Tempat wisata di Semarang sangatlah banyak dan beragam. Banyak obyek wisata yang ada di Kota Semarang ini menjadi salah satu tujuan wisata yang cukup populer di tanah air. tidak hanya wisatawan lokal, namun wisatawan mancanegara datang berkunjung ke tempat ini. Kota Semarang dijuluki juga dengan Kota Jamu, menyimpan sejuta pesona daya tarik wisata yang dapat anda kunjungi baik personal maupun rombongan tidak cuma siang hari malam hari juga masih menjadi primadona,  Berikut adalah obyek wisata di Semarang yang dapat anda kunjungi.

 

1. Jalan Pahlawan

Suasana Malam di Jalan Pahlawan Semarang

Suasana Malam di Jalan Pahlawan Semarang via http://hotelvilla.org

Tempat Wisata Di Semarang kelima adalah Jalan Pahlawan Semarang adalah jalan penghubung menuju Simpang Lima dan jalan terbesar di Semarang. Keunikan dari jalan ini adalah keramaian yang sangat terasa pada saat malam hari. Ketika siang, anda mungkin hanya akan melihat kendaraan hilir mudik, tapi pada malam hari berubah menjadi tempat yang ramai dengan berbagai aktivitas. Aneka jajan dan tempatnya yang lapang dan dihiasi lampu-lampu terang, membuat banyak masyarakat kota menjadikan tempat ini sebagai tempat rekreasi asik pada malam hari.

2. Kota Lama atau Kota Tua

 Kota Lama atau Kota Tua

Kota Lama atau Kota Tua via http://semarang101.files.wordpress.com

Tempat Wisata Di Semarang kedelapan adalah Kota Lama. Tempat ini merupakan salah satu tempat yang patut anda kunjungi jika anda menyenangi mengingat kembali nilai historis Indonesia. Disebut kota lama mungkin karena tempat ini merupakan daerah atau kompleks yang masih memberikan nuansa alami kehidupan tempo dulu, yang terlihat dari bangunan-bangunan tua zaman kolonial dahulu. Stasiun kereta Api Tawang, Nilmij, Marba, Taman Sri Gunting, Gereja Gedangan, Marabunat dan De Speigel adalah bangunan yang memperlihatkan gaya arsitektur Eropa pada abad 17.Tak perlu ke Eropa ,buang uang singgah saja ke Semarang 

3. Gereja Blenduk

Gereja Blenduk, Dibangun Pada Jaman Belanda

Gereja Blenduk, Dibangun Pada Jaman Belanda via http://assets.kompasiana.com

Gereja Blenduk (kadang-kadang dieja Gereja Blendug dan seringkali dilafazkan sebagai mBlendhug) adalah Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun oleh masyarakat Belanda yang tinggal di kota itu pada 1753, dengan bentuk heksagonal (persegi delapan). Gereja ini sesungguhnya bernama Gereja GPIB Immanuel, di Jl. Letjend. Suprapto 32. Kubahnya besar, dilapisi perunggu, dan di dalamnya terdapat sebuah orgel Barok. Arsitektur di dalamnya dibuat berdasarkan salib Yunani. Gereja ini direnovasi pada 1894 oleh W. Westmaas dan H.P.A. de Wilde, yang menambahkan kedua menara di depan gedung gereja ini. Nama Blenduk adalah julukan dari masyarakat setempat yang berarti kubah. Gereja ini hingga sekarang masih dipergunakan setiap hari Minggu. Di sekitar gereja ini juga terdapat sejumlah bangunan lain dari masa kolonial Belanda.

4. Tugu Muda

Tugu Muda Dipercantik dengan Air Mancur

Tugu Muda Dipercantik dengan Air Mancur via Http://www.emakmbolang.com

Tugu Muda adalah sebuah monumen yang dibuat untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang. Tugu Muda ini menggambarkan tentang semangat berjuang dan patriotisme warga semarang, khususnya para pemuda yang gigih, rela berkorban dengan semangat yang tinggi mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. selain kaya akan syarat sejarah tugu muda juga tempat apik untuk foto, nongkrong dan pastinya apik abis.

5. PAGODA BUDHAGAYA WATU GONG

Pagoda Budhagaya saat ini merupakan pagoda tertinggi di Indonesia. Letaknya di Watu Gong, Setengah jam perjalanan dari Kota Semarang. Lokasi tempat wisata reliius bagi umat Budha di Semarang ini, persis di depan Markas Kodam Diponegoro, Semarang.Pagoda itu menjulang, dengan dominan warnanya yang khas, merah. Museum Rekor Indonesia mencatat, pagoda ini dibangun setinggi 45 meter. Itulah yang membuat pagoda yang letaknya di komplek Vihara Avalokitesvara Sri Kukusrejo Gunung Kalong ini sebagai pagoda tertinggi di Indonesia.Di tiap tingkatnya diletakkan patung Dewi Kwan Im yang dikenal sebagai Dewi Welas Asih. Patung Dewi Kwan Im tersenyum, sebagai perlambang siap menyambut tamu yang datang. Itu sebabnya, Pagoda ini pun disebut juga pagoda Kwan Im. Patung Dwi Kwan Im ini, tidak diletakkan sembarangan. Sang Dewi harus diletakan pada posisi yang menghadap seluruh penjuru mata angin. Sebab, agar sang Dewi ini bisa menebarkan kasih sayang ke segala penjuru mata angin.Saat akan melangkah menuju ke arah pagoda, Anda akan melihat patung Sang Gautama tengah duduk di bawah pohon Bodhi. Di Indonesia, pohon bodhi (Ficus religiosa L) selain ada di vihara ini, juga terdapat di areal Candi Borobudur. Di dalam pagoda’ terdapat patung Bodhisattva Avalokiteswara. Di depan patung inilah, biasanya para wisatawan melakukan Tjiam Shi. Sebuah ritual untuk mengetahui nasib manusia. Cara ritualnya pun unik. Hanya dengan menggoyangkan beberapa batang bambu yang sudah diberi tanda hingga salah satunya jatuh. Jika Anda tak bisa membaca atau mengartikannya, minta guide yang ada di situ untuk mengartikan maksudnya. Konon, batas permohonan keberuntungan maksimal tiga kali. Jika dalam tiga kali, bilah bambu tidak keluar dari “selongsong” atau tempatnya, maka Anda dianggap belum berintung hari itu. Dan itu artinya, Anda harus mencoba kembali Mike Wish di lain waktu dan kesempatan.