Mungkin saat ini aku merasakan karena jarak dan waktu lah yang belum mempertemukan kita.

Kamu pasti tau kan lagu RAN? Iya itu seperti kita “aku disini dan kau disana” Bukan saat ini, bisa saja besok, lusa atau mungkin? Ah entah lah. Itu semua tidak dapat aku pastikan mungkin kita dapat di persatukan tapi siapa tahu bisa saja kita memang tidak dapat bersama, tapi aku yakin bahwa kamu lah sosok orang yang selama ini aku tunggu.

1. Entah Mengapa Seketika Aku Jatuh Hati Kepadamu

don’t give up via http://google.com

Mungkin aku sadar akan ketidaksempurnaan ku dimata mu, Yaaaa.. bukan sosok seperti akulah yang mungkin kamu ingin kan? Tidak.. tunggu dulu bukan seperti itu yang ku maksud. Mungkin perasaan ini kadang sering pula membuat aku down, hingga akhirnya perasaan menyerah akan memperjuangkan segala isi hati ini mungkin cukup bagi ku.

"Kesempurnaan itu akan tercipta jika kita bisa saling melengkapi satu sama lain."

2. Kenapa Perasaan Seperti Ini Muncul lagi?

apa yang harus aku lakukan saat ini? via http://google.com

Advertisement

Yaaa… sudah lama sekali rasanya mungkin dengan seketika mengenal dirimu perasaan ini muncul lagi. Entah mengapa bagiku sulit rasanya jika aku harus menghindari perasaan ini, bagaimana tidak setiap kali kau menelpon ku suara mu masih jelas selalu teringat di pikiran ku. Kamu memang yang saat ini membuat hatiku luluh. Tawa canda mu saat ku sendiri,

"Yaa mungkin kamulah orangnya."

3. Kuharap Komunikasi Kita Tidak akan Pernah Lost Contact .

i hope so.. via http://google.com

Aku harap dengan adanya jarak ini, kita bisa tetap menjalin komunikasi dengan baik. Namun apa daya jika suatu saat nanti mungkin komunikasi akan terhenti atau mungkin bisa saja hal “lost contact” itu terjadi karena kesibukan rutinitas mu.

Dan bagaimana dengan ku? Hingga detik ini aku selalu berharap jika percakapan kita tidak akan pernah terhenti dan sempatkan lah waktu mu jika memang pekerjaan mu sedang benar-benar sibuk beritahu aku agar aku tidak selalu menunggu-nunggu balasan dari mu. Mungkin hal itu yang kamu lakukan agar aku bisa lebih paham kesibukan dirimu.

“Karena jika terus menunggu perasaan bosan atau lelah itu pun kadang datang dengan sendirinya.”

4. Sampai Kapan Aku Harus Menunggu?

waiting…. via http://google.com

Aku wanita dan kau pria, namun apakah harus aku yang memulai terlebih dahulu? Hey… sudah banyak kode yang telah aku lontarkan pada sebuah kalimat. Namun hingga saat ini kau pun tak kunjung peka pada perasaan itu.

"Tunggu .. atau jangan-jangan ini hanyalah sebuah cinta yang bertepuk sebelah tangan?"

Tapi jika memang itu adanya mengapa kau memberi harapan-harapan untuku? Tolong jangan buatku menunggu pada sesuatu yang ternyata kamu memang bukan untuk-ku. Berilah sebuah kepastian agar aku tak lagi terus berharap oleh ketidakmungkinan ini…

5. Mungkin Ini yang Dinamakan Cinta dalam Diam .

“Cinta Dalam Diam” mungkin seperti itu via http://google.com

Kamu itu mungkin kurang-nya Cuma satu “engga ada usaha-nya”, andai waktu bisa ku putar akan aku utara kan perasaan yang saat ini aku rasakan mungkin terasa semu. Sungguh mungkin aku saat ini jatuh terlalu dalam akan hal perasaanku terhadap mu. Kata “Bodoh..

Yaa aku memang bodoh dalam hal seperti ini.” Perasaanku lah yang “Bodoh” yang sampai saat ini masih terlalu berharap padamu. Sungguh seperti itulah, selalu terus berharap walaupun tidak ada kepastian. Mungkin aku hanya bisa menyukaimu dalam diam…

Yaa .. Memang cinta itu butuh perjuangan. Tapi apakah aku disini harus berjuang sendiri akan hal ini terhadap mu? Sementara apakah selama ini perasaan mu sama seperti apa yang aku rasakan?”

Untukmu, kumohon jangan memberi ketidakpastian yang selalu aku harapkan. Aku tidak bisa seperti ini terus memendam semuanya tanpa kau ungkapkan semua itu dengan sendirinya. Semoga jika suatu saat nanti kau melihat tulisanku ini kau bisa menyadari bahwa akulah yang selalu menunggu dan berharap padamu walaupun aku tidak tahu pada siapa hatimu kau tambatkan.

Buatlah semua ini menjadi lebih sederhana mungkin.”