Aku tak memaksamu harus percaya, atau yakin lagi karena kurasa itu semua takkan memberi efek apapun kepadaku. aku sadar akan status yang tengah berada diantara kita berdua, walau sesekali kau masih bertingkah seakan kau masih menjadi "Kamu-ku" sebagaimana dulu.

Aku tau itu hanya keisenganmu semata kala kau bosan, yaa mungkin itu yang kurasa. Kau kembali datang seakan menawarkan hatimu kembali tapi kuat kunyatakan pada hatiku sendiri, Percayalah aku takkan jatuh lagi ke zona menyakitkan kemarin.

 

1. Dunia yang Terasa Baru

pulihkembali

pulihkembali via https://www.google.co.id

Karena kupikir duniaku sekarang jauh lebih menyenangkan, jauh lebih banyak yang bisa menyenangkan hati dibanding kemarin Beberapa waktu yang mungkin cukup lama diawal-awal Rasa perih yang dengan Jelas kau tunjukkan itu.

Jika kemarin aku tak berhenti mengutuki waktu bahkan sering menyalahkan kau bahkan menyalahkan diriku sendiri, Kurasa sekarang aku bahkan ingin berterimakasih kepada semesta karena Hujan badai yang ia Turunkan kemarin mengkacau balaukan Hatiku, Sekarang Ia memberiku Pelangi yang sungguh amat indah untuk kelewati walau tanpamu.

2. Dan kutahu ternyata bahagia bukan hanya bersamamu

Bahagia yang dulu kurasa hanya bisa tercipta jika bersama denganmu ternyata salah, Mereka yang kulihat tetap bersamaku, mereka yang kulihat tetap jadi Motivator disela-sela Galau-ku yang berkepanjangan, dan mereka yang tetap gigih membantuku untuk Move dan berjalan ternyata adalah Bahagia yang sesungguhnya.

Kini aku sadar bahwa Terkadang Tuhan membiarkanku disakiti untuk menguatkanku, mempersilahkan Rasa itu membelenggu hati,jiwa, bahkan pikiranku dengan tujuan memberiku waktu untuk dapat membuka mata selebar-lebarnya melihat siapa dia yang akan pantas untuk aku perjuangkan.

Karena banyak hal yang kuanggap baik sering kali dijauhkan dariku karena Tuhan telah punya yang jauh lebih baik lagi,dan aku percaya itu

3. Tentang siapa dia yang kini jadi wanitamu, sesungguhnya aku tak tertarik untuk tau!

Dan Perihal Wanita baru yang kini mulai sering Kau pamerkan, aku takkan berkata banyak tentang dia.
karena sesungguhkan aku tak tau menau tentang siapa dia ? sejak kapan kau menjalin hubungan dengannya ? atau bahkan sejauh mana kini keluargamu mengenalnya ? sungguh aku tak tertarik untuk hal itu.

Namun aku sedikit merasa Risih tiap kali dia seakan masuk ke hari-harilku, mulai mencoba dekat denganku yang aku sendiri tak tau apa tujuannya, atau mungkin kau yang memintanya? Oh neptunus kumohon yakinkan Hatimu bahwa aku takkan mengusikmu dan dia lagi. mulailah semua yang ingin kau tata dengan dia yang sekarang, Kurasa Menemanimu Hampir 3 Tahun lamanya cukup untuk peranku dalam hidupmu.

4. Dan aku pernah jadi Pemeran Utama untukmu

pernah bersama

pernah bersama via https://www.google.co.id

Menjadi saksi dari beberapa proses kegagalan, menjadi motivator kecil di beberapa perjuangan bahkan aku pernah jadi alasan kau berjuang, yahh setidaknya itu pernah kau katakan dulu padaku.

Walau mungkin sekarang aku bukan jadi alasanmu, walau sekarang aku bukan jadi saksi dari Semua yang ingin kau lakukan, bukan lagi jadi motivator dalam setiap ambisimu, dan bahkan seakan hilang dengan cepat dalam benakmu.

Dan saat Jika saat ini kau pikir aku masih belum bisa membuka hati dengan orang baru, sungguh kau salah !
karena sebenarnya aku bukan tak berniat membuka hati, cepat atau lambat hal itu pasti akan aku lakukan namun kurasa aku akan mencinta jika hati ku sudah siap, bukan karena aku butuh. Dan kupastikan aku akan mencintanya Dengan Porsi yang jauh lebih banyak darimu yang dulu.

5. Dari Luka aku berterimakasih

Saat ini aku ingin banyak memantaskan diri dan hati menunggu sang pemiliknya datang. Dan kurasa perpisahan kita kemarin adalah awal cerita manis yang sudah menunggu kita untuk mencumbuinya diujung sana, aku hanya perlu memasang kuda-kuda untuk mempercepat langkah menuju zona bahagia yang Tuhan pasti telah siapkan dan mungkin jauh lebih indah dari yang kemarin pernah kita lewati.

Aku bahagia. Aku tenang , Aku nyaman , Dan Kurasa tak ada lagi alasan bagiku untuk berlarut dalam Galau yang berkepanjangan itu. 

Dan dari Sakit hati yang Kau Goreskan, sesungguhnya Aku ingin ucapkan Terimaksih, Kau membuatku Jauh lebih Kuat :)