Di dunia sinema, khususnya bioskop 21 saat ini telah dibanjiri oleh penonton sebuah film bergenre horor. Film apa lagi, kalau bukan Insidious Chapter 3 yang disutradarai oleh Leigh Whanell. Banyak para penggemar film, khususnya film horor yang berbondong-bondong dan mengantri loket untuk membeli tiket Insidious Chapter 3. Bagaimanakah film ini bisa sukses di berbagai negara? Mari kita simak sekilas tentang film Insidious Chapter 3 yang sudah dirilis sejak 5 Juni 2015 ini.

 

1. Sinopsis

Poster Insidious Chapter 3

Poster Insidious Chapter 3 via http://lufiandi.com

Dalam film Insidious bagian ketiga ini tidak mencereitakan kelanjutan dari kisah keluarga Lambert yang terjadi pada Insidious sebelumnya. Di bagian ketiga ini akan membawakan suatu prekuel dari Insidious bagian pertama. Menceritakan tentang si paranormal bernama Elise Rainier yang diperankan oleh Lin Shaye. Lebih tepatnya, menceritakan sebelum Elise tewas dan menjadi hantu.

Ketika Elise masih hidup, ia menolong seorang gadis untuk melakukan komunikasi dengan roh yang sudah mati. Karena gadis yang diperankan oleh Stefanie Scott yang menjadi bulan-bulanan roh jahat, sehingga ia meminta bantuan kepada Elise untuk menghubungkan ke roh yang sudah mati. Namun, entah kenapa Elise ragu untuk membantu gadis itu.

2. Sutradara

James Wan and Leigh Wanell

James Wan and Leigh Wanell via http://bizzammovienews.com

Sutradara di Insidious Chapter 3 kali ini bukanlah sutradara di Insidious sebelumnya, James Wan. Kini, yang menduduki bangku sutradara kali ini adalah Leigh Whanell. Sehingga, Leigh Whanell selain pembuat ide cerita Insidious dari awal hingga bagian ketiga, kini dia menyutradarai Insidious bagian ketiga. Hingga kini, nama Leigh Whanell menjadi perbincangan di seluruh media dari belahan dunia.

Memang, dia lebih akrab dikenal sebagai penulis naskah dan aktor ketimbang menjadi sutradara. Saat berperan di film Saw, di sinilah ia mengenali sosok sahabat bernama James Wan yang saat itu juga sebagai penulis naskah film Saw. Hingga kini, Whanell mengambil kesempatan berupa tawaran dari Wan untuk menyutradarai film Insidious 3. Hingga dikenal di kalangan sinematografi, film ini menyebabkan terjadinya ‘Debut Sutradara’.

Perlu diketahui juga, Whanell telah terinspirasi oleh film-film horor Asia. Karena, menurutnya Asia sangat kaya akan budaya supernaturalnya. Sehingga, ia sangat terinspirasi film-film horor di Asia seperti Jepang, Thailand bahkan Indonesia. Hingga dia menyebutkan hantu-hantu di Indonesia seperti Jelangkung, Wewe, Tarot, Genderuwo, dan sebagainya sebagai salah satu sumber inspirasinya.

3. Pemain

Adapun pemeran-pemeran yang akan membintangi film Insidious 3 ini. Namun, di Insidious 3 ini tidak akan dibintangi oleh bintang-bintang yang cukup terkenal seperti di Insidious sebelumnya. Pemeran utama Dermot Mulroney yang akan memerankan sebagai ayah seorang gadis remaja yang bernama Quin Brenner.

Dermot akan memperjuangkan anak gadisnya yang terkena serangan teror dari roh-roh jahat. Seorang gadis remaja yang bernama Sue terkena serangan teror ini akan diperankan Stefanie Scott. Bintang cantik ini lahir pada tanggal 6 Desember 1996, di Chicago. Perlu diketahui, bahwa kedua pemeran tersebut sebenarnya belum pernah memerankan peran di film horor lainnya. Sehingga, di Insidious 3 ini adalah film horor yang mereka perankan.

Scott adalah aktris muda yang sebelumnya di film-film drama dan komedi. Pun juga dengan Mulroney yang selama 25 tahun ia berkarir di dunia entertainment.

Dan juga pemeran Elise yang masih diperankan oleh Lin Shaye. Selain itu, sang sutradara Whanell pun juga turut serta memerankan Specs seperti di Insidious sebelumnya. Dan masih banyak lagi bintang-bintang lainnya dalam film Insidious 3 ini. 

4. Di Balik itu...

Hantu Insidious

Hantu Insidious via http://bagusseven.blogspot.com

Film Insidious 3 ini sudah diprediksikan akan menjadi incaran para penggemar bioskop khususnya penggemar horor. Namun, ada keraguan dari berbagai pihak tentang pengalihan sutradara. Yang awalnya disutradarai James Wan, kini diduduki oleh Leigh Whannell.

Keraguan itu timbul, karena adanya perubahan sutradara sehingga ditakutkan tidak sesukses Insidious sebelumnya. Sehingga, ada nasihat dari pihak penasihat film horor, bahwa film ini akan menampilkan sebagian perkuel dari film Insidious sebelumnya.

Sehingga Whannell sampai sempat meminta tips dalam menyutradari film horor ini kepada sang sutradara The Exorcist tahun 1973 yaitu William Friedkin. Karena, William sendiri sudah diakui oleh dunia bahwa dia berhasil menyutradarai film horor yang bisa menimbulkan efek seram hingga sepanjang masa. Hingga William menyarankan bagaimana cara menakut-nakuti penonton hingga penonton tak bisa melupakan kejadian seram itu.

Alasan Wan menggantikan kedudukannya kepada sahabatnya, Whanell, karena Insidious 3 ini bentrok dengan jadwal ia yang harus menyelesaikan film aksi perdananya, Fast and Farious 7. Selain itu, Wan sendiri pernah mengatakan bahwa ia sudah tidak berminat lagi untuk menyutradarai film-film horor lagi.

Dengan begitu, ia mencoba menerima tawaran unntuk menyutradarai film Fast and Farious 7. Namun, ternyata itu bukanlah akhir peran Wan sebagai sutradara film horor. Perlu diketahui, Wan akan menyutradarai film The Conjuring 2 untuk tahun 2016 mendatang.

5. Pesan Kami

Insidious 3 akan menyuguhkan sesuatu yang tidak masuk akal. Dalam film Insidious 3 akan memberikan atmosfir imajinasi horor yang ditimbulkan karena adanya ketidaktahuan kita sebagai penonton tentang apa yang akan terjadi nanti.

Kejadian teror mencekam yang menyerang seroang gadis remaja di rumahnya sendiri. Bahkan akan ada berbagai penampakan hantu yang berbeda dari Insidious sebelumnya. Hingga Lin Shaye yang memerankan sebagai Elise sangat setuju dengan adanya perbedaan dari Insidious 3 dengan sebelumnya, agar ada sesuatu yang mengejutkan unntuk penonton.

Namun, dalam film horor ini tidak seperti horor lainnya yang banyak mengumbar darah di mana-mana. Karena kengerian murni yang diusahakan oleh Whanell sang sutradara dalam pembuatan film ini. Lebih baik tonton filmnya segera. Cintailah produk asli. Say No to BAJAKAN!