Menunggu merupakan salah satu kalimat yang seringkali muncul dalam cerita hidup seseorang. Bukan hanya aku, namun semua manusia. Sering pula kalimat ini sebagai acuanku dalam mencintaimu. Entah kapan, kalimat ini akan menghilang atau sama sekali tak akan pernah hilang. Yang aku tahu, menunggumu adalah hal istimewa walaupun kesabaran juga ikut menguji komitmenku. Menunggu membuatku mengerti mana yang terbaik dan terburuk untuk hidup yang istimewa ini.

 

1. Lewat menunggu, aku mengerti makna sabar yang sebenarnya.

menunggu dengan sabar

menunggu dengan sabar via https://pixabay.com

Menunggu dan sabar seperti dua insan yang saling melengkapi. Menunggumu sudah pasti membutuhkan kesabaran yang lebih, terutama di saat rasa ini belum kamu ketahui. Rasa sabar seringkali menyakitkan namun membuatku kuat bertahan hingga detik ini.

2. Lebih baik menunggu daripada memilih apa yang ada.

menunggu yang terbaik

menunggu yang terbaik via http://www.google.com

Bukannya tak bersyukur dipertemukan dengan banyak lelaki yang ada. Namun aku percaya bahwa ada yang terbaik dari yang lebih baik, menunggumu seakan-akan menguji keyakinan hati ini dan semakin tinggi ujian itu, semakin tinggi pula kualitas cinta ini. Karena cinta itu masalah hati, bukan kesempatan.

3. Karena aku tak ingin tergesa-gesa, menunggumu bukan berarti aku harus kehilangan jati diriku.

menunggumu bukan berarti kehilangan jati diri

menunggumu bukan berarti kehilangan jati diri via https://pixabay.com

Untuk orang yang sangat berarti, bukan berarti aku harus merelakan segalanya yang berarti pula dalam hidupku. Aku juga tak ingin menukar masa depanku dengan cinta yang salah. Karena aku juga sama seperti dirimu, dilahirkan untuk sebuah rencana yang indah. Aku pun juga tak ingin menjadi orang lain supaya kamu mencintaiku lebih cepat.

Biarkan semua berjalan senatural mungkin, di mana aku dan jati diriku serta kalimat menunggu ini membuatmu terpikat kepadaku.

4. Karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia, itulah alasan kenapa aku tetap bertahan.

bertahan untukmu

bertahan untukmu via https://pixabay.com

Sebelumnya aku tak pernah mengerti, mengapa aku bisa sesabar ini dalam menunggumu. Hanya satu tujuanku, yaitu ingin kamu mengerti ketulusan hati ini. Aku juga tak bisa memaksamu membalas rasa ini. Aku memang mencintaimu, namun menunggu bukanlah ambisiku. Namun ketulusan hati untuk cinta yang aku yakini karena itulah mengapa aku tetap bisa bertahan hingga detik ini.

Karena ketulusan ini mengalahkan ambisi diri untuk memilikimu. Hanya itu. Maka, yakinlah kepadaku.

5. Kebanyakan hal yang indah dalam hidup membutuhkan waktu yang lama. Aku yakin penantian ini tak akan pernah sia-sia.

setiap usaha tidak ada yang sia-sia

setiap usaha tidak ada yang sia-sia via https://pixabay.com

Aku sudah berpikir berulang kali dalam penantian ini. Aku mengerti bahwa segala hal yang kita inginkan tak selamanya tejadi dalam hidup kita, terutama dalam mencintaimu. Aku bukanlah paranormal yang bisa menebak bagaimana hasil dari penantian ini. Tapi yang aku tahu, setiap usaha pasti membuahkan hasil.

Walaupun nanti Tuhan berkata lain, jika akhir ceritaku bukan bersamamu, setidaknya aku mempunyai cinta yang tulus dan rasa sabar yang lebih untuk laki-laki terbaik yang Tuhan siapkan untukku.