Cinta adalah satu kata yang mampu menyatukan semua,. sebuah cerita yang dapat bervariasi maknanya.. terkadang cinta juga seperti tidak punya makna yang pasti, tidak dapat diterjemahkan bahkan mungkin kita pun sulit memutuskan apakah yang dirasakan saat ini cinta atau hanya kekaguman.. cinta selalu ada dalam kehidupan, mungkin menyapa lewat tatapan, lantunan suara, karakter, atau bahkan kecerdasan.. kecerdasan pun merupakan hal terunik yang ada dalam cinta, karena cinta itu datang sendirinya namun untuk bertahan pada rasa yang sama dalam waktu lama, butuh adanya kecerdasan.. kecerdasan itu bukan hanya dalam menyelesaikan soal tertulis, namun soal kehidupan. kecerdasan intelegensi, emosional maupun spriritual..

 

1. Maafkan masa lalu seperti bayangan, yang hanya membuat cita-cita menjadi angan

you are seeking me

you are seeking me via http://rahulnsingh.com

Masa lalu itu bukan hal yang harus disesali, namun bukan hal yang mudah juga untuk dilupakan.. cukup maafkan masa lalu kita, dan percayalah dengan memaafkan, langkah kita akan lebih ringan kedepannya. baiklah aku harus jujur, ini langkah yang berat, mungkin bisa di maafkan namun tidak mudah untuk dilupakan seperti paku yang menancap di kayu, sekalipun paku tersebut sudah dilepaskan dari kayu tapi tetap saja ada bekas lubang tancapannya.. namun cukupkan saja fokus kita untuk melirik "kaca spion" ini, karena hamparan indah di depan telah menanti kita sejak lama dan hanya menunggu kita menengadahkan muka dan berlari kearahnya..

Dialog basa-basi ketika bertemu teman lama

Teman (T)      : Hai, sama siapa kesini?

Diri (D)          : Hey, sendiri aja.

T                       : Loh ga sama pacar kamu?

D                      : Siapa maksudnya? Alfa?

T                      : Iya, kamu masi sama dia kan?

D                     : Iya. dimasa lalu tapi. sekarang aku di masa kini, eh dia ketinggalan di masa lalu. (Stay Cool)

T                     : (mungkin lanjut berbicara)

D                    : (pilih meninggalkan atau mengalihkan perhatian fokus, atau pasang headset)

Kalau aja mereka tau rasanya di bahas masa lalu dan kita mau berhijrah,. mungkin mereka juga gak akan membahas itu.. terkecuali untuk yang hobby  senang membuat issue.. 

2. Intelegensi yang mengarahkan kita berkembang dan layak untuk di cintai

Kecerdasan diri

Kecerdasan diri via http://funpings.com

Pernah ga kamu merasa betapa menariknya seseorang yang terlihat pintar? Atau seseorang yang cupu sekalipun namun dia mampu menjawab semua soal yang dosen berikan ketika yang lain hanya terdiam atau masih loading untuk menjawab. bahkan mungkin kita mengalami buffering dalam mencari jawaban? terkesima, menarik, ingin tau hingga merasa dia layak dicintai. seperti itupun diri kita, setiap manusia pasti memiliki kemampuan dan kelebihan minimal dalam satu aspek kehidupan. dia yang pintar dalam berbicara depan umum, dia yang pintar bermain musik, dia yang pintar berolahraga, kita? kita bisa apa? Bisa bertahan menjadi diri sendiri yang unik, tidak terombang-ambing orang lain, itu keren. kembangkan hobby, raih prestasi, dan cinta akan menghampiri. (Kecerdasan Intelegensi)

Seseorang tidak akan diciptakan hanya memiliki kelebihan saja tanpa kekurangan, begitupun sebaliknya. karena Tuhan selalu menciptakan segala hal berpasangan. ketika kita memiliki kekurangan, percayalah kekurangan itu akan tertutup oleh kelebihan kita maupun ditutupi oleh orang yang mencintai kita..

 

Menikmati cinta dengan kecerdasan akan membuat hidup tidak melulu hanya sebuah rangkaian kata indah. kisah yang tertuliskan akan lebih berwarna, tentang kita yang tidak mengerti mengapa dia begitu hebat dengan kecerdasannya, maupun betapa kagumnya dia ketika melihat hingga memiliki kita.. bahkan bukan hal yang tidak mungkin kisah kalian bisa menginspirasi yang lain,. tetaplah berdiri tegak untuk hidup elegan dengan cinta, bukan bahkan menghamba pada cinta.. sesungguhnya kita itu hamba Sang Pemilik Cinta, bukan cinta.

