Boleh aku minta tolong?

Bisakah kau tidak usah masuk ke dalam kepalaku lagi tanpa izin?

Aku ingin bebas.

Ingin ke dunia baru yang tidak ada kamu disitu.

Dear mantan..

Kenapa susah banget ya ngelupain kamu?

Aku kan malu sama Selena Gomez yang sudah bisa move on dari Justin Bieber.. #eaa

Hello..

Benar-benar tidak ada topik yang lebih greget daripada mantan ya. Ngeselin, tapi dikangenin. Dibenci, tapi tetep aja sayang.

Wah, kalo gitu berarti kamu sudah kena penyakit susah move on akut stadium II dan harus opname.

What must you do?

Tenaaaaaang saja, disini akan dibahas salah satu langkah mengusir mantan dari kepala dengan ampuh.

Kalau aku jomblo? Boro-boro mantan, gebetan aja belum punya. (turut berduka cita)

Gak papa guys, artikel ini cocok buat semua kalangan.

Kali ini, akan dikupas manfaat mewarnai bagi remaja dan dewasa. ("Lho, kok mewarnai? Aku kan bukan anak kecil..")

Stop! Tahan dulu, simpan pertanyaanmu wahai anak muda. 

Ini dia manfaat mewarnai bagi remaja dan dewasa, serta alasan kenapa kamu harus mulai mewarnai sekarang juga!

 

1. It's Your Own World! Lakukan Semaumu

Ini duniaku yang baru

Ini duniaku yang baru via http://nonegram.com

Selamat datang di dunia baruuu...

 Dunianya anak kecil, dunia bahagia yang penuh warna. Yang ada hanyalah keceriaan dan hiburan, tak ada mantan disitu.

Saat kamu dihadapkan dengan buku mewarnai, ibarat kamu masuk dunia yang benar-benar baru lewat portal digimon. Dalam mewarnai, tak ada tuntutan apapun. Kamu bebas mewarnai apa yang kamu suka, dengan warna apa, dimulai dari mana saja, berhenti ditengah-tengah, dan dilanjutkan kapan saja. Tak ada deadline, tak ada nilai dan ipk. Kamu mutlak sepenuhnya yang menentukan.

2. Warna Ibarat Suasana Hati. Lampiaskan Perasaanmu lewat Warna

Karena emosi, siputnya merah terbakar

Karena emosi, siputnya merah terbakar via http://nonegram.com

Ketika kamu bahagia, maka secara otomatis otak alam bawah sadarmu ingin warna-warna yang cerah, seperti merah hati, kuning, biru langit, dan hijau muda. Warna-warna yang bernada pastel biasanya digunakan saat sedang damai dan rileks. Jika sedang sedih, kadang cenderung untuk mewarna dengan warna agak gelap dan suram, seperti hitam, ungu, dan abu-abu.

Yang bahaya adalah jika kamu habis putus sama mantan, dia ga minta maaf, udah gitu pulangnya kehujanan, ban motor pecah, di rumah dimarahi ibu kos. Pelampiasannya mewarnai di buku gambar. Kira-kira warna apa yang cocok? (*isi sendiri)

3. Terapi Anti-Stress dan Melatih Syaraf Motorik

Mengasah otak kanan

Mengasah otak kanan via http://nonegram.com

Seringkali kita jenuh dengan rutinitas yang itu-itu saja. Dengan banyak tugas yang harus dikerjakan, deadline proposal yang molor, hutang yang belum kebayar, galau mikirin stok mi instan yang udah mau abis, hingga gebetan yang susah banget diajak mau ketemuan. Kepala udah kayak mau pecah aja..

Mewarnai bisa jadi solusi yang sangat kamu butuhkan selama ini. Dengan aktivitas baru ini, kamu dapat relaks sejenak dari belenggu rutinitas kehidupan. Fyi, ini juga bagus banget buat mengasah kembali otak kanan yang jarang kamu gunakan. Lupakan logika, imajinasi adalah yang utama.

4. Ajaklah Teman-Temanmu Berkumpul, Suruh Mewarnai Bersama. Dijamin Anti Garing!

Serunya meet up sambil mewarnai bareng-bareng

Serunya meet up sambil mewarnai bareng-bareng via http://nonegram.com

Ngerumpik? Udah terlalu mainstream. Ngomongin temen? Ah, nambah dosa ghibah aja. Arisan? Situ ibu-ibu PKK ya.

Ide kumpul yang seru adalah mewarnai bareng. Percayalah, tak butuh keahlian seni hanya untuk sekadar mewarnai. Purely it's you. Berilah challenge yang seru misal mewarnai kertas gambar A3 hanya dalam waktu sepuluh menit saja atau lomba mewarnai memakai tangan kiri. Pasti ngewarnanya sambil teriak-teriak. Hukuman yang selesainya paling terakhir neraktir minuman semuanya, misalnya.

5. Merasa Sudah Terlalu Tua untuk Mewarna? Tak Masalah!

Ibu-ibu ini juga ikutan mewarnai

Ibu-ibu ini juga ikutan mewarnai via http://nonegram.com

  We don't stop playing because we grow old,

    We grow old because we stop playing, - George Bernard Shaw

Jangan biarkan umur memakan habis imajinasimu. Dapatkan berbagai hal baru yang tak pernah kamu rasakan sebelumnya dengan mewarnai di usia remaja atau dewasa ini. Saatnya berimajinasi lagi lewat dunia mewarna..

6. Temukan Orang-Orang dan Komunitas yang Seminat! Begabunglah Bersama Mereka.

Temukan mereka!

Temukan mereka! via http://nonegram.com

Hei, kamu tidak sendiri. Di luar antah-berantah sana, banyak juga anak remaja dan orang dewasa yang suka mewarnai. Mereka dikumpulkan oleh hobi dan minat yang sama.

Di kota-kota besar saat ini, komunitas seperti ini sudah sangat menjamur dan banyak sekali. Sering juga ada event, lomba, dan meet up bersama. Cari tahu di internet dan bergabunglah bersama mereka. Di kotamu belum ada? Bisa banget kamu yang jadi founder komunitas baru tersebut. Ini lebih seru daripada yang bisa kau bayangkan dengan imajinasi paling liarmu sekalipun.

7. Sekarang, Apa yang Harus Dilakukan?

Beli bukunya dong, masak mau minjem.

Beli bukunya dong, masak mau minjem. via http://nonegram.com

Beli saja bukunya! Dikarenakan kegiatan mewarnai untuk remaja dan dewasa sudah sangat booming akhir-akhir ini, pastikan untuk ke toko buku terdekat. Di sana sudah banyak menjual berbagai macam-macam bukunya dengan berbagai tema dan karakter yang bisa kamu pilih.

Sebarkan saja agar teman-temanmu tau kegiatan positif ini. Sebarkan virus mewarnai dan ajak mereka masuk bersama dalam dunia menyenangkan ini. Dunia di mana tidak ada mantan.

Ambil pensil warnamu, warnai duniamu, lupakan mantanmu!