Sulit mengantongi izin seorang mama ketika mau melakukan pendakian pertama adalah masalah klasik yang sering dialami oleh sebagian adik-adik yang masih sekolah. Alasannya banyak, dimulai dari takut bahaya, hingga takut sengatan matahari di atas gunung akan membuat kulit anaknya gosong. Memang sedikit menyebalkan, namun ini tanda seorang ibu sangat sayang pada anaknya.

Apakah kamu sedang mengalaminya? Jika benar, sebaiknya kamu mengikuti langkah-langkah yang sudah saya praktikkan dahulu ketika sang ibunda selalu mengerutkan dahi ketika saya meminta restu beliau. Terbukti berhasil, sampai sekarang ibuku selalu memberikan izin. Bagaimana caranya?

 

1. Berdo'a pada Tuhan dengan penuh pengharapan

Berdo'a kepada Tuhan

Berdo'a kepada Tuhan via http://www.hidayatullah.com

Kita tahu bahwa Tuhan bisa membolak-balikkan hati siapapun, termasuk hati ibu kita. Berdo'alah pada Tuhan supaya hati ibu kita tergerak untuk memberikan izin pendakian. Tentunya dengan do'a yang penuh pengharapan, tidak asal-asalan ya! Hehe.

2. Beritahukan rencana matangmu kepada sang ibunda

Berdiskusi dengan orang tua

Berdiskusi dengan orang tua via http://www.okezone.com

Selesai berdo'a, mari kita berusaha. Dengan bahasa sehalus mungkin, ceritakanlah rencana perjalananmu selama pendakian. Bisa tentang lamanya pendakianmu, tentang persiapan, tentang perlengkapan, kondisi gunung yang akan didaki dll. Setelah mendengar rencanamu yang matang, maka dia akan berpikir, pendakian yang akan kamu lakukan itu tidak main-main dan sudah diperhitungkan. Kamu sudah mendapatkan sedikit kepercayaannya.

3. Yakinkan sang ibu bahwa kamu akan pulang dalam keadaan utuh

Meyakinkan ibu bahwa kamu bakalan pulang dengan utuh

Meyakinkan ibu bahwa kamu bakalan pulang dengan utuh via http://www.guetau.com

"Ma, mendaki gunung itu tidak seseram yang mama bayangkan. Hanya orang-orang yang kurang persiapan yang akan masuk berita. Kalau adek sudah siapkan semuanya".

Beritahukan bahwa kamu sudah melakukan usaha untuk mengantisipasi kecelakaan di atas gunung. Ceritakan gambaran singkat tentang teknis mendaki dan kesiapan kamu sebelum mendaki, baik itu berupa persiapan fisik, logistik dan mental. Bila kamu tidak bisa menceritakan itu semua, mustahil ibumu bakalan ngasih izin pendakian. Di sini pentingnya menimba pengetahuan tentang survival skill, teknis pendakian, pencegahan hipotermia atau tentang apapun yang akan membantumu untuk selalu pulang dalam keadaan utuh.

4. Tunjukkan foto-foto temanmu ketika mereka mendaki gunung

Foto mendaki gunung

Foto mendaki gunung via http://www.theodysseyonline.com

Banyak orang mengatakan "foto bisa berbicara lebih banyak ketimbang kata-kata", hal itu benar adanya. Perlihatkanlah foto-foto temanmu ketika mereka mendaki gunung. Maka, foto-foto itu akan berbisik kepada ibumu "gunung tidak selamanya berbahaya, alam liar pun bisa ramah".

5. Kenalkan teman pendakianmu kepada ibumu

Mama dan teman

Mama dan teman via http://www.klickhole.com

Ajaklah teman-teman pendakianmu bertemu dengan ibunda, biarkan mereka saling sapa dan temanmu menceritakan pengalaman manisnya saat mendaki gunung. Dengan demikian, ibumu akan mengetahui bahwa kamu tidak mendaki seorang diri, ada teman-teman yang akan menjagamu saat mendaki. Setidaknya sang ibunda bakalan sedikit tenang, tidak terlalu khawatir.

6. Ceritakan pada ibu tentang alasan kenapa kamu mendaki

Alasan mendaki gunung

Alasan mendaki gunung via http://www.google.com

Cari alasan yang masuk akal dan tidak terkesan mengada-ngada. Saya yakin, bila alasannya hanya my trip my adventure, dijamin ibumu tidak bakalan memberi izin. Apabila kamu kesusahan mencari alasan, sebaiknya kamu baca artikel ini.

7. Minta bantuan teman yang lebih dewasa/tua

Minta bantuan teman

Minta bantuan teman via http://www.wikihow.com

Cara paling ampuh menurut saya adalah meminta bantuan teman yang terlihat memiliki tanggung jawab dan dapat dipercaya. Saat berbincang dengannya, hati ibumu akan sedikit luluh dan mulai berpikir untuk memberikan izin pendakian kepadamu. Dengan cara ini, dijamin ibumu bisa lebih tenang dan akan memberikan izin mendaki.

8. Jangan lupa, selalu memberikan kabar kepada sang ibunda

Menghubungi orang tua saat mendaki

Menghubungi orang tua saat mendaki via http://www.mozaic.co.id

Setelah mendapatkan izin dan kamu pergi mendaki, jangan lupa untuk terus mengabarinya. Ketika sampai di basecamp, awal pendakian, dan ketika kamu baru turun dari gunung. Hal ini bertujuan supaya pendakian berikutnya, ibumu selalu memberikan izin lagi dan lagi.

Selamat menjalankan langkah-langkah di atas dengan sebaik mungkin, jika setelah melakukannya ibumu masih tetap ngotot tidak memberimu izin pendakian, jangan kabur, lebih baik turuti saja apa yang diinginkan ibunda. Karena sebuah pendakian akan sangat berbahaya tanpa restu dari orang tua.

Sampai jumpa di puncak!