Saat kita melihat orang lain sudah memiliki kekasih, terkadang kita pun juga ingin memiliki kekasih. Kita terlalu malu jika ditanyakan orang masih jomblo, seakan-akan kita berada di posisi terbawah dalam strata sosial.

1. Tidak salah jika kau merasa bosan, tapi sudah yakin kamu butuh seorang kekasih?

Terkadang kita keliru memposisikan seorang kekasih hanya untuk sebuah pajangan yang bisa kita beritahukan kepada teman-teman kita kalau kitapun "laku" atau seorang kekasih yang memang bisa membantu kita untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan mendukung kita untuk mencapai misi serta mimpi kita.

Jika kita memposisikan tentang kehadiran seorang kekasih yang kita butuhkan untuk masa depan kita, kenapa harus terburu-buru mencari seorang kekasih yang sama sekali tidak bisa memperbaiki kita, jadi harus selektif ya.

2. Tidak salah jika kau merasa bosan, tapi kenapa harus menghina diri sendiri?

Oprah Winfrey via http://www.supersoul.tv

Advertisement

Saat kita berada di tingkat kesepian yang tinggi, kita jenuh, kita bosan dengan kesendirian kita, wajar jika kita membutuhkan seorang kekasih. Tapi kenapa harus menghina diri sendiri dengan kata-kata yang membuat kita gak layak untuk dicintai. "Kulit gua hitam amat sih, udah gitu paha gede amat kaya kingkong, duh gak kaya dia yang putih langsing perfect lah". Sebuah kalimat yang semakin membuat kita memang gak bakal layak dicintai karena kita aja ga bisa mencintai diri kita sendiri.

Jadi jika memang ingin dicintai orang lain, lebih dulu cintai diri kita sendiri karena setiap wanita diciptakan unik dan cantik. So love yourself ya!

3. Kenapa dicari, nanti juga datang sendiri.

Wanita Mandiri via http://www.vemale.com

Kenapa harus dicari, saat kamu sibuk mencari dia pun juga sibuk mencari, ending-nya kalian tidak akan bertemu. Tunggu saja. Jika dia memang jodohmu, Tuhan akan mempertemukan kalian dengan cara dan waktu-Nya yang indah.

4. Pantaskan diri, lakukan itu saja.

Wanita Hebat via http://www.fenomagz.com

Saat Tuhan memberikan seorang kekasih yang sepadan dan saling melengkapimu, saat inilah waktu yang tepat untuk kita memantaskan diri agar bisa menjadi seorang wanita yang cerdas dalam pengetahuan dan bertutur kata, memiliki hati yang baik serta bijaksana sehingga kita akan dipertemukan dengan seorang pria yang sepadan dengan kita. Jadi saat inilah waktunya.

5. Jadi kapan waktu yang tepat aku bertemu denganya?

Jadi kapankah waktu yang tepat bagiku untuk memiliki pasangan? Yaitu saat kau dan pasanganmu memang sudah siap untuk dipertemukan, saat ini Tuhan sedang membentukmu menjadi seorang wanita yang mengasihi Tuhan lebih dari apapun, wanita yang tahu bagaimana mengatur dirinya sendiri sebelum mengatur rumah tangganya, wanita yang perkataanya membangun, tepat waktu, dan manis didengar, wanita yang tunduk dan taat pada otoritasnya, wanita yang cantik karena memiliki hati yang lemah lembut dan bersedia diajar.

Di saat yang sama saat ini Dia juga sedang menempa seorang pria yang mencintai Tuhan melebihi cintanya padaku, pria yang menjagaku dari hawa nafsunya sendiri, pria yang tetap mengasihiku walau di tengah konflik yang berat, pria yang mencari Tuhan saat mengalami suatu perkara, dan kalian akan dipertemukan setelah masing-masing kita telah menyelesaikan tanggung jawab dan mengalami arti sebuah kasih dalam masa single ini, semua akan menjadi indah pada waktu-Nya