Bagi yang sudah berpacaran bertahun-tahun, baik dua tahun, tiga tahun bahkan tujuh tahun lebih dan akhirnya berpisah dengan sejuta polemik, siap tidak siap harus kalian hadapi semua itu. sebab jodoh tidak bisa ditebak

 

1. Kamu dan dia akan ada di titik saling nyaman dan tak ingin beranjak

kenyamanan kalian tak ada yang kalahkan ko...

kenyamanan kalian tak ada yang kalahkan ko... via https://plus.google.com

Kamu dan dia sudah saling hapal bau badan walau berjarak 10 km, sahabat kamu dan sahabat dia pun kalian saling kenal, mamanya sudah sering mengirimmu masakan atau mengajak makan bersama tapi, semua itu sirna.

akhirnya kalian kandas. setahun, dua tahun, tiga tahun bahkan tujuh tahun bersama. kalian sangat memahami ketidak sukaan pasangan, hobby, ataupun mungkin bau keteknya pasangan.

kenyaman terjalin tidaklah dengan waktu yang singkat karena kalian sudah lama saling mengisi satu dengan yang lain...

tapi percayalah kalian bisa terus bersama dan bisa berlangsung lama itu karena cinta, dan kalian berpisah bukan karena bukan salahnya cinta tapi mungkin sudah menjadi jalannya...

2. Ketika perpisahan yang harus dihadapi, beratnya pasti sampai ke tulang sumsum

aahhhh pacar gue mana yaaah

aahhhh pacar gue mana yaaah via http://annyeonghaseyo-honey.blogspot.co.id

Perpisahan itu menimbulkan pilu, yang menjalankan hubungan sebentar saja sakit bukan kepalang. apalagi yang yang sudah cukup lama, menyakitkan.

"biasanya pergi sama dia"

"biasanya jam segini pasti ditelponkaaan.... huft"

"ah biasanya kan liat hape, sekarang siapa yang bikin bunyi sambil senyum-senyum"

"biasanya kan tanggal segini dia PMS, hahahaha pasti galaknya minta ampun"

aahhh mba inem rinduu

polemik tersebut pasti kalian hadapi, bagi yang pacaran cukup lama. pola dan keterbiasaan itu membentuk aktifivas dan kegiatan kalian, tetapi kalian harus melewati, mungkin dia juga merasakan hal yang sama.

3. Teman-temanmu sibuk menanyakan kehadirannya

aku itu sudah nggak sama dia looh..

aku itu sudah nggak sama dia looh.. via https://www.brilio.net

Hal terberat adalah menjelaskan kepada kerabat dekat, teman, sahabat dan lain-lain. sudah menjelaskan kepada temen yang ini esoknya ada yang tanya yang lain, melelahkan pasti membuka luka, membuka luka kembali setiap menceritakannya.

"kalian kenapa bisa pisah?? kalian kan udah lama banget 7 tahun bukan??"

"lah kalian ko bisa putus, gimana ceritanya??"

"aahh masa elo ngga lagi ngelawakan? kan bukannya mau nikah akhir tahun??"

"yaaaaahhh elo nga boleh putus bro, nanti juga balikan kan udah lama... nanti tiara pasti call elo lagi..  ya kan bro??"

capek dan lelah bukan kepalang, belum lagi obatin yang lagi luka didalam pake ditanya lagi

mau tidak mau dibuka lagi cerita yang perih kaya sambal balado kena mata itu.mau nga mau kamu mesti jelasin karena sahabat dan teman terdekatmu tidak salah paham. belum lagi kalian harus mengatur kata-kata agar tidak sakit untuk kamu dengar atau kamu ceritakan, ataupun memojokan salah satu pihak.

4. Ketika ada teman yang sudah lama tak bertemu bertanya, si dia mana ?

mungkin kalo ada yang tanya ngumpet dulu deeh...

mungkin kalo ada yang tanya ngumpet dulu deeh... via https://www.google.com

Sudah lepas dari penjelasan satu persatu yang pasti sangat melelahkan. akan datang teman jauh yang tak lama jumpa... bertanya "si dia mana???"

kamu akan bingung plus cenggo, apa yang harus dijelaskan yaa mulai dari mana yaa... aduh alesannya apa yaaa

semua itu adalah hal wajar ko... kamu nga mesti takut. hadapi dengan baik ok... hanya perlu jawab dengan kata " gue udah putus". semua akan selesai. walau kenyataanya nga akan semudah itu

dibanding ditanya kapan nikah kamu akan lebih benci ditanya " mana si dia" kepada orang-orang yang kamu bertemu. padahal perpisahan kalian udah mungkin sudah beberapa bulan atau beberapa tahun, jangan kaget akan ada yang bertanya hal tersebut, karena yang mereka ketahui terakhir kabarmu dengan sidia yang lamamu.

