Jomblo? Single? Ya, sama saja artinya. Bagi sebagian besar orang, jomblo itu seperti berkonotasi negatif. Bahkan ada yang mengibaratkan seperti seseorang yang punya kutukan, nggak laku-laku dan apes dalam masalah percintaan. Apalagi kalau ada yang ngatain dasar Jomblo Ngenes (Jones), hahaha. Rasanya sedikit jengkel, sih. Tapi predikat Jomblo yang bersemayam di diri kamu itu seharusnya kamu syukurin lho, kenapa? Scroll ke bawah, yuk.

1. Tanpa kamu sadari, ke-jomblo-an-mu membuat kamu lebih mandiri

mandiri dong ya via http://image-serve.hipwee.com

Mandiri? Ya, dong. Jadi jomblo membuat kamu jadi diri sendiri yang mandiri. Ke mana-ke mana bisa sendiri dan membuat kamu terbiasa nggak tergantung kepada orang lain. Misalnya buat tugas nih, ada kebanyakan orang yang minta tugasnya di kerjain sama pacarnya. Kalau kamu yang jomblo yang sering ngerjain tugasnya sendiri.

Nggak perlu iri, ya. Soalnya seberapa susah tugasnya, jika kamu mengerjakan sendiri, kamu sukses jadi pribadi yang bertanggungjawab atas hidup. Walaupun mungkin ada yang salah, tetapi bangga dong dengan hasil karyamu sendiri?!

2. Hitung-hitung, ke-jomblo-an ini menjadi masa menabung demi keuangan yang lebih baik. Hahaha

Jadi jomblo bisa aja lho bikin kaya. Ya, setidaknya kamu bisa nabung!

Advertisement

Biasanya biaya pacaran itu banyak; mulai dari jajan ketika hangout, pergi nonton setiap minggu, atau bahkan bayarin pacar kamu yang alasanya lupa bawa dompet. Setidaknya uang jajan kamu tuh awet kalau kamunya hemat. Kamu juga bisa kok alokasikan uang kamu yang terkumpul buat usaha. Tuh, dijamin bakal cepet kaya

3. Jomblo buat kamu lebih fokus untuk mewujudkan cita-citamu di masa muda

Buat kamu yang jomblo di usia produktif, ke-jomblo-an ini bisa buat kamu lebih fokus untuk mengejar cita-citamu. Bayangin saja ketika kamu ujian nasional atau mau skripsi, kalau pacar kamu rewel karna hal sepele, jadi apa deh pikiran kita terbagi dua?

Satu mikirin belahan jiwa, satunya mikir buat masa depannya. Alhasil kamu akan terbebani dengan hal tersebut. Di sini, jadi jomblo akan membuatmu bisa meraih apa yang kamu inginkan. Kalau sudah bekerja saja deh cari pacar. Sekaligus buat dijadikan calon imam atau calon istri; biar barokah!

4. Kamu bakal anti “autis”; membuat kamu terhindar dari rasa galau karena kabar

haduh gak ada kabar via http://1.bp.blogspot.com

Kamu nggak bakal "dikit-dikit buka gagdet buat kabarin pasangan."

Jomblo nggak bakalan galau dan dipusingkan dengan yang namanya kabar. Lihat saja, yang pacaran kalau ngapa-ngapain harus lapor di mana, sama siapa. Sama cowok atau cewek? Yaelah, ribet amat. Jadi jomblo akan membuat kamu pergi ke mana pun tanpa direbetin ngasih kabar ke pasangan. Palingan ya, orangtua yang kamu kasih kabar kalau mau pergi dan kira-kira pulang jam berapa.

5. Ubah singkatan Jones menjadi “Jomblo with Happiness”

jomblo bahagia via https://csdnews.com

Kamu harus bangga jadi jomblo! Selain terjauhkan dari hal-hal maksiat, kamu bisa lebih memanfaatkan hidup dengan kesendirianmu jadi lebih positif. Jomblo sampai halal juga boleh.

Sejatinya, jomblo memang tak menjual dirinya; bukan berarti yang pacaran menjual diri, ya. Mungkin jadi jomblo bukan masalah laku atau nggak, tapi memang jadi jomblo itu adalah menjadi pilihan setiap orang.

Mblo ingat ya, matahari saja sendirian tetapi tetap bersinar terang di langit! Hahaha. Walaupun terkadang diselimuti awan hitam, tetapi ada harapan keesokan harinya menjadi tetap terang, dong.

Keep spirit. Percaya saja kalau jodoh akan dipertemukan sesuai waktunya. Fokus untuk memperbaiki dirimu jadi yang lebih baik!