atau palmae, sangat populer dan sangat mudah untuk dijumpai. Dikenal sebagai pembersih udara alami, palem dapat menghapus formaldehida, benzena dan karbon monoksida. Ini sangat cocok jika seorang penghuni adalah perokok atau seseorang yang berada di lingkungan perokok.

6. Peace Lily

Bunga peace lily alias spathiphyllum dapat menjadi pilihan saat akan merawat tanaman indoor. Tanaman ini dapat bertahan dalam kondisi redup atau lemah cahaya di bawah suhu 27 derajat celcius. Peace lily hanya membutuhkan penyiraman seminggu sekali dan bahkan akan tumbuh dengan baik di bawah lampu neon. Tentunya akan menjadikan pilihan bagus untuk kamar mandi atau ruangan dengan sedikit cahaya.

Namun, akan lebih baik jika anda menempatkannya langsung di area yang terkena sinar matahari. Karena dapat berfungsi sebagai penetral dari racun berbahaya seperti aseton, amonia, benzena, etil asetat, formaldehyde, trichloroethylene metil, alkohol dan xilena.

7. Sansevieria

Lidah Mertua via https://id.pinterest.com

Tanaman sansevieria atau sering disebut bunga lidah mertua memang sangat luar biasa, karena dapat bertahan hampir di lingkungan apapun. Tumbuhan ini memiliki daun keras yang bisa mentolerir cahaya rendah meskipun kebanyakan berkembang dalam cahaya medium atau terang. Anda hanya perlu menyiramnya sesekali. Sansevieria tumbuh sangat baik pada temperatur 15 hingga 30 derajat celcius.

8. Lavender

Mungkin ini salah satu tanaman indoor berbunga yang tidak biasa, tapi segelas lavender akan menambahkan warna pop dan menyegarkan ruangan anda jauh lebih baik dan alami daripada penyegar udara sehari-hari. Letakkan di dekat jendela dengan intensitas cahaya matahari tinggi. Pilihlah varietas lavender kecil, karena dapat tumbuh lebih baik dalam pot. Sehingga tidak memakan banyak tempat.

9. Paddle Plant

Dayung adalah salah satu contoh tanaman indoor sukulen dengan bentuk unik serta tidak membutuhkan perawatan banyak. Seperti sukulen lainnya, bunga ini tumbuh dengan baik saat terkena cahaya terang dan bahkan jika ada cahaya langsung. Namun, semakin banyak terkena sinar matahari, maka semakin banyak daun yang akan berubah menjadi merah.

10. Aloe Vera

Lidah Buaya via https://pixabay.com

Selain sebagai tambahan dekorasi ruangan, tumbuhan ini memiliki banyak manfaat. Dengan lidah buaya atau aloe vera dalam ruangan, anda akan mendapatkan obat instan untuk goresan, luka bakar, dan bahkan digunakan untuk kecantikan. Sebaiknya lidah buaya diletakkan di dekat jendela dan siram secara teratur.