Sprei adalah salah satu penentu kenyamanan kita selama di kamar. Maka dari itu, memiliki sprei dengan bahan berkualitas dan corak yang menyenangkan tentunya akan membuat kamar tidur lebih enak dilihat dan nyaman untuk ditempati.

Untuk memilih sprei yang sesuai, kamu harus mempertimbangkan harga sprei yang pas untuk kamu. Memang, kualitas sesuatu bisa saja tergantung dari harganya. Katanya, semakin mahal harganya maka semakin bagus kualitas suatu barang. Tetapi, hal itu tidak sepenuhnya benar. Kamu bisa cari di beberapa website yang menjual sprei dengan harga terjangkau.

Harga sprei sendiri memang beragam. Biasanya, mahal dan murahnya sprei tergantung dengan ukuran dan bahan yang dimiliki oleh sprei. Oleh karena itu, kita perlu tahu bahan apa yang sekiranya nyaman dan ukuran apa yang cukup untuk kasur yang kamu miliki. Beberapa bahan yang lazim ada pada sprei adalah katun, wol, satin, dan campuran antara katun dan poliester. Masing-masing bahan memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Tetapi, selain perlu mengetahui cara memilih sprei yang baik dan nyaman, tentunya kita juga perlu mempelajari cara membersihkan dan merawat sprei agar awet dipakai. Nah, tips berikut ini akan memberi gambaran mengenai cara merawat sprei agar awet dan tetap nyaman dipakai.

1. Jangan Biarkan Sprei Dipakai Terlalu Lama

Untuk membuat sprei awet, cuci sprei dengan frekuensi sering. Ini berguna bukan hanya untuk menjaga kualitas dan kebersihan sprei, tetapi juga untuk menghindari berkembangnya mikroorganisme pada sprei. Mikroorganisme biasanya akan lebih mudah tumbuh dan berkembang biak pada sprei yang jarang dicuci. Untuk itu, cuci sprei paling tidak sekali dalam seminggu. .

Penting untuk kamu ketahui, ada juga sprei yang memang terbuat dari bahan yang lebih tahan terhadap mikroorganisme. Memang, harganya biasanya sedikit lebih mahal, tetapi kualitasnya pun tidak dapat diremehkan.

2. Cuci Menggunakan Temperatur Air yang Pas

Suhu Yang Tepat via https://www.rinso.co.id

Temperatur yang pas untuk sprei standar berbahan katun adalah 60 derajat celcius. Air hangat ini akan membantu kamu dalam mengusir mikroorganisme yang ada di sprei. Kehadiran mikrooorganisme ini memang sudah pasti ada di sprei yang kita gunakan karena ukurannya yang tidak kasatmata. Maka dari itu, siasati pembersihan sprei menggunakan air hangat agar tungau dan bakteri hilang.

Advertisement

Tetapi, pastikan air hangat hanya kamu gunakan ketika mencuci sprei berbahan katun dan satin saja. Air hangat tidak akan bekerja baik untuk sprei dengan kandungan poliester. Bisa jadi, sprei kamu malah mengerut. 

3. Gunakan Detergen Cair

Deterjen Cair via https://www.rinso.co.id

Penggunaan detergen cair akan membersihkan sprei dengan lebih baik. Ini dikarenakan detergen cair lebih mudah larut dan hilang sempurna ketika dibilas. Sebaliknya, detergen bubuk cenderung meninggalkan residu sehingga masih tersisa bahkan ketika sprei sudah kering.

Lama-lama, residu yang tertinggal tersebut akan membuat sprei terasa kaku dan tidak lembut. Kalau masih sulit untuk menemukan detergen cair, sebaiknya bilas sprei lebih dari satu kali untuk memastikan tidak ada detergen tersisa.

4. Hindari Menggunakan Pemutih

Terkadang, banyak orang memilih untuk menggunakan pemutih kain untuk mencuci sprei berwarna putih atau terang. Mungkin, tujuannya adalah untuk menghilangkan bakteri dan membuat sprei tampak baru.

Pada kenyataannya, kain yang sudah beberapa kali dicuci menggunakan pemutih akan lebih mudah rusak atau sobek. Sayang bukan, kalau sprei rusak hanya karena kita mau menghilangkan bakteri atau merubah warnanya.

Alternatif untuk membuat warna sprei lebih terang adalah dengan merendam sprei menggunakan campuran cuka dan baking soda. Cara ini terbukti lebih aman dan tidak merusak bahan.

5. Simpan Sprei Bersama Sarung Bantal dan Guling

Set Sprei dan Sarung Bantal via https://ecs12.tokopedia.net

Ini adalah salah satu perawatan sprei yang sering diabaikan. Karena tidak disatukan, sarung bantal dan guling seringkali hilang atau terselip. Akibatnya, sprei jadi tidak seragam dengan sarung bantal dan gulingnya.

Jadi, ketika selesai menyetrika sprei, langsung lipat sarung bantal dan guling ke dalam sprei. Dengan begitu, kamu tinggal memasukkan satu set sprei tersebut ke dalam lemari baju atau lemari penyimpanan sprei.

Kalau sudah seperti itu, kamarmu akan terlihat lebih indah karena tidak ada lagi kasur yang tidak seragam dengan bantal atau gulingnya.

Untuk penyimpanan sprei, biasanya setiap rumah memiliki lemari sendiri untuk menyimpannya. Namun, ada baiknya kamu menyimpan satu atau dua set sprei di dalam lemari baju di kamar. Jadi, kamu tidak perlu repot keluar kamar jika sprei harus diganti seketika.

Membersihkan dan merawat sprei sebenarnya tidak terlalu susah. Hanya saja, kamu perlu memperhatikan lebih detail mengenai jenis bahan sprei. Sebenarnya, kamu bisa melihat di petunjuk penggunaan sprei pada saat pertama kali membelinya. Di sana, kamu bisa temukan rincian mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada saat mencuci sprei.

Nah, karena kamu sudah tahu lebih jauh mengenai carai merawat sprei, sekarang saatnya menambah koleksi sprei kamu dari Dekoruma. Dekoruma memiliki beragam jenis sprei yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan kamu. Selain itu, kamu juga bisa melihat-lihat motif sarung bantal dan guling yang beragam.

Tunggu apalagi, kunjungi Dekoruma.com dan tentukan pilihan spreimu sekarang juga!