Teruntuk kalian yang sedang ngobrolin masa lalu kalian selama di Jogja.

Disaat masa kuliah harus berakhir, satu persatu orang-orang disekitar kalian akan mulai menghilang. Yang dahulunya selalu ngerasa kemana-mana bareng, lama-lama mulai menyadari kalau saat ini kalian haruslah melangkah dengan jalan dan tujuan sendiri-sendiri. Seketika juga hati ini gampang "baper" waktu nama Jogja disebut-sebut. Apalagi kalian-kalian yang udah gak lagi tinggal di Jogja, bakal gampang banget galaunya. Gak salah kalau Pak Anies Baswedan bilang “Semua Sudut Jogja Adalah Romantis”. Kalimat sederhana nan melankolis yang mungkin  sedikit  "lebai" untuk orang-orang yang diluar Jogja, atau mungkin mereka-mereka yang hatinya belum menyatu dengan kota ini.

Romantis itu bukan persoalan kamu dan kekasihmu saja. Romantis bisa juga diartikan sebagai kondisi dimana kamu bisa ngerasa nyaman, sedih, rindu, sekaligus deg-degan walau hanya mendengar namanya disebut “ce’ilee”. Ialah Jogja. Sebuah kota kecil dengan jiwa yang besar. Sebuah tempat yang mengandung jutaan cerita romantisme di dalamnya.

So, menurut kalian tempat-tempat mana aja sih yang selalu berhasil bikin deg-degan dan makin rindu Jogja? Yuk kita coba nyelip-nyelip ke kenangan masa lalu.

1. Kos-Kosan/Kontrakan

Selalu ada cerita seru yang bisa kita bicarakan tentang kos-kosan ataupun rumah kontrakan. Dari tempat inilah kita bisa kenal dan ngobrol bareng sama temen-temen dari jurusan atau bahkan kampus lain. Obrolan makin asik dan seru dengan bumbu rasa senasib sebagai anak rantau.

Bahkan temen-temen kos atau kontrakan kamu tidak akan segan-segan menjadi pendengar yang baik. Mendengarkan segala keluh kesahmu tentang segala hal yang terjadi di kampus atau bahkan di kampung halamanmu. Tak hanya itu, obrolan-obrolan bijak pun akan dengan lancarnya keluar dari mulutmu yang jarang banget ngomong bener.

Terkadang kalian hanya akan duduk-duduk “selo” (santai) di depan kamar salah seorang penghuni kos lainnya hanya untuk memandang langit malam Jogja yang sekarang-sekarang ini jarang banget kelihatan bintangnya.

Advertisement

Cerita akan semakin seru bagi anak-anak kos yang pesangon bulanannya pas-pasan. Selalu ada kisah buka tutup lubang keuangan entah itu di warung deket kosan ataupun dengan penghuni kamar sebelah. Sebenarnya, tanpa kamu sadari, itulah masa dimana kamu akan belajar untuk mengatur keuanganmu kelak.

2. Kampus

Buat kamu para mantan penghuni Jogja yang doyan beraktifitas di kampus, tentu tempat ini akan menjadi semacam rumah kedua buat kamu.

Seringkali kamu hanya menggunakan kamar kos sebagai gudang barang-barang pribadimu saja, layaknya lemari yang sangat besar. Sedangkan hampir 90% kehidupanmu berada di kampus, seperti kantin kampus misalnya. Selain jadi tempat makan, kantin kampus juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat ”ngilmiah” dan mencari inspirasi.

Tentu para mahasiswa Ilmu Budaya dari salah satu kampus di Jogja ini tidak asing dengan tempat semacam itu. Adalah Bonbin, yang kata para sesepuh merupakan akronim dari "Kebonnya para Bintang". Salah satu tempat dimana mahasiswa bisa saling bertukar pikiran dan ide-ide cermelangnyanya. Sebuah tempat yang tidak hanya berisikan obrolan hidup saja di dalamnya, namun juga serentetan ilmu yang tidak sempat tersampaikan dalam kelas. Mungkin ketika kalian membaca artikel ini, tempat itu tinggal menjadi kenangan, walau begitu keromantismenya akan selalu bersama kita guys.

