Kamu kapan nikah? Buruan nikah, keburu dikejar umur lho. Jangan terlalu pilih-pilih, dan seterusnya dan seterusnya. Jika kamu familiar dengan kata-kata tersebut, kamu pasti juga tahu betapa tidak nyamannya berada di posisi itu. Tapi, mau bagaimana lagi? Bukan kita yang menginginkannya. Kita juga ingin cepat menikah, membina keluarga, berbahagia dan merasa tenteram dengan pasangan hidup. Tapi kalau si jodoh belum sampai, mau tidak mau kita harus sabar menunggu. Ini dia, beberapa tips menanti jodoh supaya kamu ngga terlihat menyedihkan di mata saudara maupun sahabatmu.

 

1. Bereaksi Wajar Ketika Sahabat atau Keluarga Menanyakan Pernikahan

Bersikap wajar

Bersikap wajar via http://www.dyoung.com

Acara keluarga, reuni, maupun pernikahan sahabat bisa jadi saat yang paling menegangkan buat para jomblo. Di sana kamu pasti diberondong dengan pertanyaan “Kapan nikah? Sudah punya calon belum?” Agar kamu tidak terlihat menyedihkan, siapkan jawaban-jawaban yang singkat dan jelas. Jangan lupa tersenyum, meskipun batinmu meraung-raung. Kalau kamu menjawab dengan panjang lebar, terkesan kamu sedang membela diri dan dengan mudah orang akan tahu bahwa kamu tidak nyaman dengan kondisimu saat ini. Hindari pula kata-kata yang mengesankan kalau kamu sudah desperate (putus asa) dengan kedatangan si jodoh.

2. Karena Jodoh Bisa Datang Dari Mana Saja, Jaga Sikapmu Di mana Saja

Jaga sikap

Jaga sikap via http://cdn1.thr.com

Tidak ada yang tahu dari arah mana jodoh mendatangimu. Bisa jadi dia orang yang sering kamu temui, bisa jadi juga dia orang yang sama sekali belum kamu kenal. Ngga mau kan si jodoh berpikir berulang-ulang untuk mendekatimu cuma gara-gara tingkah dan sikapmu yang kurang wajar? Jadi diri sendiri itu memang suatu keharusan, tapi bukan berarti kamu boleh bersikap seenaknya dan semaunya sendiri. Lebih tepatnya, bebas terbatas. Selalu jaga sikap dan tingkah laku di manapun kamu berada.

3. Jangan Bosan Untuk Selalu Memperbaiki Diri

Tidak ada batasan pasti dalam hal ini, tapi ada beberapa rambu-rambu yang perlu kamu ketahui. Menjadi baik memang sesuatu yang relatif, tapi masing-masing dari kita pasti punya pedoman sendiri dalam menentukan kriteria menjadi orang baik. Bersikap baik pada orang tua, ramah, taat beribadah dan jadi pribadi yang menyenangkan bisa jadi patokan. Yang terpenting adalah selalu berusaha untuk menjadi seseorang yang lebih baik dari hari-hari sebelumnya.

4. Tetap Berpikir Positif

Berpikir positif

Berpikir positif via https://blog.workhealthlife.com

Ingat ya, Tuhan itu mengikuti prasangka hamba-Nya. Kalau kamu selalu berburuk sangka pada Tuhan, bisa jadi Tuhan menuruti prasangkamu itu. Jadi, mulai sekarang, ubah pola pikirmu dan mulailah berpikir positif terhadap segala sesuatu. Dalam hal penantian jodoh misalnya, sisi posifitnya adalah kamu punya lebih banyak waktu untuk membahagiakan kedua orang tuamu sebelum sibuk mengurus rumah tanggamu sendiri.

5. Doa Sebagai Senjata Utama, Jangan Remehkan Kekuatannya

Berdoa senjata utama

Berdoa senjata utama via http://islamicsunrays.com

Doa kedengarannya sederhana, tapi jangan sekali-sekali meremehkan kekuatannya. Manusia punya senjata yang disebut dengan doa. Manfaatkanlah sebaik-baiknya. Berdoalah dengan cara yang baik dan hati yang ikhlas. Tanamkan dalam hati dan pikiran bahwa Tuhan sedang mendengar doamu, dan tangan-tangan tak terlihat-Nya sedang mengatur semua urusanmu. Selamat menanti si jodoh..!