Beberapa dari kalian mungkin bertanya-tanya mengapa ketika beranjak dewasa, kita cenderung melupakan dan mengabaikan orang tua yang sangat menyayangi dan merindukan kita untuk menjadi anaknya yang manja.
Kapan kalian terakhir bercakap bahagia dengan Ibu dan Ayah?

Hipwee merangkum beberapa lagu yang sebaiknya kalian dengarkan, kalian simak videonya, dan segera telepon Ibu dan Ayahmu, serta segera pulang kerumah dan temui beliau segera.

Bicarakan segala hal apapun, karena tempat terbaik untuk pulang bukan rumah yang kalian bangun, namun pangkuan ibumu dan pelukan ayahmu.

Rindu tak mengenal waktu, sedangkan waktu tak pernah menunggu, dan menunggu hanya membuatmu menyesal. Bergegaslah!

1. Selalu Menjagamu (Nidji): Tak mau ku sesali sebelum ku terlambat

Giring dan Ibunda via https://www.google.co.id

Sebuah lagu dari Nidji, tentang apa yang seharusnya kita lakukan..
Menjaganya, menjaga ibu..
Membahagiakannya, membahagiakan ibu..

Sentuhan rasa yang selalu engkau berikan
Tanpa balasan dan juga tanpa imbalan
Ku selalu menjadi pemenang hatimu
Seringnya aku tak ada waktu untukmu
Sedangkan kau selalu ada untukku

Sebelum matahari tenggelam
Ku kan mencoba selalu di sampingmu
Mengganti semua waktu kita yang hilang
Tak mau ku sesali sebelum ku terlambat

Sekarang ku berjanji
Ku selalu menjagamu
Andai ku bisa mengatur jarak dan waktu
Hingga semua berjalan sesuai mauku

Advertisement

Nyatanya ku terlalu sibuk untukmu
Sedangkan kau selalu ada untukku 
 

2. Just For My Mom (Sheila On 7): Ketika mereka pergi, Ibu selalu ada sisi

Segala Tentang Ibu via https://www.google.co.id

Apa yang kamu keluhkan hanya karena kekasih pergi?
Jika wanita terbaik setia untukmu.. Ibu..

Sometimes I feel my heart so lonely but that's ok
No matter how my girl just left me I just don't care
Whenever the rain comes down and it's seems there's no one to hold me
She's there for me, she's my mother

Just for my mom, I write this song
Just for my mom, I sing this song
Caise just my mom, can wipe my tears 
Cause just for my mom, can only hear

Trap in a subway, can't remember the day but I feel ok
Damped in damn situation, in every condition with no conclusion
Whenever the rain comes down and it's seems there's no one to hold me
She's there for me, she's my mother

You may say I have no one
to cover me under the sun
You'd only get it from your mom
Mom…

3. Lagu Untuk Ibu (Ungu): Untuk kasih sayang yang tak pernah usai

Eratnya Pelukmu, Nikmatnya Belaimu via https://www.google.co.id

Apakah kalian melupakan tempat paling nyaman untuk bersandar?
Bukankah hanya pelukan Ibu yang tak pernah gagal menentramkan hatimu?

Kau memberikanku hidup
Kau memberikanku kasih sayang
Tulusnya cintamu, putihnya kasihmu
Takkan pernah terbalaskan

Hangat dalam dekapanmu
Memberikan aku kedamaian
Eratnya pelukmu, nikmatnya belaimu
Takkan pernah terlupakan

Oh ibu terima kasih
Untuk kasih sayang yang tak pernah usai
Tulus cintamu takkan mampu
Untuk terbalaskan

Oh ibu semoga tuhan
Memberikan kedamaian dalam hidupmu
Putih kasihmu kan abadi
Dalam hidupku

4. Selamat Jalan Mama (Ari Lasso): Terharu hati ini mengenang

I Love You Mom via https://www.google.co.id

Penyesalan selalu datang terlambat, kadang tanpa ada peringatan.
Waktu berlalu terlalu cepat, tanpa peduli siapa dirimu.
Jangan buat dirimu menyesal, belum terlambat untuk sekedar memberi kabar ataupun menyempatkan pulang.

