Kamu pasti pernah mengalami jatuh dengan posisi duduk. Entah itu karena terpeleset atau keusilan teman-teman menarik kursi saat kamu ingin mendudukinya. Namun, tahukah kamu jika hal tersebut bisa membahayakan tulang ekor pada manusia? Pasalnya tulang ekor (coccyx) adalah salah satu tulang kecil di dalam tubuh yang vital. Tulang ekor yang cedera, berdapak cukup besar dalam kehiupan manusia. Coccyx terletak di bagian bawah ruas tulang belakang dan berfungsi untuk menyangga tulang-tulang di sekitar panggul, sehingga dapat dikatakan bahwa tulang belakang adalah penyeimbang tubuh setelah otak.

 

Tulang belakang sendiri telah terbentuk sejak kita menjadi janin. Coccyx memiliki 2 lapisan. Lapisan pertama (external epiblast), terdiri dari cytotrophoblastik yang berfungsi untuk menyuplai makanan pada embrio yang terdapat di dinding uterus. Lapisan kedua (internal hypoblast) terbentuk saat adanya gumpalan dalam kandungan yang disebut sebagai tulang ekor. Tulang ini mengalami pertumbuhan dan berkembang, sehingga membentuk janin sekunder. Bisa diambil kesimpulan bahwa sebelum semua organ terbentuk sempurna saat di dalam rahim, tulang inilah yang menjadi tanda cikal bakal kehidupan manusia dibentuk. Maka dari itu jika tulang ekor cidera maka kamu bersiap menghadapi resiko-resiko terburuk dibawah ini. 

1. Tulang Ekor Yang Patah Sebabkan Kelumpuhan

lumpuh via https://google.com

Jatuh terduduk bisa membuat tulang ekor patah atau bergeser dari posisi aslinya. Kondisi seperti ini diakibatkan karena adanya benturan yang keras pada tulang dan kepala bagian belakang. Awalnya memang hanya terasa pusing sesaat, tapi dari hari ke hari kamu akan mengalami kram atau nyeri pada pinggang. Selain itu, terjadi rasa sakit pada bagian leher, bahu, lengan, dan kepala. Ciri-ciri tersebut bisa melumpuhkan seluruh anggota gerak seperti kaki dan tangan pada tubuhmu. Jika kamu mengalami tanda-tanda ini setelah terjatuh, segera periksakan ke dokter dengan melakukan X-Ray.

2. Cedera Kepala Menyebabkan Kebutaan

Hah! Jatuh dengan posisi duduk ternyata bisa sebabkan kebutaan juga. Kok bisa? Ya! Karena saat kamu terjungkal ke belakang menyebabkan kepala terbentur keras, sehingga dapat mengganggu sistem saraf penglihatan. Mula-mula penglihatan akan menjadi kabur dan berubah menjadi gelap. Jatuh terduduk bila yang terbentur adalah tulang ekornya, maka dapat menyebabkan cidera di seluruh ruas tulang belakang dan menimbulkan cedera otak (lobus oksipital). Maka dari itu, ketika kamu jalan perhatikan kondisi jalan apakah licin atau tidak. Selain itu, selalu tarik kursi terlebih dahulu sebelum duduk agar tidak sampai jatuh dan membentur keras tulang ekor.

3. Gangguan Buang Air Kecil dan Besar

Advertisement

Susah bab via https://google.com

Tulang ekor yang bermasalah akibat jatuh, bisa dilihat dengan mata telanjang. Seperti adanya lebam atau memar disekitar kulit tulang ekor yang terletak di daerah pantat. Selain itu, kamu dapat merasakan rasa sakit dan nyeri pada bagian tersebut saat kamu sedang duduk. Gejala tersebut membuat sistem ekskresi seperti buang air dan air besar menjadi terganggu. Mengapa bisa terganggu? Hal ini dikarenakan adanya cidera pada saraf otonom yang berfungsi membantu sistem ekskresi tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, saat kamu mencoba untuk mengeluarkannya sekuat tenaga malah menimbulkan sakit dan membuatmu enggan untuk melakukan pembuangan. Namun, jangan membiarkan kondisi seperti ini karena tulang yang patah harus segera diperbaiki.

4. Keseimbangan Tubuh Terganggu

vertigo via https://google.com

Jatuh ke belakang dengan kepala terbentur bisa menyebabkan keseimbangan kita terganggu. Pasalnya, di kepala terdapat otak yang berfungsi mengatur keseimbangan tubuh. Jika terjadi benturan yang sangat keras, bisa menyebabkan kerusakan fungsi motorik. Saraf motorik berguna untuk memberi kekuatan pada otot tungkai dan sensorik yang meneruskan semua sifat rangsangan seperti perabaan pada suhu, nyeri, dan sebagainya di bagian tungkai. Luka pada medulla spinalis dapat melumpuhkan otot misalnya berjalan jadi sulit atau tidak seimbang.

5. Kerusakan jaringan syaraf

syaraf rusak via https://google.com

Saat kamu terjatuh, tanda-tanda awal yang terasa yaitu terjadi kepatahan pada tulang dan menimbulkan rasa kram atau spatisitas otot. Nyeri tersebut terjadi di seluruh tubuh sesuai dengan persarafan segmen ruas tulang belakang yang terganggu. Jatuh terduduk dan terbentur di tulang belakang, yang paling dikhawatirkan adalah cedera pada sumsum tulang belakang (medulla spinalis). Medulla spinalis adalah susunan saraf yang berfungsi sebagai otonom, yaitu pengatur keringat, buang air besar, buang air kecil, dan fungsi seksual.

Nyeri pada tulang ekor dapat diatasi dengan cara mengompres area yang terkena benturan selama 20 menit. Selain itu, bisa juga dengan menggunakan bantal yang empuk untuk mengurangi tekanan pada tulang ekor. Sebaiknya kamu pilih bantal donat, karena lubang di tengahnya membantu menghindari berat badan tubuh yang bertumpu pada tulang ekor. Jika masih terasa sakit pada bagian tersebut, kamu bisa meminum obat pereda nyeri seperti aspirin atau ibuprofen, sehingga bisa menyelamatkanmu dari efek yang ditimbulkan oleh tulang ekor yang terkena cidera.

Ternyata, jatuh dengan posisi duduk bisa membahayakan kesehatan. Terlebih saat terkena tulang ekor bisa mengakibatkan kelumpuhan, kebutaan, gangguan sistem ekskresi, bahkan mengganggumu saat ingin bercinta dengan pasangan. Fatalnya lagi, jatuh seperti itu dapat menyebabkan kematian. Maka dari itu, jangan pernah melakukan kejailan dengan menarik kursi saat ia ingin mendudukinya. Kamu juga harus waspada saat berjalan agar tidak terpeleset atau jatuh terjungkal ke belakang.