5. Saat kamu membuka lembaran baru, secara tidak langsung kamu mulai membandingkan dengan yang lama

kamu ko nga sama kaya dia siiii????

kamu ko nga sama kaya dia siiii???? via http://www.vemale.com

ketika mulai membuka lembaran barumu dengan sosok yang baru mungkin akan ada perbedaan dengan yang lamamu dulu, kamu dan pasangan barumu akan menemui dimana kamu akan membandingkannya tanpa kamu sadari

"iiih si joko kan klo marah nga pernah nga bales pesan nga kaya ini"

"seandainya si tika, mungkin sekarang udah makan enak dia enak masakannya kenapa si ayu nga bisa masak ya?"

"sayang, kamu tau kan mantan aku yang 3 tahun itu si siska. dia itu pinter bungkus kado. kan kita jadi nga perlu ribet bungkus-bungkus di toko."

"yang, aku itu dari dulu pacaran kebiasaannya teleponan, kamu kenapa ngga suka sih????".*beda sama si hans bisik dalam hati

memang itu sangat tidak adil untuk pasanganmu saat ini, tapi pola yang diberikan yang dia yang lama menjadikanmu membandingkan tanpa kamu sadari tak sengaja diucapkan atau didalam hati, walau akhirnya kamu menyadari kesalahan dan meminta maaf kepada pasangamu saat ini. tetapi hal yang kamu lakukan stop lakukan, ingat kembali kenapa kalian bisa pisah walau sudah lama. dan hargai dia yang kini mencoba mengisi harimu.

6. Disaat dia duluan sampai pada pelaminan dibandingkan kamu, itu rasanya...

ahh si mantan nikah???

ahh si mantan nikah??? via https://kawaiibeautyjapan.com

Ketika mantan menikah dahulu dibandingkan kamu, walau kamu sudah lama pisah dan sudah memiliki pasangan baru masing-masing. akan tetap ada rasa pilu didalam hati.

"aku kan tau banget dia kaya apa, ko bisa yaa dia nikah duluan?"

"harusnya aku ngga putus yah dulu, dia yang paling ngertiin aku padahal..."

"Aaaah... hans nikah ? dateng ngga ya.. Mana udah kenal sama kakanya, ibunya, tukang sayurnya, tukang cukur rambutnya, pak RT nya, kenal sama ibu kosan yang dulu"

akan menjadi guncangan bila si dia menikah yang duluan, walau kamu juga sudah memiliki pasangan dan akan menikah juga mungkin tidak jauh-jauh ini. tetapi akan membuat kamu dilema, karena keterjalinan hubungan yang cukup lama membuat kalian tidak hanya mengenal pasangan tetapi orang-orang yang ada disekitarmu juga.

7. Pada akhirnya kamu bersyukur meskipun kalian sudah cukup lama, tapi pernikahan adalah pasangan seumur hidup

pernikahan itu hingga kamu menutup mata, lebih lama dari lamanya kalian pacaran dulu

pernikahan itu hingga kamu menutup mata, lebih lama dari lamanya kalian pacaran dulu via http://osmorsa.com

setelah kalian sadari bahwa waktu hanyalah sebuah angka. 1,2,3 atau seterusnya. itu hanya sebuah angka yang tak sebanding teman hidup yang akan menemanimu sampai penghabisan harimu..

suatu hari kamu akan menyadari bahwa Tuhan memisahkanmu bukan karena kamu dan dia bukan baik, tapi kalian bukan yang terbaik untuk satu dengan yang lain

bahwa kamu akan melewati total waktu yang panjang dibanding masa pacaranmu di waktu pernikahanmu. setelah kamu menikah, kamu akan menyadari bahwa dahulu itu hanya sebentar yaah tidak cukup untuk mengenal seseorang walau dulu udah 7 tahun pacaran. *melirik kakek-kakek yang kini menjadi suamimu kini