3. Emosional itu baik selama rasional tapi jangan radikal

Bukan hal yang mudah menjadi orang yang tenang namun tetap bersemangat.. tapi bukan berarti tidak bisa,. intelegensi membuka peluang, namun dalam meraihnya kita butuh emosional positif tentunya.. kalau intelegensi lebih kepada bakat, emosional lebih kepada personality.. bagaimana kita menyikapi kondisi yang dihadapi sehingga menyelesaikan masalah menggunakan intelegensi yang kita miliki.. Kendalikan selalu emosi kita agar tetap terlihat anggun namun kuat,. melankolis itu baik, namun jangan sampai dramatis.. nikmati segalanya sewajarnya.. semua yang berlebihan itu tidak baik loh.. (kecerdasan Emosional)

Ketika wanita melihat seorang lelaki menolong orang lain yang tidak dikenalnya membawakan barang, membantu menyebrangkan seorang nenek tua.. atau seorang lelaki yang melihat seorang wanita mau membantu anak kecil yang kesulitan ambil balon bahkan, membelikan sesuatu untuk seorang anak kecil yang menangis dijalan.. emosional personality seperti ini pasti yang akan membuat kita bilang so sweeet...

berbeda lagi dengan ketika kita melihat seseorang yang menawan namun tiba-tiba ada yang menumpahkan minuman ke baju kebanggaannya, dia kemudian berteriak dan marah2.. Arrrhhh, ilang deh feeling semuaa.. 

4. Cinta sejati ialah cinta yang mendekatkan kita kepada Sang Pemilik Cinta

Cinta kepada Sang Maha Cinta

Cinta kepada Sang Maha Cinta via http://the-spiritual-master-slave.tumblr.com

Cinta sesama insan manusia. ada lelucon yang menafsirkan bahwa cinta merupakan Cerita Indah Namun Tanpa Arti, mungkin asumsi ini akan dialami oleh insan yang sedang patah hati, atau mengalami kekecewaan. Berbeda lagi dengan penafsiran yang sedang di mabuk asmara. Cinta dan Jodoh, terdengar indah. mereka saling berkaitan, namun apakah pasti selalu berdampingan? terkadang kita harus meninggalkan yang kita cinta, padahal sesungguhnya cinta itu yang membuat kita mampu berdiri hingga tahap ini. atau ada juga yang ditinggalkan, ketika kita sudah bersandar pada cinta. di sisi lain terdapat insan yang dengan mudahnya mendapati jodoh tanpa saling mencintai sebelumnya. namun yang menyakitkan ialah, bertaruh hati dan jiwa pada cinta, namun kenyataan raga tidak dapat menghabiskan lembaran cerita hingga akhir dengannya.

Karena pada hakikatnya, cinta sejati adalah cinta yang mendekatkan kita kepada Sang Pemilik Cinta.. kita tidak perlu takut kehilangan bahu untuk bersandar, kehilangan kepercayaan karena di khianati atau bahkan kehilangan kepercayaan diri karena malu untuk selalu meminta.. menjadi diri sendiri sebagai orang yang mencintai dan dicintai.. (Kecerdasan Spiritual)

yakinlah, Sang Maha Cinta akan selalu mencintaimu. menyatukanmu dengan yang pantas disatukan denganmu. menjadikan kebahagiaan itu tidak terasa klise. menyegarkan mata, menyejukkan hati dan cinta itu tidak akan berkurang, selalu bertambah. pada saat yang tepat, tidak akan terlambat dan tidak terburu-buru.

5. Cinta indah yang datang, bertahan hingga kita kembali kepadaNya

Tertarik, jatuh cinta, patah hati.. itu ritme kehidupan yang ga asik kalo ga dialami.. cukup dinikmati, karena semakin banyak masalah yang kita hadapi tentu akan mendewasakan kita,. membuat kita lebih kuat.. Cinta ga selalu datang dalam settingan yang indah-indah, bukan hal yang ga mungkin ia datang ketika kita dalam keadaan tidak baik.. suasana yang tidak romantis atau apapun.. karena makna cinta bukan hanya latar yang menjadi background bagusnya suatu hubungan kedepannya, namun lebih dari itu.. butuh kematangan dalam mengambil langkah, karena ini bukan permainan.. butuh keyakinan yang cukup, tidak kurang dan tidak lebih.. 

Mungkin dulu kita pernah salah paham tentang cinta, mungkin.. namun kita sudah memaafkan diri kita dan masa lalu bukan!?

sekarang saatnya perbaiki diri, tingkatkan kecerdasan dari intelegensi, emosional dan spiritual untuk menuju dan mendapatkan cinta yang sesungguhnya disediakan oleh Sang Maha Cinta untuk kita.. sebuah cinta yang membutuhkan kematangan perhitungan dengan intelegensi yang visioner, kemantapan emosi untuk mempertahankan, dan tetap bersyukur dengan kecerdasan spiritual.. bukan hanya sekedar cinta yang datang untuk keindahan dan pergi meninggalkan luka.. Cinta sesama Insan Manusia yang diberkahi oleh Penciptanya..