Profesi sebagai manajer merupakan dambaan sebagian besar mahasiswa. Tak terkecuali kamu sebagai mahasiswa jurusan manajemen yang memang dipersiapkan sebagai seorang manajer. Keinginan kamu menjadi seorang manajer merupakan hal yang sangat wajar, selain karena gaji bulanan yang pastinya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jabatan dibawahnya, memegang jabatan sebagai manajer merupakan prestise yang menampilkan kualitas seseorang. Tapi untuk menjadi seorang manajer  yang baik diperlukan waktu yang lama, kamu tidak bisa langsung menjadi manajer begitu kamu bekerja, kamu harus menapaki beberapa jenjang karir untuk bisa menjadi  seorang manajer, namun, 5 hal ini bisa membuat kamu lebih cepat menjadi seorang manajer loh.

1. Setelah lulus kuliah, program management trainee layak kamu coba!

Program management trainee atau MT  merupakan jalan pertama yang harus kamu coba setelah kamu lulus, karena program ini akan cepat mengantarkanmu menjadi seorang manajer. MT yaitu program fast-track yang diselenggarakan oleh perusahaan untuk mempersiapkan calon manajer perusahaan di masa depan.

Untuk dapat diterima dalam program MT tentunya kamu harus bekerja keras karena yang mendaftar MT bukan hanya dari jurusan manajemen tetapi semua jurusan bisa mendaftar tergantung yang dibutuhkan oleh perusahaan. Selain itu, kriteria rekrutmen yang dipakai biasanya lebih tinggi, dan kadang kala sangat tinggi bila dibandingkan dengan kriteria rekrutmen untuk karyawan dengan pola biasa. Mulai dari syarat indeks prestasi (IPK) yang tinggi, pengalaman organisasi yang memadai, kemampuan atau skill yang cukup, hingga penguasaan bahasa asing yang baik.

Rekrutmen  program MT biasanya dilaksanakan sendiri oleh bagian SDM perusahaan maupun dengan menyerahkannya kepada konsultan terpercaya. Kebanyakan yang direkrut untuk menjadi MT adalah para lulusan baru (fresh graduate). Setelah diterima masuk program MT, perusahaan biasanya akan memberi pelatihan beberapa bulan bahkan ada yang sampai satu tahun tergantung kebijakan masing-masing perusahaan, selain itu juga ada ujian, on-the-job training, dan di setiap langkah, peserta program akan didampingi mentor dengan pengalaman kerja di perusahaan tersebut. Di Indonesia banyak lho perusahaan yang mengadakan program MT  diantaranya adalah, Unilever, Nestle, P&G, Indofood dan masih banyak lainya jadi tingkatkan kualitas dirimu dari sekarang ya.

2. Tak ada salahnya kamu coba bekerja di perusahaan start up

Advertisement

Kamu  tipe orang yang suka tantangan dan risk taker ? Bekerja di start up layak kamu coba. Mungkin dari kamu ada yang belum familiar dengan start up? Apa sih itu? Start up itu sebutan untuk perusahaan baru yang biasanya bergerak di bidang teknologi. Meskipun bergerak di bidang teknologi tentunya mereka tidak hanya butuh karyawan yang menguasai teknologi bukan? Mereka juga butuh manajer untuk mengatur keuanganya, merancang pemasaran, mengelola SDM, dan operasionalnya. Ketika bekerja di start up kesempatanmu menjadi seorang manajer terbuka lebar karena  mereka mencari manajer yang masih muda  dan kreatif disamping itu posisi ini masih minim peminatnya karena start up tidak menjamin kemapanan.

Ya, start up memang tidak menjamin kemapanan  mengingat selalu ada kemungkinan perusahaan ini gagal berkembang, lalu bangkrut. Tapi apabila start up itu berkembang dan mempunyai prospek yang baik maka dana jutaan dollar dari investor akan mengalir masuk ke  startup dan pastinya kamu akan kecipratan duitnya dong.

Bekerja di perusahaan yang sedang merintis selain meningkatkan kesempatmu menduduki posisi manajer, juga akan memberikanmu banyak pengalaman serta keterampilanmu bertambah seiring dengan job desk yang sering berubah-ubah. Selain itu lingkungan kerja start up sudah pasti tak kaku, ruang kerja dibikin se-asik mungkin, kamupun tak harus memakai pakaian formal bahkan kamu boleh pakai kaos dan celana jeans  yang penting berpenampilan rapi. Hal ini tidak akan kamu dapatkan apabila bekerja di perusahaan besar yang sudah mapan.

3. Pengin jadi manajer yang bebas? Jadilah entrepreneur !

entrepreneur sukses via http://foundersguide.com

Kamu pengin menjadi manajer  tapi kamu tipe orang yang suka kebebasan dan tidak mau diatur ? Menjadi entrepreneur cocok untuk kamu, karena secara otomatis kamu akan menjadi manajer bahkan direktur di perusahaanmu sendiri, kamu tak perlu susah payah menapaki jenjang karir dan mengikuti seleksi yang ketat untuk menjadi seorang manajer, yang kamu perlukan adalah membuka usaha sendiri, namun bukan usaha yang sembarangan ya. Kamu harus menjadi entrepreneur yang kreatif dan tahan banting, ciptakan produk yang unik yang belum ada di pasaran. Dengan menjadi entrepreneur, kamu bebas menentukan jam kerja, membuat visi misi perusahaan sesuai keinginanmu

Selain itu, kamu bisa menjadi manajer bagian apapun semaumu apakah itu manajer keuangan, pemasaran, operasional maupun sdm atau kamu bisa merangkap itu  semua menjadi seorang general manager. Jadi bos mah bebas

Ingat juga kata-kata mendiang Bob Sadino

“Setinggi apapun pangkat yang dimiliki, Anda tetap seorang pegawai. Sekecil apapun usaha yang Anda punya, Anda adalah bosnya” – Bob Sadino

Dengan menjadi  entrepreneur Kamu bisa mengaplikasikan semua ilmu yang kamu dapat dikampus dalam mengelola bidang pemasaran, keuangan, operasional maupun SDM, agar efektif dan efisien sesuai dengan tujuan ilmu manajemen. DSelain mengantarkanmu menjadi seorang manajer. menajdi seorang enterpreneur berarti kamu juga turut serta membantu pemerintah dalam menyediakan lapangan pekerjaan.

4. Menjadi manajer di perusahaan keluarga? Kenapa nggak?

family business via https://www.chiefoutsiders.com

Ya, bekerja di perusahaan keluarga akan mempercepat kamu untuk menjadi seorang manajer,  karena  merupakan  usaha keluarga pastinya kamu lebih dipercaya untuk mengelolanya, dan biasanya kamu memang sudah dipersiapkan untuk suksesi kepemimpinan.

Perusahaan keluarga umumnya mengesampingkan jenjang karier. Tetapi bagaimanapun juga kamu harus tetap profesional agar perusahaan tersebut terus berkembang. Bekerja di perusahaan keluarga pun tanggung jawabnya besar, kamu harus terus mengembangkan usaha karena  ini menjadi tumpuan hidup banyak anggota keluarga mu dan karyawan lainya. Selamat berjuang!

5. Rajin-rajinlah berdoa supaya jalanmu menjadi manajer dilancarkan!

Apapun usaha yang kamu lakukan untuk menjadi seorang manajer, berdoa merupakan hal yang sangat penting, tanpa kehendak-Nya kamu tidak akan pernah menjadi seorang manajer yang sukses.

Nah, itu beberapa hal yang patut kamu coba untuk menjadi seorang manajer mumpung masih muda jangan takut untuk mengambil  resiko.