Move On memang tidak mudah bagi sebagian orang. Bayangan menyakitkan atau mungkin pengalaman traumatis dengan kejadian di masa lalu tetap membayangi seseorang saat melangkah maju. Apalagi mereka yang berpisah karena perceraian, kekerasan atau hal-hal abusive lainnya. 

Namun, apakah kamu benar-benar tidak ingin memulai lagi hal yang baru? Yuk, jatuh cinta lagi! Sudah jangan mikir yang menyakitkan lagi. Katanya YOLO (You Only Life Once), 'kan? Ayo ikuti caranya!

1. Bersyukur

Pertama diantara semuanya adalah bersyukur.

Semua luka yang pernah kamu rasakan kemarin adalah cara Tuhan untuk mengingatkan bahwa kamu masih mempunyai hati yang kuat, yang mampu menahan segala penderitaan. Buktinya? Kamu sekarang siap untuk mulai untuk jatuh cinta lagi, memulai lagi yang baru dan membaca artikel ini.

Sekarang saatnya kamu bersyukur bahwa kamu masih diberi kesempatan untuk memulai lagi yang baru, memiliki kebahagiaan lagi. Bukankah kebahagiaan adalah milik mereka yang mau bersyukur?

2. Bersihkan kerak hati

Advertisement

Satukan hati yang luka via http://panjiakira.blogspot.co.id

Mungkin kamu salah satu orang yang move on dengan cara menghapus semua tentangnya? membakar fotonya atau bahkan dengan membencinya?

Bila kamu ingin memulai yang baru, jatuh cinta lagi, bersihkan semua kerak hati negatif itu. Dia melukaimu? Meninggalkanmu? atau rentetan kesalahan lainnya? itu semua lupakan. Bersihkan hatimu dari semuanya, karena setelah hatimu bersih, akan ada hati yang baru lagi.

Tapi dia jahat sekali

Apapun yang kamu pikirkan tentang dia saat ini bisa jadi karena sisa luka yang kamu rasakan. Meski kamu berfikir dia jahat padamu, bagaimanapun juga dia pernah jadi bagian dari hidupmu, pernah menjadi nama yang kamu sebut dalam doamu. Mulai sekarang, kamu bersihkan semua pikiran negatif itu. Biarkan semua itu jadi masa lalu.

Hal baik selalu datang kepada orang yang berfikir positif, termasuk salah satunya cinta yang baru.

3. Cintai dirimu sendiri

Love yourself via https://en.wikipedia.org

Orang sering lupa untuk mencintai dirinya sendiri. Setelah kegagalan hubungan, orang sering merasa dirinya tak layak untuk dicintai, mempunyai banyak kekurangan sehingga berfikir perpisahan terjadi karena kesalahannya.

Berhenti berfikir demikian, mulailah cintai dirimu sendiri maka orang akan datang untuk mencintaimu juga.

Cintai semua yang ada dirimu.

Kelebihanmu adalah pesonamu.

Kekuranganmu adalah cara berbenahmu

Sebelumnya, kamu mungkin tidak punya waktu untuk mencintai dirimu sendiri, tidak punya waktu mengagumi potensi dirimu sendiri, atau memberi hadiah saat kamu berhasil melakukan hal yang besar. Mulai sekarang, lakukanlah dari hal yang paling kecil untuk dirimu sendiri: tersenyum, misalnya.

Hal-hal besar akan datang pada pribadi yang mencintai dirinya sendiri. Bila kamu sudah mencintai dirimu sendiri, kamu pasti tidak akan membiarkan luka masa lalu atau pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan itu menyakitimu lagi. Tidak akan membiarkan masa depanmu suram. Setuju?

4. Jujur pada diri sendiri

Apa yang paling sulit di dunia ini, jujur!

Setelah semua yang kamu alami kemarin, jujurlah pada dirimu sendiri. Apa yang sebenarnya kamu inginkan dalam hidup? Apa yang sebenarnya kamu butuhkan jika memulai hubungan baru lagi? Apakah kamu benar-benar telah sembuh dari rasa sakit yang kemarin? Atau kamu masih menyimpan luka meski sedikit? Atau kamu masih berharap dia kembali padamu?

Semua pertanyaan yang muncul dalam benakmu, pikirlah dan jawablah dengan jujur. Jangan-jangan kegagalan kemarin karena kamu tidak jujur terhadap dirimu sendiri, terhadap perasaanmu sendiri. Coba renungkan, apa yang benar-benar kamu butuhkan dalam hidupmu saat ini? Be honest.

5. Buka hati

Hal paling sulit setelah patah hati adalah membuka hatimu kembali. Bahkan tak banyak orang memilih untuk menutup hatinya sampai waktu yang sangat lama. Bayangan tentang gagalnya hubungan di masa lalu, atau perasaan traumatis masih ada.

Mungkin kemarin kamu menolak untuk membuka hati karena hatimu belum sepenuhnya utuh. Sekarang, setelah rentetan kisah pilu nan sendu itu, saatnya kamu membuka hati lagi.

Kapan?

Saat dimana kamu siap mengisi hatimu dengan orang baru.

6. Berfikir terbuka

Buka Pikiranmu via http://www.puckermob.com

Setelah kamu siap membuka diri dengan hubungan yang baru, selalu tanamkan dalam benak bahwa membuka hati juga harus dibarengi dengan membuka pikiranmu. Jika selama ini kamu takut untuk memulai lagi karena takut gagal, pikiran itu yang sepertinya perlu dirubah.

Berfikiran terbuka disini berarti menerima dengan sikap yang optimis bahwa hubungan yang akan kamu jalani adalah hubungan baru. Baru dalam arti harfiah yang sesungguhnya. Bila masih membandingkan dengan hubungan sebelumnya, atau masih takut terjadi perpisahan lagi, artinya kamu belum siap untuk memulainya.

Bicara itu mudah

Memang mengatakan untuk memulai hal baru, jatuh cinta lagi itu mudah. Namun, semua itu adalah hal yang bisa kita lakukan. Semuanya tergantung bagaimana diri kita sendiri memulainya.

Lama-lama, kamu akan mengerti bahwa hubungan yang dewasa adalah hubungan yang telah melalui proses yang panjang. Bukan hubungan karena kamu merasa kesepian, takut dengan status jomblo, atau takut tidak diterima di lingkungan pertemananmu.

Pertanyaannya sekarang sederhana,

Yakin, Sudah Move On?

Kalau sudah move on, yakin masih ingin galau? Yuk, jatuh cinta lagi!