Hai kawan lamaku?

Masihkah kau mengingatku?

Ya aku orang yang pernah merajut asa bersamamu

Tahukah kau disini aku menanggung rindu? Semoga kau pun begitu

Meski hari ini kita tak sedang duduk berdampingan. Kukirimkan secarik tulisan untuk mengenang kebersamaan kita kawan. Sekadar pengingat bahwa kalian akan tetap di posisi yang tak tergantikan.

Teruntuk kalian yang menemani manis getir perjalanan hidupku. Terima kasih, kuucap tulus dari lubuk hatiku

 

1. Aku Sulit Mengingat Pertama Kali Bertemu, Tapi Tak Apa yang Penting Hati Kita Tetap Satu

Kapan kita bertemu pertama kali? bercak pikiranku sulit untuk mengingat hal itu, saat MOS SMA bukan? Kita yang malu-malu untuk berkenalan untuk sekadar bertanya

“Siapa namamu? Dulu dari SMP mana?”

Mulai saat itu, teman adalah sebutan yang pas untuk kita camkan. Meskipun belum terlalu dekat, namun kalian tetap menjadi teman baru yang asyik untuk diajak bergurau.

2. Kian Lama, Chemistry dengan Mudah Kita Dapatkan. Kalian Bermetamorfosa Menjadi Kawan Sepermainan

Nonton Film di Bioskop

Nonton Film di Bioskop via https://www.facebook.com

Berteman dengan kalian membuatku bersyukur, karena kalian adalah kawan adalah kawan-kawan yang baik. Tak jarang kita saling bertukar tawa di antara lorong ruang kelas atau sesekali bernostalgia waktu SMP untuk makan siang bersama di kantin sekolah. 

3. Kita satu jiwa dalam badan yang berbeda. Kita pernah berbagi remah-remah tawa dan mencerapi rinai air mata bersama

Buka Puasa Bersama

Buka Puasa Bersama via https://www.facebook.com

Ingatkah kalian saat akan melenggang ke penjurusan dulu? Masuk IPA/IPS ya? Yey ternyata kita semua masuk di IPA

Namun kita masing-masing di tempatkan di kelas yang berbeda

Ya, mulai sekarang akan ada jarak yang membentang di antara ragaku dan  kalian, walau hanya beberapa meter jaraknya, Namun hal itu cukup membuat bersua dan berbagi dekap tak sesering dulu intensitasnya

4. Jarak yang terbentang akan membuat kita meremang. Sesekali pertemuan, kita justru saling berbagi pengalaman

Eating Japanese Food

Eating Japanese Food via https://www.facebook.com

Berbagi pengalaman? Kebahagiaan? Bahkan duka kita di masing-masing kelas? Mmm

Persahabatan kita pun bukannya tanpa cacat yang kentara. Kita pernah berselisih paham, jarak yang membentang, jarang bertemu, atau sering punya pendapat yang berseberangan. Toh, nyatanya tak satu pun alasan yang lantas membuat kita saling meninggalkan.

5. Sampai Hari Kelulusan pun Tiba, Takdir berkata bahwa Aku dan Kalian di tempatkan di lokasi yang berbeda

Webcam Terakhir

Webcam Terakhir via https://www.facebook.com

Kita adalah kawan meski tak saban hari terlihat bersamaan. Kalian sibuk dengan tugas-tugas, pun aku yang berjuang menuntaskan kewajibanku. Masing-masing dari kita punya kehidupan sendiri. Tapi toh kita selalu menyempatkan diri untuk sekadar berbagi isi hati

Lewat BBM atau Watsapp dan memanfaatkan sosmed lainnya, kalian tak bosan-bosan mendengarku bercerita; soal rekan kuliah, asmara, hingga perkara keluarga. Dan kalian denga frontal menanggapinya pun kalian tak jarang bercerita hal serupa. Kalian yang tak keberatan merelakan waktu demi menemaniku bicara tentang apa saja. Untuk kali ini aku ingin sejenak menikmati rinduku pada “kita

Ya, Jaraklah yang membuatku bersabar merajut rindu

6. Berjanjilah. Tak peduli tangan dan tubuh makin jarang bisa lekat, kita akan tetap punya ikatan kuat

Car Free Day

Car Free Day via https://www.facebook.com

Sekali lagi, tak ada yang berbeda meski kita terpisah jarak, ruang, maupun waktu. Semoga kita hati kita tetap terpaut sampai datangnya maut

Dari aku,

Kawanmu yang ingin diingat juga oleh kalian