Mungkin setelah membaca ini , kamu akan menganggap ini sekedar omong kosong dan anggap aku laki-laki tanpa pendirian dan ketetapan hati. Banyak hal juga mungkin muncul setelah kau membaca ini , karena aku hanya seorang yang terlambat mengungkapkannya. 

Aku juga minta maaf jika ini terlihat berlebihan tapi aku memang terkenal dengan pribadi yang pendiam namun aku ingin mngatakan langsung pada mu tapi percayalah , butuh banyak waktu untuk selesaikan ungkapan  hati ini. Karena ini bukan obrolan singkat dua orang teman tapi obrolan sepasang sejoli yang di pertemukan tanpa di persatukan.

Untuk sekali ini , aku minta tolong dengan sangat , sekali saja. Selesaikan lah bacaan mu tentang surat ini agar kau tahu sesuatu tentang aku. Aku juga tak pernah peduli jika kau bilang aku pecundang dan lelaki macho yang penakut tapi ini pengakuan tentang hati yang di antarkan dalam tulisan. 

 

1. Bukan tulisan romantis.

Kata-kata dalam tulisan ku ini mungkin terlihat indah , tapi ini bukan tulisan untuk membuat mu tersanjung. Ini adalah cara ku ungkapkan sesuatu, saat waktu tak memberikan kesempatan untuk kembali.

Beberapa tahun lalu aku pendam sebuah rasa yang tak mungkin aku ungkap , karena rasa saat itu ku kira hanya kekaguman dari mata yang pertama kali bertemu lalu terasa asing dan mulai suka pastinya saja sesaat.

Namun ternyata , itu adalah tatap rona dua bola mata indah mu yang membuat sebentuk kasih sayang dalam hati ini tumpah dan berserakan di dada. Tapi semua berlalu , karena perlahan aku merasa tak pantas untuk itu karena kau masih tenggelam dalam kegalauan cinta masa lalu yang hanya seumur jagung itu.

Saat itu , yang aku ingin tanyakan hanyalah satu “seberapa hebatkah dia dan apa yang lebih darinya hingga aku sendiri yang coba dekati mu sontak merasa tak pantas ?” haha…Lucu. Ingat lah kembali betapa lugu dan bodohnya aku yang tak telihat berani untuk sebuah ungkapan ringan seperti sekedar bilang “Aku Suka Kamu”.

2. Kau kira aku pasti buaya

aku cuma bicara

aku cuma bicara via http://vemale.com

Kau akan memastikan bahwa aku hanya pecinta kelas teri yang mudah sekali jatuh cinta tapi jika itu yang kau pikirkan , maka kau salah besar. Dalam selaksa tatapan mata manusia saja kau bisa temukan sejuta cahaya dan warna apalagi hati yang tak pernah terbaca dengan kasat mata. Aku hanya mendekatkan diri pada semua hingga akhirnya banyak tuntutan untuk memutuskan bahwa kita harus bersama dan baru memulai belajar saling mencintai. Setiap waktu terkadang aku harus menutup kembali buku hati tentang mu hingga aku harus lupa tentang jari-jari yang ingin ku genggam dulu dan langkah-langkah yang ingin ku temani. Meski harus ku akui , tanpa kau ajarkan untuk melupakan aku pun mulai perlahan mencoba lupa. 

3. Jatuh cinta masa lalu yang baru kau tahu sekarang.

Aku tidak pernah tahu mengapa aku bisa menulis sepanjang ini. Silakan saja berkomentar. Kau pasti berpikir bahwa aku buaya yang ungkapkan jatuh cinta karena tak puas pada satu hati saja. Tidak ! bukan itu maksud ku menulis ini , coba kau tanyakan lagi jika kau jadi aku.

RASA INI YANG KU BUNGKUS RAPI LALU TERKOYAK LAGI DAN TUMPAH BERSERAKAN BERSAMA UNGKAPAN DALAM RANGKAIAN TULISAN INI.

Membayang kan tentang masa lalu itu aneh , namun itu yang terjadi pada ku. Hanya kau yang membuat sesuatu dari ku terlihat berbeda dan sulit aku lupakan. Ini aku yang akan meninggalkan cerita ini dalam tulisan ku. dan perlahan kau akan tahu betapa tak nyaman nya ketika harus memendam masa lalu itu terlalu lama.

4. Bodohnya aku….

Andai dari dulu ku ungkapkan. Mungkin saat ini ceritanya jadi berbeda. Dan yang pasti jika kau dan aku menjadi kita , aku akan lebih sering menjejakkan kaki di tanah kelahiran mu, hanya untuk sekedar bertemu dengan kehidupan mu. Sayang nya , aku tak tau cara ungkapkan cinta itu dulu karena masih jadi pria lugu. Dengan hijab merah mu menjadikan aku fanatic terhadap masa lalu.

Foto ini ku ambil saat dua tahun lalu. Semua hasil foto ku , ku cetak dan tempelkan di dinding kamar ku. hingga saat aku berikan ini pada mu , maka foto mu berkurang satu di dinding kamar ku. sebagian orang mengira ini hanya foto iseng karena hobi fotografi ku, namun aku tak memaknai nya semudah itu dan aku selalu banyak cara menutupi sesuatu dari sekeliling ku tapi menulis adalah sesuatu yang tak mungkin ku tinggalkan dan menulis adalah cara lain untuk berbagi.

Aku juga ingat saat seorang teman pria yang masuk ke kamar ku dan bertanya “banyak sekali foto nya ? kau pernah suka dia ?” aku hanya tertawa kecil dan aku hanya menjawab dengan alasan yang sama “hanya kumpulan foto hobi saja dan saat itu hunting bersama” sederhana bukan ?

5. Terima kasih untuk banyak pelajaran dan warna.

Sesekali aku masih terbayang , jika tuhan memberikan kesempatan untuk bersama  dengan mu. Dan aku juga sering terbayangkan sesekali aku bisa berkelakar bersama mu dengan mu mengisi beberapa jam waktu untuk bersama menertawakan kebodohan ku dulu.

Semoga ungkapan ku tak membuat mu benci dan membuat kita akan tetap terlihat seperti teman yang biasa. Walaupun  terkadang benih-benih mati yang terkubur itu mendadak tumbuh dan seolah segar saat melihat mu. Terima kasih untuk banyak hal yang kau ajarkan dalam diam.

Tenang saja , aku telah bersama dia , dia yang sekarang temani banyak waktu ku. si pengharap mu kini mulai perlahan akan lupa. Menulis ini tak butuh waktu lama dan kau tak perlu membuang waktu membaca nya tapi isi di dalamnya ku dapat dan ku pendam begitu lama.                                    

 

Dariku , dengan nama yang tak pernah di ingat.