Kalau kamu sudah buka artikel ini, berarti kamu sudah siap untuk habisin Hari Valentine tahun ini dengan tiduran di kamar sambil nangis-nangis bombay. Tujuh film ini dijamin bakal sukses memainkan emosi dan perasaan kamu, bikin kamu ikutan ngerasa jatuh cinta, tapi ujung-ujungnya sukses patahin hati kamu berkeping-keping. Kamu pasti bakalan nangis, walaupun sekarang bilangnya lagi nggak punya stok air mata. Dan pastikan malam ini kamu gak ada jadwal ngedate, karena mata bengkak dan merah susah disamarin. Duh!

1. The Best of Me

The Best Of Me via https://www.google.co.id

Dawson Cole dan Amanda Collier, dua orang yang kembali dipertemukan atas wasiat dari Tuck, ayah angkat Dawson yang baru meninggal dunia. Film ini beralur maju-mundur, pertama-tama menceritakan tentang kisah cinta masa remaja mereka dua puluh tahun yang lalu—atau dua puluh satu menurut Dawson. Namun, beberapa rintangan hingga cobaan mereka lewati, hingga akhirnya Dawson harus mendekam dalam sel menjadi tahanan atas kasus pembunuhan. Namun saat mereka bertemu lagi, mereka sadar bahwa cinta mereka masih ada hingga sekarang. Diakhiri dengan alur yang menegangkan, sekaligus membuat kesal, film ini pasti membuatmu sadar bahwa hidup memang bukan sebuah garis lurus.

You want me to fall back in love with you? How do I do that when I haven't ever stopped?

-Dawson

2. Me Before You

Me Before You via https://www.google.co.id

Kisah cinta yang pertama diambil beradasarkan novel bestseller karya JoJo Moyes—si penulis yang sukses banget menghidupkan tiap karakternya. Ada Will, cowok yang dulunya berandalan tapi businessman sukses, tiba-tiba mengalami kecelakaan dan berakhir dengan ketidakberdayaan dirinya di kursi roda. Dia lumpuh total, dari leher sampai ujung kaki. Ada Louisa, atau lebih akrab disapa Lou, gadis paling eksentrik yang suka pakai stocking warna ngejreng, tapi butuh uang karena ia baru dipecat dari pekerjaannya. Nah, takdir mempertemukan mereka. Lou membangkitkan kembali gairah hidup Will, sebisa mungkin menahannya agar tidak pergi ke dignitas. Berhasil atau enggaknya, itu tugas kamu untuk cari tahu, ya!

Advertisement

Live Boldly.

Push Yourself.

Don't Settle.

– Will Traynor

3. The Fault In Our Stars

The Fault In Our Stars via https://www.google.co.id

Film ini diadopsi dari novel berjudul sama karangan John Green. Bercerita tentang Hazel Grace, gadis 16 tahun yang mengidap kanker dan jatuh cinta kepada Augustus Waters, seorang mantan pemain basket yang kini kakinya sudah diamputasi. Mereka saling bertukar novel, berkirim pesan singkat, menonton film bersama, hingga pergi ke Amsterdam bersama-sama, untuk menemui Van Houten, penulis misterius novel kesukaan Hazel. Namun di akhir cerita, kamu akan disuguhi dengan plot twist yang menyebalkan dan sukses membuatmu menangis semalaman.

My thoughts are stars I cannot fathom into constellations.

4. The Notebook

The Notebook via https://www.google.co.id

Jangan bilang kamu belum menontonnya! Film legendaris ini mengisahkan tentang seorang lelaki tua yang membacakan kisah romantis dari buku catatan ke pasien wanita tua yang menderita demensia. Ia memulai cerintanya dengan awal sepasang kekasih itu jatuh cinta, kemudian ditentang oleh orangtua si gadis, dan si gadis yang bertunangan dengan lelaki lain untuk menyenangkan hati ibunya. Namun, gadis tersebut akhirnya kembali kepada lelaki pujaan hatinya, karena ia menemukan bahwa si lelaki masih mencintainya dan pernah mengiriminya surat setiap hari selama setahun. Ternyata, lelaki tua itu sedang mengingatkan si pasien wanita tentang kisah cinta mereka sendiri.

You are, and always have been, my dream

5. A Walk To Remember

A Walk To Remember via https://www.google.co.id

Film ini diawali dengan aksi ugal-ugalan sekelompok geng di sebuah SMA. Landon, salah satu pelakunya, harus menjalani hukuman percobaan yaitu berpartisipasi dalam kegiatan sesudah sekolah. Ia bertemu dengan gadis polos dan taat agama, bernama Jamie Sullivan. Landon selalu mengejar Jamie, namun Jamie terus menolaknya. Akhirnya karena beberapa alasan, Jamie menerima Landon. Namun, saat hubungan mereka mulai serius, Jamie memberitahu satu rahasia bahwa ia menderita leukimia. Landon kalap, tetapi ia tetap melamar Jamie dan akhirnya mereka menikah. Mereka hidup bahagia, hingga akhirnya Jamie meninggal di akhir musim panas.

Don't find love. Let love find you. That's why it's called falling in love because you don't force yourself to fall, you just fall.

6. Safe Haven

Film ini bercerita tentang seorang wanita bernama Kattie yang pergi ke Boston untuk menghindari kejaran polisi atas perbuatannya. Pertemuannya dengan lelaki bernama Alex, seorang duda dengan dua anak, membuatnya jatuh cinta. Namun di sisi lain, polisi terus memburu keberadaan Kattie. Film ini mengambil suasana pantai yang sangat indah. Namun perpindahan alurnya dari misteri dan thriller ke romance sangat keren dan patut diacungi jempol.

I'm in love with you. If you stay, I promise there's no safer place in the world than right here with you.

7. P.S. I Love You

P.S. I Love You via https://www.google.co.id

Film ini adalah kisah dari pasangan suami istri yaitu Gerry dan Holly. Gerry meninggal mendadak karena serangan tumor otak. Holly menjadi sedih dan terpukul, dan akhirnya ia menarik diri dari keluarga dan teman-temannya. Pada ulangtahunnya yang ke-30, keluarga dan teman-temannya memberi kejutan kepada Holly dan meemberikan Holly kue yang berisi pesan dari Gerry. Beberapa pesan dari Gerry terus diberikan, hingga pesan terakhinrya yang bertuliskan P.S. I Love You.

Shoots for the moon, even if you fail, you'll land among the stars