Meskipun terkadang hubungan sudah berakhir cukup lama banyak orang yang sulit untuk melupakan kenangan dengan mantan.  Padahal mungkin di luar sana dia sudah tak lagi mengingat kita dan bahagia dengan jalan yang dia pilih. Jadi apa yang membuat kenangan mantan selalu datang?

 

1. Masih menyimpan barang yang berhubungan dengan mantan

Barang peninggalan mantan

Barang peninggalan mantan via http://google.com

Tidak ada salahnya menyimpan barang hadiah dari mantan. Namun tahukah kamu dengan kamu melihat barang dari mantan kamu akan secara otomatis mengingatnya apalagi bila barang itu sifatnya bisa di pakai sehari-hari. Di awal ketika hubungan kalian berakhir mungkin kamu akan menjadi sedih. Dengan memakai atau melihatnya saat itu tentu membuat perasaan tidak enak. Simpan saja dulu, kamu tak perlu mengembalikannya. Ini sebagai ucapan terima kasih atas apa yang pernah terlewati. Waktu akan menyembuhkan luka perpisahan yang membuat kamu baik saja nanti.

Ingatan akan kenangan akan hadir dengan sendirinya sekalipun kamu tak memanggil hanya dengan melihat benda yang memiliki kesan.

2. Stalking akun media sosial mantan

Stalking dapat membuat perasaanmu tak menentu.

Stalking dapat membuat perasaanmu tak menentu. via http://google.com

Masih ingin tahu kabar darinya adalah hal-hal yang paling-paling berat untuk melupakan kenangan akan mantan. Setiap waktu setiap hari pikiranmu akan jadi terfokus padanya. Kadang tanpa sadar kamu akan mengirim pesan seperti yang biasa kamu lakukan dulu saat masih bersama. Untuk itu jangan terlalu kepo dengan setiap hari mencari kabarnya, cukup sekedarnya saja. Jenguklah kalau memang dia sakit, mulai jadilah seperti teman biasa.

3. Datang ke tempat dimana kalian dulu sering kunjungi​

Awas nostalgia

Awas nostalgia via http://google.com

Salah satu penghalang terberat untuk beranjak dari kenangan akan mantan adalah kamu masih rajin datang ke tempat dimana kalian dulu kalian pernah menghabiskan waktu bersama. Entah hanya sekedar makan, nongkrong atau melakukan aktivitas lain. Sebaiknya jangan datang dulu ke tempat-tempat itu sampai benar-benar sudah bisa biasa saja. Tapi kalau kalian satu sekolah, atau satu kampus bahkan satu jurusan tetep harus berangkat yaa hehee. Cukup pindah ke tempat duduk yang tidak biasa agar suasana berbeda.

4. Membandingan orang yang ingin mendekatimu dengan dia mantanmu

Membandingkan adalah hal egois

Membandingkan adalah hal egois via http://google.com

Nah kesalahan paling fatal saat ada seseorang yang mendekatimu adalah membandingkannya dengan dia yang telah pergi. Setiap apapun yang orang yang berusaha lakukan bersamamu selalu dibandingkan dengan kenangan yang dulu. Entah rasanya, bahagianya ataupun suasanya. Pahamilah bahwa setiap orang itu unik dan punya ciri khas masing-masing. Jangan sampai kamu mulai membandingkan dengan yang tidak ada. Jika ternyata dia yang pergi ternyata lebih baik lantas apa, dia sudah pergi. Sekarang pilihanmu hanya tinggal bersedia menerima yang baru atau tidak? Kecuali kamu dihadapkan pada beberapa pilihan yang nyata. Pilihlah yang terbaik sesuai iman, keyakinan dan perasaanmu.

5. Pikiranmu masih terfokus bahwa dia adalah yang paling ideal

Jangan sampai stuck pada satu orang

Jangan sampai stuck pada satu orang via http://google.com

Nah ini juga merupakan faktor paling dasar dan paling umum untuk orang yang putus tapi belum bisa lupa. Orang-orang seperti ini mau diakui ataupun tidak mereka ini masih cinta. Semacam tertahan di satu orang dengan perasaan yang stuck padanya. Kenangan-kenangan akan semakin melekat dalam pikiranmu. Padahal hubungan mereka banyak yang sebenarnya sudah lama berlalu. Bisa jadi mantan sudah tak lagi memikirkan. Mungkin juga mantan sudah menemukan yang baru dan bahagia atas pilihannya. Maka dari itu lebih baik fokuskan pikiran untuk menyiapkan diri bagaimana menjadi lebih baik. Karena kualitas jodoh adalah cerminan. Ketika kita baik jodoh pun akan membaik. Dalam kitab alquran pada agama Islam disebutkan bahwa

“ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26).