Artikel ini merupakan kontribusi eksklusif dari komunitas #BloggerJakarta

 

Kali ini bukan tentang cerita sahabat-sahabatku yang gagal dalam menjalani cintanya. Aku sudah pernah menulis tentang kisah Sahabat wanita terbaikku yang disia-sia kan oleh kekasihnya, sedangkan dia disini menjaga kesetiaan dalam hubungannya. Tapi nyatanya, jika tidak berjodoh apa mau dikata.

Aku juga pernah menulis kisah sahabatku, Tentang Bagaimana dia Jatuh Cinta terhadaap seorang gadis di Kota Batam, dan dia juga berjuang keras untuk menjadi yang terbaik di mata pujaan hatinya. Tapi, tetap saja jika tak jodoh tetap akan berakhir dengan sia-sia.

1. Kali Ini, Kisah Pahitnya Cinta Menghampiriku. Jangan Tanya Rasanya Seperti Apa, Aku Pasti Tak Bisa Menjawabnya

Entah lah, kabar baik atau buruk yang kuterima langsung darimu. Awalnya aku sudah yakin bahwa surprice ulang tahun darinya sudah memantabkan niat kalian untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius.

Tapi, aku coba untuk meyakinkan diriku bahwa itu hanya sebuah surprice dari seorang sahabat lelakimu. Nyatanya perkiraanku salah, ternyata kamu sudah menerimanya sebagai calon pendamping hidupmu dengan secara lugas lewat whatsapp


Iyah mas maafkan sudah ada laki-laki yang naik kerumah bawa ice cream isinya cincin :)

Advertisement

Doakan aja yang baik


2. Bukan Salahmu Untuk Menerimanya, Memang Salahku yang Tak Kunjung Melamar dan Memberi Kepastian

Selamat ya via http://www.pixel.com

Wah, sekali lagi kuucapkan selamat ya, semoga lancar sampai hari yang paling bahagia di hidup kalian. Hanya kata-kata itu yang bisa terucap dari mulutku. Meski hatiku sakit menerima kenyataannya, tapi mau bagaimana lagi. Mungkin aku dan kamu ditakdirkan tak pernah menjadi kita.

Dan hanya kata maaf yang bisa kusampaikan, karena tak pernah memahami dirimu dan kode-kode yang kamu berikan. Maafkan aku, jika selama ini aku pernah memberikan harapan yang tak bisa kutepati. Tak ada niat hati untuk mengingakari, hanya saja keadaan yang tak pernah memahami.


Selamat yaa, Amin.


3. Bukan Salahmu Menduga Bahwa Dia Wanita yang Selalu Bersamaku Sebagai Kekasihku, Memang Salahku yang Terlalu Akrab Dengannya

Sahabatku via http://www.pixel.com

Persahabatan anatara pria dewasa dan wanita dewasa memang selalu bisa menjadi bagi meraka yang ingin mendekatimu perlahan menjauh. Bukan karena dia tak ingin bersmaamu, hanya saja kedekatan kamu dan sahabatmu membuat kalian seperti kekasih.

Maaf kan aku, jika kamu pernah berfkir dia sebagai kekasihku. Meski aku sudah sering bilang dia sahabatku. Wajar saja masih ada rasa curiga di hatimu.

4. Untuk Sahabat dan Abangku, Terimkasih ya Atas Nasehat yang Bisa Membuatku Tetap Tegar

Dia sahabat ku dan sahabat kamu juga yang berada di pulau Batam, menjadi orang yang pertama kuberi kabar tentangmu. Sebagai sesama cowok tentu kami mempunyai pikiran yang sama meski tidak dalam semua hal.


Me : Bro (Ngirimi Secreen Shoot WA)

Sohib :Aduh, Sabar Cuy,, Semoga dapat yang terbaik Lo yang sabar aja bro, mungkin lo  selama ini kurang perhatiin dia

Me   : Ya, memang salah gue banget bro, tapi mau gimana lagi. Ambil positifnya aja bro

Sohib : Yoi bro, makanya dia pergi.


Lain halnya dengan dia yang aku anggap sebagai abangku, orang yang sering memberi petuah tentang hidup untukku. Dengan sangat cuek dan mantab hanya memberi saran,


Sabar dan semangat, Masih banyak bidadari diluar sana.


5. Untuk Kaum Adam, Jangan Biarkan Orang yang Kamu Sayang Menunggu Lama-Lama, Karena Kepastianlah yang Mereka Butuhkan

Selamay lagi yaa via http://www.anakkos.net

Terimkasih ya untuk pengajaran dan pendewaan atas kisah ini. Bagi ku ini sebuah pengalaman dan proses pendewasaan yang tidak bisa kubeli dengan rupiah. Tak banyak pintaku lagi, semoga kamu berbahagia dan menjadi pasangan kekasih halal untuk menyempurnakan separoh perintah agama.

Untuk kamu kaum adam, satu hal yang harus kamu tahu. Jangan biarkan wanitamu menunggu terlalu lama ,karena yang mereka butuhkan bukan sebuah penantian tetapi sebuah kepastian.