Segala keluh kesahku, kubayar dengan penuh hikmat. Semoga ibunda yang jauh di sana tidak lagi menangis karena rindu, tapi juga dapat tertawa lega dan bahagia. 

1. Bu, anakmu rindu…

anakmu rindu via http://bersamadakwah.net

Bu, anakmu rindu

Jarak terlalu jauh untuk ku gambar kan dengan kata. waktu terasa lama. Semakin hari penuh dengan makna, karna aku mulai belajar dari jarak dan waktu yang memberi jeda untuk bisa bersama dengan Ibu. Namun sebentar lagi, aku akan melepas statusku sebagai mahasiswa. Tak akan sempat lagi aku mengeluh rindu. karna waktu akan segera berlalu dan kita akan segera bertemu. Aku yakin namaku selalu kau sebut dalam doamu. Agar aku selalu pada kehendakmu untuk berbakti untukmu.

2. Bu, rindumu sebentar lagi kuantarkan pulang.

Advertisement

Bu, setelah lama di tanah rantau, aku telah belajar. Belajar tentang waktu yang harus ku lewati dengan banyak ucap syukur. Rindu yang kau bekalkan 4 tahun lalu, akan ku antarkan pulang. Bersama peluk hangat dan tangisan yang ku yakin akan menemani pertemuan. Maklum saja bu jika aku hanya bercerita dalam pesan singkat ku. suaramu mu membuat rindu ku makin menggebu tapi sekaligus jadi penawar lalu aku semakin bersemangat mencapai puncak-puncak yang telah aku susun sekian lama.

3. Bu, terima kasih pesan singkat mu.

pesan singkat via http://kaskus.co.id

Aku pergi meninggalkan rumah dengan tangis. Lipatan baju berhias rindu ku kemas dalam koperku. tak bisa ku bayangkan jadi apa aku, jika kau tak memberi ku nasehat dan semangat. Tiap hari kau kirimkan pesan singkat,

Selamat pagi nak, apa kabar ? semoga selalu sehat dan selalu diberkahi Tuhan. jaga kesehatan ya nak.

Bu, kau memang alasan untuk ku bisa bangun dan penuh semangat. Melewati hari dengan doa yang rapat agar selalu dalam berkat. Tuhan pun tahu, masa sulit ku akan bermula. tiap jenjang yang kita lewati adalah pembelajaran besar untuk ku bu. anak mu ini makin belajar makna makna tentang hidup yang kau sebut-sebut indah dan penuh liku itu.

4. Bu, semoga kau bangga.

Layaknya orang tua lain, kau pun ingin anakmu menjadi seorang yang bisa kau banggakan. Aku berdiri menentang rindu, menikmati senja dan merobek sendu. Potret dan suara mu mengobati. Di akhir minggupun kita masih bisa menikmati canda tawa. Membuat aku seolah dekat dan dunia menjadi tak ada batas. semua terasa hangat jika aku membagikan doaku pada Tuhan. Lalu kembali terbayang wajahmu, aku berharap dapat membanggakanmu lebih dari ini bu.

5. Terima Kasih Ibunda.

Terima kasih Ibunda tercinta, atas segala doa dan kasih sayang. Semoga yang ku lewati menjadi berarti. Semoga ilmu yang ku tuntut dapat bermanfaat. Semoga pengorbananku tak akan sia-sia dan semoga pula kau akan bangga dengan ku yang menjadi darah dagingmu. namun jalan hidup ku akan segera dimulai. kemandirian ku akan segera datang lagi menjemput untuk bisa menemukan lagi jalan demi jalan lalu liku yang mungkin tak bertepi hingga akhir hayat ini. Kau akan bersama ku dengan toga ditubuhku. Nama yang kau beri dulu akan menjadi lebih indah, dengan tambahan sedikit gelar yang kudapat dari hasil jerih payahku. Bu, terima kasih. segera aku pulang dan membalas budi mu walau tak akan bisa,

Terima Kasih, Bu.