Kehilangan hewan peliharaan, benda kesayangan kadang membuat kita sedih, lalu bagaimana jika kehilangan orang yang benar-benar kita sayangi ? Hati ini bagaikan luka yang diberi garam lalu diperas dengan air lemon, dunia ini serasa begitu kejam dan masa depan begitu gelap, tapi aku percaya rajutan tangan Tuhan tidak akan berhenti sampai disini, maukah kamu bersabar sebentar dan melihat hasil karya Tuhan yang telah dipersiapkan untukmu?

 

1. Bagian yang paling sulit dalam hidupku sekarang yaitu menerima kepergianmu.

Hatiku terasa perih sewaktu melihat kamu meninggalkan aku, kata-kata manis yang sesekali keluar dari mulutmu terasa masih terngiang-ngiang di telingaku, perhatian yang kamu berikan serasa hanya milikku seorang diri membuatku seolah-olah berada di awan dan dikelilingi oleh kebahagiaan. Disaat masa-masa yang begitu indah, kamu pergi meninggalkan dan tidak kembali lagi.

Hatiku yang barusan mau terbuka kembali dan menerima seolah-olah harus ditutup dan disegel kembali. Kamu mengajarkan aku supaya bisa menerima orang baru dalam perasaanku, tetapi tidak mengajarkan aku cara menata kembali perasaanku setelah kamu tinggalkan.

2. Sesakit apapun, aku akan tetap tersenyum dan melanjutkan hidupku walau dalam kegelapan yang kamu berikan.

Walau berjalan dalam lembah kegelapan yang dingin serasa menusuk tulangku, tetapi jangan khawatir karena Tuhan akan senantiasa menjagaku dan percayalah, aku akan segera move on dari kegelapan yang saya lalui sekarang. 

Walau air mata masih berlinang, hati masih terasa perih, tapi saya akan tetap mendoakan yang berbaik untukmu, supaya bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus, kesehatan dan pasangan yang lebih layak untukmu.

Mungkin aku bukan orang yang bisa membimbingmu untuk jalan kedepan, bukan orang yang menemanimu sampai tua, bukan orang yang bisa memberikanmu kebahagiaan tapi akan ada orang yang menggantikanku untukmu. Tapi aku akan tetap tersenyum dan aku tetap percaya akan juga seseorang yang menggantikanmu memberikanku kebahagiaan.

3. Jangan pernah menyerah, bersabarlah, akan indah pada waktuNya.

happiness

happiness via http://theartmad.com

Setiap kali saya merasa Tuhan seolah-olah mempermainkanku, membuat aku bertemu denganmu dan kemudian membawamu lari daripadaku. Tapi dengan cara ini jugalah aku percaya Tuhan ini benar-benar ada dan karya yang Tuhan rajut akan membuatku berkata : "God, you're so good to me."

Mungkin menjauhkan dirimu juga salah satu cara melindungiku dari sakit yang lebih mendalam, agar tidak meninggalkan lebam yang lebih mendalam dalam kehidupan asmaraku. Cukup bersabar, akan ada yang lebih menyayangimu, yang telah Tuhan sediakan kepadamu. Jangan pernah menyerah dan jangan pernah meninggalkan Tuhan, tetaplah percaya, berdoa dan bersabar, segalanya akan indah pada waktuNya.

4. Untuk kamu yang pernah singgah, menetap dan berarti di hidupku.

hey you boy

hey you boy via http://cdn.thelife.com

Hey you, kamu sudah cukup pintar, perhatian dan baik. Jangan minder dan jangan menyerah. Pekerjaan yang bagus memang tidak mudah dicari, tapi saya pastikan kamu orang yang cukup beruntung, jangan suka mengeluh dan harus lebih giat. Dalam hal mencari pasangan juga sama, akan ada perempuan yang menyadari kebaikanmu. Jangan menikah hanya karena faktor usia dan ingin menikah.

Tetapi menikahlah disaat aku merasa bertemu dengan orang yang tidak akan bisa kamu lepaskan untuk seumur hidup. Aku akan mendoakan kepadamu terus sampai dia yang akan menggantikanku mendoakanmu selalu...

5. For my future husband.

future husband

future husband via http://www.firstcovers.com

Saya bahagia bertemu denganmu dan bisa bersama denganmu, walau kehidupan masa laluku tidak semulus paha ayam, tapi marilah kita berjuang dan saling menerima masa lalu masing-masing. Aku akan berjuang menjadi orang yang sepadan denganmu, tapi jagalah hati kecilku yang fragile ini. Sebelum bertemu denganmu, biarlah aku mempersiapkan diriku dahulu menjadi lebih baik dari sekarang. I can't wait to see you soon~