Selain itu, banyak spot-spot kampus yang asyik untuk dijadikan sebagai tempat ngenet, misalnya aja di perpus, samping musolah, depan ruang jurusan, ataupun ruang-ruang terbuka macam taman, yaa walaupun sesekali internetnya suka ngadat sih.

Untuk beberapa alasan, orang-orang “yang pernah jadi mahasiswa” lebih memilih mandi di kampus, mengingat mereka punya jadwal kuliah pagi, sedang ada ketakutan datang terlambat, maka pilihan jatuh pada berangkat pagi-pagi banget, dan selanjutnya numpang di kamar mandi kampus. Asal gak ketahuan, yaa, sesekali boleh lah.

Gak cuman itu, di tempat ini juga kamu mulai mengenal orang-orang yang menunjukkan padamu bahwa ada banyak cinta di dunia ini. Salah satu diantara mereka bahkan mampu membuatmu jatuh hati, berpikir gila layaknya itu bukan dirimu sendiri. Dan kemudian kamu mulai yakin bahwa dialah yang akan menemanimu hingga menuju akhir hidup kelak.

3. Stasiun, Terminal, dan Bandara

Di tempat-tempat ini banyak kisah tentang perpisahan dan pertemuan.

Kadang diantar pergi, kadang mengantar pergi, dan kadang menjemput yang datang. Melalui tempat ini, kita bisa belajar tentang arti sabar dan menunggu yang sebenarnya. Baik itu menunggu kedatangan pacar, teman, mantan, ataupun kereta dan pesawat yang mendadak delay. Sabarr…

Bersyukur, saat ini, fasilitas-fasilitas umum seperti stasiun dan bandara telah mengalami perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik. Sebenarnya ada satu tempat lagi yang sangat tidak asing bagi kita. Bawah jembatan layang Janti. Yah, siapa yang gak tau tempat ini, walaupun bukan terminal, namun gak sedikit orang yang memanfaatkan area ini sebagai tempat pemberhentian bus dadakan karena jaraknya yang cukup dekat dengan kota.

Bandara juga tidak kala sendunya. Melalui tempat ini, kita mengantarkan mereka-mereka yang telah kita anggap sebagai saudara kita selama di tanah perantauan untuk pergi ke negeri nan jauh disana demi menggapai impian dan cita-citanya. Ada masanya ketika mereka harus pergi, entah itu untuk pulang dan kembali ke rumah ataupun melanjutkan berpetualang ke tanah rantauan lainnya. Dan yakinlah, bahwa suatu saat nanti kalian akan bertemu di tempat yang sama.

4. Angkringan

Angkringan Pak Panut via http://idntimes.com

Cik: Laper gak?

Mboks: Laper, tapi gak ada duit

Cik: Aku traktir deh

Cuma di Jogja kalian bisa banget sombong di akhir bulan.

Gak perlulah kita bahas kenapa Jogja sangat terkenal dengan angkringannya. Gerobak kecil yang menjajakan makanan khas berupa nasi kucing dengan aneka gorengan yang sangat murah meriah ini memang sangat mudah ditemui di berbagai sudut Kota Jogja. Saat ini, gerobak kecil sang penyelamat perut para mahasiswa Jogja terutama pada masa-masa sulit di akhir bulan ini, bisa kita temukan dalam berbagai versi. Mau mengunjungi yang versi original ataupun yang versi urban, itu pilihan anda.

5. Warung Kopi

Tempat Ngopi via http://thefreakyteppy.com

Cik: Nyerius yuk

Mbok: Yuk

Dan melajulah kami mencari tempat ngopi asik buat kencan sama skripsi.

Saat ini banyak warung kopi yang menyediakan berbagai fasilitas seperti wifi, buku bacaan, hingga tempat duduk dan suasana yang nyaman yang mampu mendukung keluarnya ide-ide gila kalian. Biasanya, tempat-tempat ini didominasi oleh para pejuang skripsi.

Tempat ini bakal ngingetin kalian di masa-masa labil, waktu komitmen sama skripsi lebih gedhe daripada sama pacar.

Itulah beberapa tempat di Jogja yang susah banget keluar dari otak kamu. Makin dipikirin, malah bikin makin kangen. Semoga melalui artikel ini kita bisa berbagi kerinduan tentang Jogja ya guys.