Skripsi merupakan tugas akhir yang wajib dikerjakan pada mahasiswa yang sudah tingkatan akhir. Sebelum melakukan analisa dan penelitian, mahasiswa harus melakukan beberapa alur proses secara akademik. Mulai dari konsultasi dosen, pengajuan judul, pembuatan outline, pembagian dosen pembimbing, pembuatan proposal, proses penelitian, terjun ke lapangan untuk menganalisa. Dan yang terakhir yaitu skripsi dipertanggungjawabkan melalui tahapan sidang, baik sidang terbuka maupun tertutup tergantung kebijakan dari suatu instansi atau fakultas tiap kampus.

Nah, biar judul skripsimu cepat kelar dan di-acc dosen tanpa berpikir pusing. Yuk, simak 5 tips yang harus kamu lakukan:

1. Jangan malas buat mencari referensi dari buku, majalah sampai jurnal. Dengan ini, wawasan dan pikiranmu akan terbuka lebar

Banyak referensi akan mempermudah via https://pexels.com

Langkah pertama yaitu carilah referensi sebanyak mungkin mulai dari buku, jurnal nasional maupun internasional, makalah, artikel ilmiah dan lain-lain. Rajinlah ke perpustakaan serta rajin browsing . Semakin kamu punya banyak referensi maka akan memperkaya idemu dan wawasanmu. Setelah mendapatkan cukup referensi, silakan dibaca dan ditelaah. Buatlah kesimpulan dan garis besar. Putuskan tema apa yang ingin kamu ambil.

Semisal : Jurusan Perikanan

Tema : Sosial Ekonomi

"Analisis Ekonomi Rumah Tangga Nelayan di Perairan Semarang"

2. Cari judul yang antimainstream dan masih jarang digunakan alumni. Ini nih kunci utama pengajuan judul skripsi!

antimainstream perlu tapi masih nalar yaa via http://pexels.com

Advertisement

Nah, ini yang bikin dosen tertarik, sehingga dosen bakal pertimbangin judulmu untuk segera approved. Jangan pernah malas berkunjung ke perpustakaan sekedar baca-baca skripsi alumni yang sudah lulus. Dengan banyak membaca skripsi alumni kamu akan menemukan ide yang belum pernah ditulis sama alumnimu.

Nggak mau 'kan kalo jadi follower doang? Judulnya itu-itu aja yang membedakan mungkin cuma tempat dan sasaran. Please, ayo berpikir lebih briliant lagi! Jangan pernah ragu untuk mengajukan sesuatu yang luar biasa.

Misal nih, kamu anak elektro, bisalah membikin suatu gebrakan supaya masyarakat bisa merasakan dampak kemudahan teknologi di dunia budidaya perikanan.

Mungkin ditemukan suatu masalah yang memperlambat proses budidaya; salah satunya yaitu membedakan ikan betina dan jantan dengan cara manual dan menyita waktu yang banyak karna harus dilakukan satu per satu.

Bisa tuh jadi referensi ide judul!

3. Siapkan konsep, materi, dan metode yang relevan supaya kamu nggak gugup saat bertemu dosen pembimbing nantinya

harus relevan via http://pexels.com

Sebelum kamu membuat outline dan konsultasi judul ke dosen, kamu harus menguasai metode apa yang akan kamu gunakan dengan mengacu pada salah satu referensi yang kamu pelajari. Dari situ kamu belajar metode dari suatu penelitian yang sudah terjadi, bisa jadi kamu akan membuat metode yang baru, yang dosen bakal mendukungmu dengan segenap jiwa, hehe.

Jangan sampai konsep materi dan metode kamu nggak relevan, keduanya harus saling berkaitan!

4. Yakinkan dosen dan jelaskan secara detil saat konsultasi. Jangan takut apalagi grogi!

yakinkan dosen via https://media.ihram.asia

Di saat kamu sudah menguasai referensi, memiliki ide dan judul, dan konsep materi metodemu sudah matang. Saatnya kamu konsultasi dosen, jelaskan secara detil penelitian seperti apa yang akan kamu ambil, bagaimana metode yang akan kamu gunakan. Setelah itu minta dosen memberimu saran seharusnya bagaimana; apakah penelitianmu layak dilakukan dan dilanjutkan? Dengarkan segala petuah yang dosen inginkan.

Setelah kamu merasa judulmu sudah layak diajukan, buatlah outline skripsimu dengan mengacu pada referensi yang relevan sehingga penelitian mu akan semakin kuat. Tulis sesuai dengan arahan dosen. Sehingga harapannya kemungkinan untuk di-acc besar.

5. Ketika semua usaha sudah dikerahkan, jangan lupa berdoa pada Tuhan supaya semuanya dilancarkan

Berdoa dimanapun dan kapanpun berada via http://www.dream.co.id

Setelah kamu sudah melakukan 4 tahapan di atas, saatnya kamu kembali ke Sang Maha.

Usaha sudah dilakukan, berdoalah pada Tuhan semoga judul skripsi yang kamu ajukan adalah pilihan terbaikmu, sehingga dimudahkan kamu mengerjakannya mulai dari tahap awal sampai proses wisuda nantinya.

Skripsi nggak harus soal passion-mu. Jalani saja dan terus semangat dalam mengerjakan laporan, jangan sampai malas. Jika rasa bosan sudah mulai menyerangmu, sesekali refresh pikiranmu dengan melakukan hal yang menyenangkan seperti nonton film, belanja, traveling atau segala hal yang membuat pikiranmu kembali fresh. Jangan lupa juga bahwa kesehatanmu itu utama! Tetap olahraga meskipun dateline revisi mengejarmu. So, kamu pasti bisa, yakinlah!