Hidup kita tidak akan selalu mulus, selama kita hidup pasti akan mengalami yang namanya jatuh bangun, tidak perlu khawatir, takut dan putus. Justru melalui tekanan, kelebihan yang selama ini terpendam akan terkuak dan kamu akan sadar kamu lebih hebat dari yang kamu pikirkan. 

 

1. Definisi dan faktor suicide

Didunia ini, bahkan setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik kita merasakan yang namanya "TEKANAN". Apakah tekanan ini benar-benar merupakan hal yang membuat kita semakin terpuruk ? atau malah sebaliknya ? Ketika orang mengalami tekanan, jalan pintas favorite yang mereka pilih adalah SUICIDE.

Berdasarkan sumber dari http://www.dw.com/, menurut WHO, setiap detik sekitar 40 orang melakukan bunuh diri di seluruh dunia. Tekanan karir dan pendidikan menjadi alasan terbesar di negara industri. Adapun di negara berkembang, kemiskinan yang menjadi faktor utama. Berikut adalah negara yang dicatat paling banyak penduduk yang melakukan bunuh diri.

1. Guyana

Dengan 44,2 kasus bunuh diri untuk setiap 100.000 penduduk, Guyana menempatkan diri di urutan teratas dalam daftar muram versi WHO. Sebuah laporan yang ditulis The Guardian mengungkap, kemiskinan yang dipadu dengan konsumsi alkohol berlebihan merupakan alasan terbesar di balik tingginya angka bunuh diri di Guyana. Meminum cairan pestisida adalah cara bunuh diri yang paling sering digunakan.

2. Korea Utara

Perserikatan Bangsa Bangsa berulangkali mewanti-wanti pemerintah di Pyongyang mengenai tingginya angka bunuh diri di negeri komunis tersebut. Badan Kesehatan Dunia WHO mencatat, setiap tahun sekitar 10.000 warga Korut mencabut nyawa sendiri. Beberapa laporan bahkan berkisah mengenai satu keluarga yang melakukan bunuh diri lantaran khawatir hukuman oleh rejim yang berkuasa.

3. Korea Selatan

Tuntutan karir, sekolah dan tekanan sosial diyakini sebagai penyebab utama tingginya angka bunuh diri di Korsel. Kasus bunuh diri (41,2 dari 100.000 penduduk) lazim ditemui di universitas atau sekolah dan mencapai puncaknya pada November, jelang ujian masuk perguruan tinggi. Pemerintah bahkan menyebarkan applikasi yang menganalisa aktivitas sosial media untuk mendeteksi gejala awal bunuh diri.

 

2. Bagaimana saya hadapi tekanan yang saya hadapi?

Seperti yang kita ketahui dan alami, hidup kita tidak selamanya mulus-mulus saja, pasti ada tekanan yang kita hadapi dan rasakan entah darimana asalnya, saya pernah membaca artikel yang menuliskan bahwa : "Jika Anda menyetel alarm supaya Anda bisa bangun pada jam tersebut, itu juga merupakan salah satu tekanan yang Anda berikan pada diri Anda sendiri." 

Tekanan tidak akan selamanya menghantui kita asalkan kita tahu bagaimana cara menghadapinya dan bahkan bisa diketahui sebenarnya tekanan ada juga sisi positifnya, bukan hanya ada sisi negatifnya. 

Bagaimana saya hadapi tekanan yang saya hadapi ?

1. Berdoa

2. Memikirkan jalan keluar

3. Action, not talk only

3. Sisi positif dari tekanan

Jika dibahas tentang tekanan, otomatis muka kita akan seperti jeruk purut, mengkerut, tapi apakah Anda pernah berpikir bahwa sebenarnya justru karena adanya tekanan maka Anda bisa menjadi orang sukses, kelebihan Anda yang selama ini terpendam bisa diketahui, bahkan bisa menjadi motivasi supaya Anda bisa lebih maju dan berkembang, membuat Anda lebih kreatif dan terakhir membuat Anda lebih tahan banting.

Walapun ada orang mengatakan : "Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang melebihi batasmu, tapi orang lain memberikan cobaan yang melebihi batasmu." Tapi percayalah tidak semua hal, masalah yang kita hadapi tidak ada jalan keluarnya, semuanya akan indah pada waktu-Nya, asalkan kita berusaha sebisa kita, Tuhan akan menyertai dan menjaga kita. 

4. What doesn't kill you makes you stronger

What doesn't kill you makes you stronger

What doesn't kill you makes you stronger via https://s-media-cache-ak0.pinimg.com

Setiap masalah yang kita alami pasti ada jalan keluarnya, bunuh diri (melepaskan nyawa) bukan salah satunya cara yang baik, walaupun seakan-akan terlihat sudah selesai, tapi pernahkah Anda berpikir bagaimana dengan keluarga, teman, orang yang sekitar Anda yang peduli dengan Anda, jangan pernah memikir tidak akan ada orang yang peduli.

Anda tidak akan pernah sendiri walaupun Anda sebatang kara, bagaimana dengan pencipta Anda, Tuhan akan sangat kecewa jika Anda tidak mengandalkanNya dan justru memilih untuk membuang nyawa Anda.

Pernahkah Anda berpikir orang yang sakit berat, betapa mereka menghargai hari-hari mereka? Betapa marahnya mereka jika melihat Anda justru tidak menghargai nyawa Anda. Jika nyawa bisa dibeli, maka aku yakin mereka akan menghabiskan berapa pun uang mereka untuk menggantikannya, memberikan apa yang bagi mereka paling berharga untuk berlangsung hidup di dunia ini.

5. Love Your Life

love your life

love your life via http://i75.photobucket.com

Apa yang Anda pikirkan setelah membaca artikel ini ? Saya sangat menghimbau teman-teman untuk tidak melakukan hal-hal bodoh seperti SUICIDE or anything, Hidupmu lebih beruntung dari orang lain, dan masalah yang kamu hadapi tidak seberapa dibanding dengan masalah orang lain. Tekanan itu baik jika Anda melihatnya secara friendly, justru karena adanya tekanan, hidup Anda akan berwarna :) SO, LOVE YOUR LIFE !