Pertama kau datang aku merasa biasa saja. Namun senyuman mu itu membuat ku percaya ada sesuatu yang tak biasa disini. Getaran di dada berubah begitu drastis. Dari jauh , aku mulai mengakrabi senyuman mu. Suaramu saat bicara dan tawa mu membuat leher ku ingin terus menoleh ke arah mu.

Aku tak tau apakah ini perasaan yang hadir sesaat atau memang ada sesuatu yang tuhan sembunyikan dalam pertemuan ini. Aku inign mengenal mu dan kan ku cari semua tentang mu. Hari ini aku mulai mempertanyakan sebuah pernyataan banyak orang "Cinta Pandangan Pertama" apakah benar adanya ? 

 

1. Aku ingin mengenalmu walau entah sebagai siapa.

entah sebagai siapa

entah sebagai siapa via http://avilianaryasi.blogspot.com

Perkenalan kita yang sekejap adalah awal bagiku untuk bisa membuat alasan singkat agar terus bisa mengobrol dengan mu. Aku ingin mengenal mu entah sebagai siapa. Meski aku tak mampu berbicara banyak padamu,tapi hati ku merasakan lebih dari apa yang aku katakan.

Kau tau , rasa penasaran untuk mengenal mu membawa ku jauh tenggelam pada rasa ku sendiri. Aku sadar aku hanya manusia , salah dalam mengartikan perasaan ini pun mungkin hal biasa. Percaya atau tidak , pernyataan tentang "Cinta Pandangan Pertama" itu mulai terlihat logis dikepala ku. 

2. Kau Mampu Hadirkan Perasaan yang Tak Pernah ku dapat Dari Dia atau Mereka.

Biasa saja atau luar biasa ?

Biasa saja atau luar biasa ? via http://ciricara.com

Bagi mereka mungkin kau terlihat seperti wanita pada biasanya , namun bagiku kau terlihat begitu berbeda. Aku lebih senang menyebutnya dengan "Nyaman". ya , hal itu begitu melekat dihatiku. Baru sekejap ini kita disini , saling berbagi cerita dan tertawa kecil. Namun sepertinya sudah lama aku mengenalmu.

Aku bukan hanya menemukan "kenyamanan" yang biasa , setelah mengenalmu "kenyamanan" itu seperti memiliki tingkatnya sendiri yang telah aku capai. Andai banyak waktu yang bisa kita lewati bersama , aku ingin kau lihat ke sini. kedalam hatiku yang mulai terhiasi dengan namamu.

Bayang mu juga mulai liar bermain dikepala ku. Namun tetap saja aku tak layak untuk berharap kau akan memiliki rasa yang sama dengan ku.

3. Seberapa dalam pun Aku Merasa Tetap saja tak ingin ku Khianati Status Teman.

Mungkin ini terlalu cepat. Tapi mengatakan hal yang jujur dan apa adanya bagiku itu lebih baik. kau adalah seseorang yang ingin aku segerakan jadi bagian dari ceritaku. Walau banyak yang bilang aku hanya terbawa perasaan tapi mereka tak mengerti.

Apa yang aku rasa begitu menusuk jika terus dipendam. Aku pun terus yakin pertemuan yang Tuhan atur pun tak akan ada yang sisa-sia. Akan ada banyak jawaban dari segala pertanyaan ku yang muncul. 

Teman , aku menyukai mu. apakah rasa ini sama ? aku hanya ingin ungkapkan itu. Semoga ini tak merubah apapun dari kita. 

4. Aku dan Kau Tak Akan Jadi Kita

"Friend Zone"

Mungkin itu lebih tepat untuk kau dan aku agar kita bisa tetap dekat dan tak akan pernah ada rasa canggung. Entah seberapa lama lagi aku harus memendam perasaan ini dan entah seberapa lama lagi aku terjebak dalam perasaan yang seperti ini. Aku hanya bisa menghargai apa yang tuhan berikan.

Perasaan cinta kasih nya diturunkan hingga hati manusia seperti ku mampu menyimpan rasa yang seperti ini padamu. perasaan yang jika ku lukiskan , maka akan jadi lukisan terindah. perasaan yang jika ku lagukan akan jadi kumpulan nada yang sempurna.  

5. Ketika Aku menulis ini , Aku Pun Lega dan Berharap untuk Kau Baca.

Ketika Ku menuliskan semua ini , aku merasa lega. semoga tak ada lagi perasaan yang harus ku bawa pulang dengan hati yang lunglai ketika menopangnya. Mungkin akan berbeda jadinya jika aku mengenal mu dulu. Tentang perasaan ku , mungkin cukup ku simpan agar tak salah lagi dan tak merusak kata Teman. #IE