Di lingkungan kerja, kita tak hanya menemukan rekan yang sangat tulus dan baik untuk diajak bekerja sama. Namun, sebaliknya dari hal itu, kita pasti juga pernah menemukan rekan kerja yang tak sesuai harapan. Hal ini menimbulkan ketidaknyamanan dalam bekerja. Kadang, tindakan-tindakan yang tak menyenangkan tersebut, membuat kita hingga ingin keluar dari pekerjaan atau keluar dari lingkaran yang mengikat kita sekarang ini. Sebelum kita menemukan rekan-rekan yang membuat kita tidak nyaman, sebaiknya kita harus berhati-hati dalam menjaga sikap terhadap rekan kita. Maka dari itu kita harus peka mengenai tipe-tipe teman kerja yang harus kita hindari, agar karir kita tetap aman berdiri.

AdapunĀ tipe-tipe teman kerja yang harus kita hindari, yuk lihat dibawah ini :

1. Teman yang suka melemparkan pekerjaan ke orang lain.

http://qerja-root.s3.amazonaws.com/article/image/rekan%20kerja%20waspada%20hindari%20di%20kantor%20sok%20senior-561737eb6d9ca.jpg via http://qerja-root.s3.amazonaws.com

Dari judulnya aja udah nyebelin kan?. Sebagai karyawan kita pasti sudah diberikan job-desk masing-masing oleh perusahaan. Namun, ada juga rekan kerja yang pekerjaanya hanya di lemparkan ke orang lain. Ini, sangat menyulitkan kita. Apalagi untuk orang-orang baru, biasanya para senior yang tak bijak, mereka menyalahgunakan kesenioran mereka dengan melemparkan pekerjaan mereka kepada para junior. Sebel ga sih?, udah kita dapat kerjaan dari bos banyak, ditambah harus nyelesein kerjaan teman kita. Kalau udah tahu keadaannya seperti itu, lebih baik kita hindari rekan-rekan kerja yang seperti itu. Sebisa mungkin kita mengelak ketika mereka memulai aksinya tersebut. Agar tak menimbulkan kericuhan, kita menolak dengan cara baik-baik. Waspada ya, guys.

2. Dia yang suka menyalahkan orang lain, lebih baik kamu hindari.

https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTNHO_TmMyphAHpIORy_zNZVWxY6bHHHj5B4W74r3LsKgNX58Yu via https://encrypted-tbn3.gstatic.com

Tindakan menyalahkan orang lain, adalah tindakan mengesalkan dan tidak bertanggung jawab. Hal tersebut, biasanya dilakukan untuk menutupi kesalahan orang tersebut, agar tidak diketahui oleh bos. Tentunya, ini adalah tindakan penyelamatan untuk mereka, namun sangat merugikan kita. Meskipun, pada akhirnya kebenaran akan berpihak pada yang benar, namun dalam kehidupan pekerjaan tak selembut itu proses yang terjadi. Maka dari itu, sebelum kita menjadi korban dari kekejaman rekan kerja, lebih baik kita hindari jika kita telah mengetahuinya. Jangan sampai jadi korban ya, guys.

3. Biang gosip, tapi beritanya tak sesuai kebenarannya.

https://img.okezone.com//content/2010/12/20/198/405271/LP350znFtb.jpg via https://img.okezone.com

Tukang gosip tak hanya kita temukan di lingkungan rumah saja, di lingkungan kerjapun ada rekan-rekan kita yang kerjaannya membuat gosip yang belum tentu kebenarannya. Kedengarannya sepele, namun hal ini sangat membuat tidak nyaman dalam kegiatan pekerjaan kita. Daripada kamu terbawa ikutan bergosip, lebih baik hindari. Karena hal tersebut dapat membahayakan karir kamu. Lebih baik mencari rekan kerja yang dapat membuat kamu lebih baik dan memotivasimu daripada harus membuang-buang waktu membicarakan orang lain yang entah benar atau tidak beritanya. Jangan salah pilih rekan kerja ya, guys.

4. Teman yang suka cari muka.

http://cdn-2.tstatic.net/palembang/foto/bank/images/karyawan-humoris.jpg via http://cdn-2.tstatic.net

Tindakan cari muka adalah hal yang paling menyebalkan. Mereka yang senang mencari muka dengan atasan akan melakukan segala hal agar terlihat baik didepan atasan. Orang-orang seperti ini tak akan segan membuka aib rekannya atau bahkan menjelek-jelekan rekan kerjanya, agar seolah-olah dia yang terlihat paling baik. Jika, kamu menemukan rekan kerja seperti itu, lekaslah menghindarinya, karena bukan tidak mungkin kamu juga akan menjadi bahan untuk di jelek-jelekan olehnya. Hati-hati ya, guys.

5. Dia yang selalu mengeluh.

http://tango.image-static.hipwee.com/wp-content/uploads/2014/10/toxic-friend.jpg via http://tango.image-static.hipwee.com

Pengeluh adalah rekan kerja yang sama sekali tak membuat kita semangat. Setiap hari selalu mengeluh, seolah beban hidupnya adalah yang terberat diantara manusia lain. Dekat dengan orang semacam ini, akan membuat hidupmu tidak produktif. Secara tak langsung, sifat itu akan menular jika kamu tak segera sadar. Maka, sadarilah jika rekanmu adalah seorang pengeluh lebih baik tak usah terlalu dekat, dia tak berdampak baik untuk kelangsungan kinerjamu.

6. Teman yang tak bisa diajak bekerja sama.

http://bintangweb.com/e107_images/newspost_images/apatis.jpg via http://bintangweb.com

Teman yang tak bisa diajak kerjasama ini adalah orang yang apatis, yaitu manusia yang egois hanya mementingkan dirinya sendiri. Parahnya, sifat ini akan berdampak pada pekerjaan kalian. Karena yang mereka pikirkan hanya kepentingan mereka sendiri, dan merekapun tak akan memikirkan perusahaan yang sedang mereka kerjakan. Akan sulit, jika kalian bekerja di dalam tim, yang ada pekerjaan bisa bertumpuk di kamu saja, sedangkan dia malah mementingkan pekerjaan lain yang hanya berhubungan dengan dirinya. Kamu akan menjadi korban dari tindakan egois rekanmu ini. Untuk itu, usahakan agar kamu tak menemukan rekan kerja seperti itu.

Dalam pergaulan kita memang tak boleh memilih-milih dalam berteman. Namun, untuk kelangsungan hidup karirmu agar tetap aman. Tak salah jika kamu berhati-hati terhadap orang-orang yang akan membuat karirmu melambat. Bijaklah dalam memilih rekan kerja, agar karirmu terselamatkan