2016 lalu, jagad perfilman nasional dimeriahkan dengan munculnya film Uang Pannaik yang muncul atas kegelisahan sejumlah anak muda kota Makassar terhadap tradisi Uang Pannaik di kota itu. Kehebohannya tidak hanya sampai disitu saja, baru-baru ini, film yang diprakarsai hingga dibintangi oleh artis lokal itu juga meraih penghargaan khusus film produksi daerah terlaris tahun 2017 di IBOMA. Dari film ini, kita bisa lihat jika mempersunting perempuan bugis tak semudah yang dikira.

Namun rupanya, prosesi untuk meminang perempuan bugis bukan hanya itu saja. Untuk kalian yang berniat memiliki pasangan dari suku bugis, ini rangkaian panjang pra nikah yang harus kalian lewati. Simak yuk!

 

1. Cari perempuan bugis pilihanmu

Raisa semakin cantik dengan bodo

Raisa semakin cantik dengan bodo via http://makassarterkini.com

Prosesi paling awal menuju pernikahan di suku bugis adalah memilih perempuan yang akan dipinang untuk dijadikan sebagai istri. dahulu, pernikahan ideal menurut suku bugis adalah pertalian antara kerabat dekat yang biasanya dikenal dengan siala massapposiseng (perkawinan antar sepupu satu kali), siala massappokadua (perkawinan antar sepupu dua kali dan massappokatellu (perkawinan antar sepupu tigakali). Selain itu, pemilihan calon istri juga biasanya didasari atas derajat sosial yang sama di mata masyarakat.

Namun sekarang, syarat perkawinan antara kerabat dan derajat sosial tersebut kini perlahan ditinggalkan dengan semakin majunya zaman. Kini kaangan bawah bisa meminang kaum bangsawan begitu juga sebaliknya

Bagian Ini Paling Penting, Tanpa Calon Kalian Tidak Bisa Berbuat Apa Apa

2. Siapkan teman perempuanmu untuk lakukan penyelidikan kecil (Mabbaja laleng)

siapin teman cewekmu bro !!

siapin teman cewekmu bro !! via https://3.bp.blogspot.com

Mabbaja laleng bisa juga diartikan dengan membuka jalan atau penjajakan. Hal ini biasanya dilakukan oleh seorang perempuan dari pihak laki-laki untuk melihat status si perempuan untuk memastikan apakah si perempuan sebelumnya sudah dipinang atau belum. "penyelidikan" ini juga dilakukan untuk melihat keterampilan rumah tangga si calon istri dan pengetahuan agamanya.

 

3. Jangan lupa cek garis keturunan calonmu

Garis keturunan akan sangat berpengaruh

Garis keturunan akan sangat berpengaruh via http://makassarterkini.com

Ini menjadi penting karena garis keturunan akan sangat menentukan patokan Uang Pannaik. Kaum bangsawan tentu akan meminta Uang Pannaik yang cukup besar begitupun sebaliknya dengan kaum rakyat biasa. Golongan bangsawan biasanya akan bergelar Andi atau Karaeng.

Rumusnya = Garis keturunan calonmu akan berbanding lurus dengan nominal uang pannaik yang harus kamu siapkan

 

4. Kirim rekanmu buat bernegosiasi uang pannaik. Disarankan yang pekerjaannya Diplomat :D (Madduta)

Tingginya uang pannaik

Tingginya uang pannaik via http://instagram.com

Pada prosesi Madduta ini, biasanya pihak laki-laki akan mengirimkan beberapa orang yang dianggap mampu melakukan negosiasi yang baik ke rumah calon mempelai wanita. Hal ini karena, pada prosesi ini semua hal yang prinsipil akan dibahas mulai dari uang pannaik sampai esso atau hari pernikahan akan dihelat.

Uang Pannaik akan dibahas terlebih dahulu karena menjadi hal yang paling prinsip karena berppengaruh dengan diterima atau ditolaknya lamaran. Nominal uang pannaik akan sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan kecantikan perempuan yang akan dipinang. Namun jika temanmu pintar bernegosiasi maka hal ini tentu tidak perlu jadi halangan.

Nilai uang Pannaik sangat bervariasi hingga yang tertinggi bisa mencapai Rp.500 juta

5. Penyerahan uang pannaik (Mappasiarekeng)

Mappasiarekeng

Mappasiarekeng via http://www.beritawajo.com

nominal uang Pannaik, atau uang belanja yang sudah disepakati kemudian dikirim ke mempelai wanita oleh kerabat mempelai laki-laki. Biasanya penyerahan uang pannaik juga akan disertai pemberian passio berupa cincin yang menandakan perjodohan telah dilakukan, penyerahan hadiah-hadiah, kue tradisional dan buah-buahan yang punya makna filosofis

Berkarung-karung beras, gula pasir, satu set perhiasan emas, berhektar-hektar sawah sampai unit rumah adalah hadiah yang lazim dalam prosesi ini

6. Perluas bangunan rumahmu (Mappatettong Sarapo)

Lamming, tempat mempelai duduk menyambut tamu

Lamming, tempat mempelai duduk menyambut tamu via http://1.bp.blogspot.com

Pesta pernikahan yang besar juga akan memakan tempat yang luas maka didirakanlah sarapo atau ruang tambahan yang biasanya menggunakan terpal dan bambu. Sarapo biasanya dijadikan sebagai tempat yang disediakan mempelai perempuan dan laki-laki untuk perempuan yang akan bertugas di bagian makanan serta tempat berdirinya tempat hiburan seperti organ tunggal, kacapi bugis, atau gambus.

 

7. Bersihkan diri dulu sebelum nikah (Mappacci)

Prosesi menyucikan diri

Prosesi menyucikan diri via http://sulawesita.com

Berangkat dari falsafah hal yang baik harus didasari dengan niat yang baik, semalam sebelum hari H, kedua mempelai di kediaman masing-masing akan dibersihkan terlebih dahulu batinnya dengan menggunakan daun pacar (lawsania alba). Pacci sendiri dalam bahasa bugis berarti bersih. Mappacci dilakukan dengan cara menempelkan daun pacar ke tangan mempelai dan dibacakan doa-doa.

 

8. Ada yang udah niat banget tapi gagal di Uang Pannaik ? Banyak !

Salah satu kasus gagal nikah karena uang pannaik

Salah satu kasus gagal nikah karena uang pannaik via http://makassar.tribunnews.com

Nah, Kejadian ini udah banyak terjadi. Nilai Uang Pannaik yang sangat tinggi terkadang menjadi faktor gagalnya seorang laki-laki meminang pujaan hatinya. Uang Pannaik awalnya merupakan permintaan sejumlah uang dari pihak perempuan untuk melihat kesungguhan pihak laki-laki. Namun, belakangan dijadikan sebagai patokan gengsi dan martabat keluarga terlebih yang berasal dari kaum bangsawan.

Namun saat ini, ada juga kalangan yang sudah membebaskan diri dari tradisi nominal Uang Pannaik yang sangat tinggi untuk mempermudah pihak laki-laki