Kupandang sebuah foto usang
Dimana semua tertawa riang
Terharu hati ini mengenang
Akan tulusnya kasih sayang
Darimu mama

Betapa sepi aku disini
Bergulat dengan hitamnya hari
Namun kuyakin segala doamu
Selalu terpanjat untukku

mama maafkanlah aku
sungguh besar cintamu

Maafkan aku tak pernah bisa
Untuk membalas semua cinta
Malah kutancapkan duri
Hingga saatnya engkau pergi

Kini hanya ada rasa sesal
Selalu acuhkan segala petuah
Mama dengar aku bersumpah
Tuk kembali seperti dulu lagi

5. Yang Terbaik Bagimu (Ada Band ft. Gita Gutawa): Tak hanya Ibu, Ayah pun ada untukku dalam waktuku beranjak dewasa

Kurindukan Suasana Kala Kecil Itu via https://www.google.co.id

Bukan hanya tentang ibu,
Ayah..
Sosok gagah yang menopang ibu, menopang dirimu, memimpin keluarga kecil ini,
Kapan kalian terakhir saling berdiskusi?
Kapan terakhir usapan kepala dari beliau menyemangati dirimu?

Teringat masa kecilku
Kau peluk dan kau manja
Indahnya saat itu
Buatku melambung
Disisimu terngiang
Hangat nafas segar harum tubuhmu
Kau tuturkan segala mimpi-mimpi
Serta harapanmu

Kau ingin ku menjadi
Yang terbaik bagimu
Patuhi perintahmu
Jauhkan godaan
Yang mungkin kulakukan
Dalam waktuku beranjak dewasa
Jangan sampai membuatku
Terbelenggu jatuh dan terinjak

Tuhan tolonglah sampaikan
Sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji
Tak kan khianati pintanya
Ayah dengarlah betapa sesungguhnya
Ku mencintaimu
Kan ku buktikan ku mampu penuhi maumu

Andaikan detik itu
Kan bergulir kembali
Kurindukan suasana
Basuh jiwaku
Membahagiakan aku
Yang haus akan kasih dan sayangmu
Tuk wujudkan segala sesuatu
Yang pernah terlewati
 

6. Ibu (Iwan Fals): Ingin ku dekat dan menangis di pangkuanmu

Perjuangan ibu lebih mengejutkan dibanding apa yang kamu saksikan.
Jam tidurnya mungkin tak lebih lama dibanding kamu bermain game.
Letihnya demi merawat dan membahagiakanmu.
Lalu, bagaimana balasan yang akan kau beri?

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah

seperti udara, kasih yang engkau berikan
tak mampu ku membalas, ibu… ibu…

ingin ku dekat dan menangis di pangkuanmu
sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu
lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
dengan apa membalas, ibu… ibu…

7. Ibunda (Boomerang): Tentang perasaan yang tak pernah salah merindukan Ibu

Sesekali merenung, menggali kenangan tentang masa indah bersama Ibu itu juga perlu!

Ditepi hari ini kupejamkan mataku
Ditepi hari ini ku teringat lembutmu
Diujung hari ini kukenang bayanganmu
Diujung hari ini kurindukan hangatmu

Kekasih hatimu masih rindukan cintamu
Buah cintamu masih rindukan senyummu

Kekasih hatimu masih rindukan cintamu
Buah cintamu masih rindukan senyummu
Tak ada cinta seagung cintamu
Tak ada kasih seagung kasihmu

Lagu ini kupersembahkan untukmu
Lagu ini kunyanyikan hanya untukmu

8. Bunda (Potret / Melly Goeslow): Bunda, slalu ada di dalam hatiku

Selalu ada Ibu hebat dibalik seseorang yang tangguh!

Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda

Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu dtimang

Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya

Tangan halus dan suci

Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan

Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku