Ramadan akan berakhir dalam hitungan hari. Sudahkah kamu melakukan sesuatu yang bermanfaat di sela-sela waktu puasamu? Atau, apakah kamu akan membiarkan ramadan berlalu begitu saja tanpa memberi kesan mendalam?

Kebetulan sekali ramadan kali ini bertepatan dengan libur akhir semester genap. Sehingga, pelajar maupun mahasiswa asyik berlibur ria. Tapi, apakah kamu akan menghabiskan waktu dengan tiduran dan bermalas-malasan saja? Memang sudah jamak diketahui bahwa tidurnya orang puasa bernilai pahala. Nah, jika tidur saja bernilai pahala, apalagi jika puasa diisi dengan sesuatu yang bermanfaat untuk diri dan lingkungan. Dobel-dobel pahala pastinya.

Nah, apa saja yang bisa dilakukan agar ramadanmu lebih berkesan? Berikut adalah beberapa kegiatan yang bisa kamu lakukan based on author’s true story.

1. Bikin scrapbook

Masih ingat adegan terbaik dalam film First Love alias Little Crazy Thing Called Love? Itu loh, film romantis asal Thailand dengan pemeran pria super keren Mario Maurer. Yap, adegan terbaik di film ini adalah ketika Mario (P’Shone) membuka lembaran-lembaran scrapbook buatannya sendiri yang berisi foto momen-momen terbaik Nam. Adegan itu benar-benar membuat haru sampai nangis bombay. Lebay, deh!

Membuat scrapbook untuk orang yang disayang memang salah satu hal yang sangat menyenangkan. Kamu bisa melakukannya sambil memutar memori indah bersama orang-orang terkasih. Scrap book bisa menjadi kado terindah untuk ulang tahun mama, sahabat atau gebetanmu. Mereka pasti tersentuh dan menghargai karya buatanmu.

Kamu juga bisa membuat scrapbook sendiri yang berisi tentang hobi ataupun travelling yang pernah kamu lakukan. Dijamin, momen-momen indah itu akan membekas lebih lama dalam ingatan.

Advertisement

Siapa bilang scrapbook itu mahal? Kamu bisa membuatnya sendiri dengan bahan-bahan sederhana dan mudah didapat. Caranya, kumpulkan foto-foto terbaik, lalu tempelkan pada kertas warna-warni berukuran A5. Kamu bisa menggunting kertas bufallo beraneka warna menjadi dua bagian sama besar sebagai tempat menempel foto. Jangan lupa bubuhkan kata-kata yang mendukung di setiap foto, usahakan ditulis tangan biar lebih berkesan. Setelah selesai, kamu bisa menyatukannya dengan jilid spiral di tempat foto kopi.

2. Menyiapkan menu buka puasa bersama mama tercinta

memasak bareng ibu itu seru! via http://www.kaosdhikr.com

Hari gini nggak bisa masak? Aduh, apa kata dunia?

Paketan ada, wifi gratis bertebaran dimana-mana, masih juga nggak mau belajar masak? Sungguh terlalu. Buat para cewek kekinian, pasti malu dong kalau nggak bisa masak. Siapa sih mertua yang nggak terpesona setengah mati sama cewek yang jago masak?

Dan buat kamu yang berjenis kelamin cowok, memiliki kemampuan masak—meski hanya makanan simpel—akan menambah kadar ketampananmu. Nggak percaya? Coba tengok Chef Juna, Chef Arnold, dan Chef Edwin Lau. Mereka semua keren dan jago masak.

Sayangnya, masakan enak nggak bisa tercipta begitu saja hanya gara-gara melototin youtube atau nonton video singkat di instagram. Memasak perlu praktik. Dan, praktik masak paling ekonomis, higienis, dan gratis tentu saja belajar ke mama. Beliau pasti akan dengan telaten membimbing sampai kamu dapat predikat expert.

Sekali dayung, dua-tiga pulau terlampaui.

Sambil belajar masak, sambil menyiapkan menu berbuka, sambil mengakrabkan diri sama mama, sambil belajar jadi istri/suami idaman. Eh.

