Kamu, itu lah kata-kata yang selalu ada dipikiranku. Aku tak tahu mengapa aku selalu berada dalam bayang-bayangmu. Bukannya aku tak mempunyai segelintir aktivitas atau kesibukan sendiri, tapi itu lah yang tidak aku ketahui apa jawabnya. Mungkinkah aku gila?

Bagaimana caraku mengungkapkan isi hati bahwa aku sangat dan begitu mencintai dan menyayangimu, aku hanya ingin kau tau arti hadirmu begitu penting di dalam hidupku. Aku tak peduli bagaimana sebaliknya tentang perasaanmu kepadaku, meski terkadang aku berpikir bahwa hanya aku yang berharap untuk bisa mendapatkan hatimu. Aku mungkin hanya angin lalu bagimu, aku hanyalah entah apalah namanya itu aku tidak tahu lagi.
 

 

1. Andai aku bisa memilih, aku tidak ingin mengenalmu

Aku pulang semoga ini yang terbaik

Aku pulang semoga ini yang terbaik via https://encrypted-tbn2.gstatic.com

Ada suatu rasa yang sangat menyakitkan saat aku telah mengenalmu, dulu saat pertama bertemu kau hadirkan rasa kau tawarkan cinta yang aku tak kuasa untuk menolaknya. Aku baru sadar bahwa aku telah tergoda akan hadirmu yang begitu membuat ku lupa akan segalanya.

Dulu kau tau henti untuk mengejarku, akan tetapi seiring waktu berjalan semua berubah dan kini diriku yang tak letih untuk mengejarmu.Terkadang muncul banyak pertanyaan yang muncul dibenakku.

Apa kau tidak bersungguh-sungguh mencintaiku dan menawarkan segala rasamu kepadaku ??? Kini semua berbalik, memang dunia berputar dan tak selamanya semua berjalan seperti saat pertama bertemu. Karena cinta itu berevolusi, andai aku bisa memilih aku lebih memilih untuk tidak mengenalmu karena akhirnya aku merasakan betapa sakitnya mencintaimu :')

2. Ketahuilah aku juga ingin apa yang kau ingin, tetapi jika kau bersabar aku akan melawan waktu untuk meraih itu semua. Temani aku berjuang.

Jika aku pergi, apakah semua akan baik-baik saja? Karena begitu banyak hal yang membuat aku berpikir jauh

Jika aku pergi, apakah semua akan baik-baik saja? Karena begitu banyak hal yang membuat aku berpikir jauh via https://encrypted-tbn2.gstatic.com

Saat ini memang aku belum mempunyai apa-apa yaitu sesuatu yang bisa aku banggakan kepadamu terutama orang tua ku. Siapa yang tidak ingin meraih itu, semua orang menginginkan itu KESUKSESAN, cuma untuk meraih itu semua membutuhkan proses panjang dan ada juga yang hanya membutuhkan proses yang tidak membutuhkan waktu lama.

Akan tetapi apabila nanti KESUKSESAN itu jauh dari diriku, apakah kau akan tetap dan masih mencintai dan menyayangiku sama seperti saat pertama kali kau mengenalku? Apakah kau menyesal karena telah mencintai orang seperti aku yang jauh dari KESUKSESAN?????

Selama aku masih bisa aku akan terus berjuang memanfaatkan peluang yang ada, kesempatan yang ada selama aku masih mempunyai tekad untuk meraih KESUKSESAN. Siapa bilang aku tidak ada usaha sedikitpun untuk itu?

Asal kau tau, kesana kemari aku mengelilingi pelosok negeri untuk mencoba ikuti semua prosedur yang ditawarkan untuk bisa sukses kedepannya, akan tetapi waktu tenyata belum berpihak kepadaku dan Tuhan tau mungkin apa yang sedang aku raih dan kejar saat ini bukan yang terbaik dan justru ada yang lebih baik lagi di depan sana yang sedang menungguku. Jika kau sabar menunggu, tunggu aku hingga aku bisa meraih KESUKSESAN.

Akan tetapi jika kau tidak mau bersabar untuk menungguku, raihlah kebahagiaanmu dan maaf aku belum bisa menjadi suatu kebahagiaan bagimu. Aku masih mempunyai kekurangan yang mungkin kau belum bisa untuk menerimanya, akan tetapi asal kau tau dibalik kekuranganku ada segudang kelebihan yang tentunya aku miliki yang orang lain belum tentu memilikinya, aku yakin karena Tuhan Maha Adil telah menciptakan hamba-Nya lengkap dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada.

Ingat, bagiku kebahagiaanku adalah bisa mengenal dirimu, tak peduli apa kekuranganmu karena aku menyayangimu tanpa syarat dan alasan yaitu karena sang pencipta telah memilihmu untuk menjadi milikku. :)

3. Saat ini kau bagaikan angin yang sulit untukku genggam.

Apa bisa menggenggam angin?

Apa bisa menggenggam angin? via http://lh4.ggpht.com

Terlintas dalam benakku untuk berhenti berharap, begitu banyak hal yang membuatku kadang berfikir dua kali untuk mengakhiri pencarianku selama ini. Terlalu banyak hal yang kau tawarkan sehingga kini pikiranku menjadi bercabang semakin hari semakin becabang tak tentu arah bagaikan cabang bisnis online atau apalah itu MLM?

Apa aja dch, banyak cabangnya kan jika posisi kita sudah sebagai leader *hehehehe becanda diinngg. Kini bagiku sudah tak penting lagi, tampaknya dunia kita kini sudah berbeda apa bisa disamakan kembali? Jika jodoh takkan kemana, Tuhan tahu yang terbaik untuk kita

4. Hening, aku sedih.

Silent...................................?

Silent...................................? via http://4.bp.blogspot.com

Bukannya apa-apa, bukannya mau sok mengatur atau bagaimana mungkin ini perasaan yang mayoritas kaum hawa miliki. Diam, hening tanpa kabar selalu membuat kami kaum hawa selalu berfantasi bertanya-tanya. Takut kehilangan sebenarnya ini lah yang membuat semua asumsi ini liar menari-nari dalam fikiran. Entah lah, selalu menunggu dalam diam dan selalu dipenuhi dengan pertanyaan yang mungkin tidak penting lagi untuk ditanyakan. Jangan diam, kabarilah mengertilah.

5. Biarlah takdir yang menyatukan kita, aku ikhlas. Biarlah takdir cinta yang kan menjawab semuanya kuserahkan pada sang Pencipta.

Biarlah takdir yang menyatukan kita

Biarlah takdir yang menyatukan kita via http://3.bp.blogspot.com

Apapun nanti yang kan terjadi, semoga sang Pencipta mengizinkan untuk melanjutkan kisah hidup kita bersama. Kadang terlintas dalam benakku, kau dan aku seakan tak ada yang bisa memisahkan kita, mungkin karena aku yang ego dan ingin kan kamu jadi milikku selamanya.

Akan tetapi jika takdir Tuhan berbeda, aku hanya bisa apa? Aku hanya ingin kau tahu, bahwa aku begitu menyayangi sosok yang hadir didepan mataku saat ini, meski kita tidak tahu akan seperti apa takdir sang Pencipta nantinya, setidaknya aku bahagia karena pernah mengenal sosok seperti dirimu yang menenangkan jiwa. Terimakasih :)