Untuk seseorang yang dengan sangat baik berusaha menjaga apapun keadaanku. Aku tahu bahwa hanya memandangi apapun tentangku adalah apa yang terus kamu lakukan. Hampir semua yang aku lakukan akan menjadi apa yang wajib kamu ketahui. mengagumi bukanlah kesalahan hai temanku yang teramat baik.

Terkadang banyak pilihan-pilihan yang memang tak pernah bisa dilogika. Seperti halnya kita,antara kau dan aku yang sama-sama menjaga tapi tidak untuk sama-sama memiliki.

Menjadi yang terbaik adalah apa yang terus kamu lakukan. Walaupun aku tau, betapa kamu terlampau ingin memeluk dan menggenggam setiap jariku untuk apa yang setiap aku alami. Terlihat sekali dimatamu, disana ada banyak hal yang kamu harapkan untuk berada di sisiku.

1. Menjaga tanpa tahu apapun itu nantinya

Menjaga tanpa tau apapun itu nantinya via http://www.beritaunik.net

Bercerita tentang semua hal adalah apa yang sering kita lakukan. Berhari-hari kita menghabiskan waktu hanya untuk berusaha saling menutupi bahwa kita sangatlah merasa nyaman. Aku tak pernah tau, seberapa sering kamu mencoba melirik, menjadikan senyumku sebagai penyemangatmu.

Aku tau kau hanya mencuri waktu untuk sekedar melihatku, memberikan doa dan semangat yang aku sendiri tak pernah sadar seberapa dalam kamu punya semua perasaan itu.

Aku tak pernah melihatmu kecewa, walaupun di awal pertemanan kita kau sangatlah tau bahwa aku tidaklah sendiri. Dulu aku adalah penyemangat orang lain yang tergantung dengan semangatmu. Aku akui berjalan sejajar denganmu jauh lebih nyaman dibanding dengan siapa yang aku miliki waktu itu.

Advertisement

Aku memang berusaha menghindar waktu itu, berusaha menolak tentang apapun perasaanku dulu ke kamu karena suatu alasan. Tapi apa yang kamu lakukan membuat aku lupa bahwa aku milik orang lain.

2. Memandang adalah apa yang terasa sangat cukup

memandang adalah apa yang terasa sangat cukup. via http://www.makeupdamel.com.br

Sekarang kita terpisah tak terlampau jauh tapi tetaplah sulit untuk kita bertemu hanya untuk sekedar melempar senyum. Aku tak pernah tau apakah kau masih saja menjaga semua yang kamu lakukan dulu kepadaku. Waktu adalah alasan kita kenapa begitu sulit untuk kita bertemu sesaat. Akupun berusaha untuk terus mengubur semua yang aku pikir tentangmu bahwa kamu sangatlah baik untukku.

Hai teman, aku bersedih kala itu. Aku terlampau sakit oleh seseorang yang lebih dulu menjagaku jauh sebelum kamu. Aku tau, kamu berusaha untuk terus tau keadaanku walaupun kau memang berharap untuk menggantikan sakitku dengan semua yang bisa kamu usahakan. Kamu adalah satu-satunya orang yang percaya bahwa aku tetaplah benar dan bisa melampaui semuanya.

Aku memang tak pernah berani mengakui apapaun yang aku rasakan kemarin tentangmu. Sekarang, aku memandangmu sudahlah cukup walaupun memang aku terus memungkiri kita tidaklah bisa untuk bersatu karena sesuatu alasan yang sama.

3. Lihatlah, aku melihatmu meskipun dari jauh

Lihatlah..aku melihatmu meskipun dari jauh via http://eship.com.vn

Kemarin, belum lama setelah aku menyempatkan waktu untuk tak sengaja membuat janji bertemu denganmu. Kamu tak banyak berubah. Kamu masih sama dengan yang dulu. Masih menjadi orang yang terus berusaha melindungiku walaupun kamu tau aku telah punya orang lain yang lebih berhak untuk menjagaku dan itu membuat kita semakin tak punya kesempatan untuk jujur seberapa nyaman kita.

Aku masihlah sama dengan aku yang dulu. Aku yang terus bisa bercerita tentang aku dan keadaanku dan aku tau kamu tidaklah menyimak apa yang aku bicarakan karena kamu terlalu sibuk untuk memandang senyumku setelah sekian lama.

Untuk teman terbaik yang terus menjaga, aku telah merelakan perasaan ini. Perasaan yang aku sendiri tak pernah tau apa aku bisa jujur untuk ini. Aku nyaman bahkan sangat nyaman untuk berada di dekatmu.

Kamu adalah apa yang aku harapkan tentang kedewasaan yang seharusnya membimbingku tapi aku tau, kita tidaklah bisa untuk bersatu, untuk menjadi saling menjaga tanpa alasan apapun. Kita adalah apa yang harus terpisah dengan alasan yang sama menurutku.

Untuk teman yang terus menjagaku sampai saat ini. Terimakasih, untuk setiap semangat yang terus kamu yakinkan, untuk doa yang terus kamu ucap walaupun aku tak pernah tau apa yang kamu minta. Perasaanmu tak pernah salah.

Akupun tau apa yang kamu rasakan dan aku merelakan aku terus kamu pandangi sampai waktu yang tak pernah aku tau entah sampai kapan karena memang hanya itu yang aku bisa lakukan untuk membalas semua kebaikanmu. Untuk kamu yang terus percaya bahwa aku bisa terimaksih. 🙂

4. Bahagianya bersama dirimu

Bahagianya bersama dirimu.. via http://www.youthconnect.in

Aku bahagia sekarang teman, walau tak jarang aku bermasalah dengan hubunganku dengan pria yang sangat aku kagumi tapi itu semua terlihat wajar. Aku mengaku kalah teman, kalah dengan perasaanmu yang begitu kuat untuk terus menjagaku dan aku merelakan untuk aku dijaga oleh pria yang aku kagumi, bukan pria yang aku pikir membuatku sangat nyaman seperti kamu tapi inilah pilihan, hidup yang memang harus aku lakukan.

5. Betapa aku bahagia dengan apa yang aku pilih

lihatlah..betapa aku bahagia dengan apa yang aku pilih via http://www.gitarrenschule-bodensee.de

Sudahlah, aku tak perlu lama-lama untuk meratapi betapa aku tak pernah mau mengakui bahwa kamu teramat baik. Tak jarang pula aku berfikir untuk sekadar mencoba tanpa harus berjanji tentang apapun.

Sudahlah, aku rasa memang harus aku lupakan apa yang aku sebut nyaman saat ini. Aku hanya mencoba menelaah bahwa nyaman yang aku dapatkan darimu adalah nyaman yang berbeda walaupun kamu tau, aku tidaklah jujur untuk itu.

Untuk teman yang berusaha untuk terus menjaga, Terimaksih banyak.