"Tapi, aku kan lagi puasa. Memangnya boleh nyicip masakan?"

"Boleh, kok. Asal tidak tertelan. Yang nggak boleh itu mencicipi masakan sepanci penuh. (Itu sih niat makan!)"

3. Bongkar kamar

masa’ kalah sama anak kecil! via http://www.spreibantal.com

Bosan dengan suasana kamar yang begitu-begitu saja?

Ah, ini saatnya rombak total kamarmu! Suasana baru dipercaya bisa membawa motivasi dan semangat baru. Jadikan ramadan sebagai momen titik balikmu untuk menjadi pribadi lebih baik dan lebih semangat. Rapikan buku-buku, tempeli dinding dengan gambar-gambar lucu, dan jangan lupa membersihkan debu.

Kalau perlu, bongkar lemarimu, pilah-pilih pakaian yang masih muat dan yang sudah kekecilan. Rapikan pakaian yang masih muat dan sisihkan pakaian yang sudah tidak memungkinkan untuk kamu pakai. Kamu bisa menjual—untuk menambah uang bekal lebaran—atau kamu sumbangkan pada yang membutuhkan. Tentu saja yang masih layak dipakai, ya!

4. Ala-ala Jika Aku Menjadi

Siapa sih yang nggak mau memperbanyak kebaikan di bulan ini? Semua orang pasti saling berlmba-lomba. Biar makin seru, ajak teman-temanmu untuk travelling sambil berbagi kebaikan misalnya di sebuah daerah terpencil. Menetaplah di sana selama beberapa hari. Berbaurlah dengan penduduk. Kamu dan teman-teman bisa mengajarkan anak-anak bahasa inggris, menari tradisional, atau menyanyi sederhana. Program seperti pelatihan membuat kerajinan tangan atau masakan yang bisa dijual pasti sangat bermanfaat untuk penduduk di sana.

Kamu akan mendapat banyak hal seru yang menyenangkan, misalnya mendapat kenalan baru, belajar budaya baru, sekaligus mengasah kepekaan sosial. Kamu akan mempelajari banyak hal yang bermanfaat untuk diri dan lingkungan.

5. Nulis artikel di hipwee

setelah melakukan semuanya, jangan lupa berbagi ceritamu di hipwee via http://www.thedailybeast.com

Tulisan adalah salah satu senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Nggak percaya? Tengoklah orang-orang hebat dan berpengaruh di dunia. Mereka adalah penulis. Salah satunya adalah ibu kita yang harum namanya. Iya, ibu kita Kartini maksudnya! Beliau dengan semangat emansipasinya terus berjuang dengan amunisinya—pena dan kertas—dan voila! Jadilah buku Habis Gelap Terbitlah Terang yang selalu mengundang pujian hingga sekarang.

Selain itu, ada juga tokoh terkenal dunia yang juga penemu ilmu kedokteran yaitu Avicenna (Ibnu Sina) dengan karyanya The Canon of Medicine yang menjadi rujukan bidang kedokteran selama berabad-abad. Coba kalau saat itu Avicenna malas menulis dan cuman tidur seharian, pasti tak akan lahir karya agung itu.

Seperti kata mutiara dari Lao Tzu yang sangat terkenal

“A journey of thousand miles must begin with a single step”

Kalau nggak mulai sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kamu, siapa lagi?

Jadi, akankah kamu tetap berdiam diri sementara hipwee menunggu karya-karya hebatmu? Karya luar biasa yang akan dibaca dan menginspirasi banyak orang. Bahkan, ketika kamu hanya tinggal nama (meninggal), karyamu tetap hidup dan dikenang banyak orang. Memberi manfaat luas. Keren banget, ‘kan?

Nah, itu tadi beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu sembari menanti suara bedug magrib. Dijamin seru, deh! Karena, author sudah mengalaminya sendiri. So, apa kamu masih tidur nyenyak di tengah hari ketimbang melakukan hal menyenangkan sekaligus bermanfaat?