Cinta itu misterius tapi begitu lucu, sehingga terkadang kita bisa tertawa dalam tangis atau menangis dalam tawa. AKU CINTA KAMU! Tiga kata yang ingin ku ucap kala bertemu denganmu, dan pada akhirnya hanya berakhir di bibir tanpa pernah terucap dan saat itu aku benar-benar ingin tertawa sekaligus menangis.

Menertawakan diriku yang terlalu cemen untuk jujur dan menangisinya karena mungkin sedang ada perempuan lain yang juga mengusahakanmu.

Pada akhirnya semua itu terucap lewat tulisan, sungguh aku akan malu sekali jika kamu tahu dan membaca ini, tapi aku juga berharap untuk itu. Tanpa harus lelah ku berkata di depanmu, lewat tulisan ini sudah terwakili.

1. Seperti pepatah yang pernah ku baca, kita bisa berencana menikahi siapapun tapi sayangnya kita tidak bisa merencanakan kepada siapa cinta ini akan bersandar.

Menikah itu nasib tapi mencintai itu takdir via http://blogspot.com

Andaikan cinta bisa direncanakan, mungkin aku akan memilih untuk jatuh cinta kepada Niall Horan atau Zayn Malik, atau mungkin juga kepada Lee Seung Gi, tapi sayangnya ku tak bisa. Jatuh cinta kepada seseorang adalah takdir, sekuat apapun kita menghindari takkan mungkin bisa, atau sebaliknya sekuat apapun kita berusaha tapi kalau bukan takdir juga apa mau di kata.

Mencintai seseorang adalah hal terindah tapi sayang sebagai perempuan terkadang sulit untuk mengatakan itu langsung kepadamu. Hanya bisa memendam dan terus dipendam, sampai tiba waktu harus membayar ketakutan kita untuk jujur padamu, dengan kecemburuan dan kecemburuan.

Kecemburuan atas bedanya sikapmu. Kamu sungguh tidak tahu, pura-pura tidak tahu atau bahkan tidak mau tahu, kalau ada gadis yang merintih ingin bersanding denganmu dan menjadi bagian kisah cintamu.

2. Aku selalu percaya cinta punya jalannya sendiri untuk menyatukan insan yang sedang dilandanya, entah hanya sebagai teman seperti sekarang, atau sesuatu yang lain yang aku masih belum tahu.

Advertisement

Jalan menuju cinta sejati via http://wordpress.com

Seperti apa jalan cinta kita, mungkin perlu ditanyakan pada rumput yang bergoyang, atau pada ilalang yang menangis? I don't know and still never know. Menikmati hari dengan terus berimajinasi tentangmu sungguh hal yang luar biasa, luar biasa hingga aku lupa bahwa tak sedetikpun kamu takkan melakukan hal seperti itu padaku.

"hmm kira-kira dia mikirin aku gak sih?

Seperti itu terus dan masih akan seperti itu, pertanyaan yang berulang-ulang aku tanyakan pada tembok, cermin, dan guling yang selalu aku peluk setiap malam. Ah sudahlah, kamu terlalu sibuk untuk memikirkan seseorang tak berarti seperti diriku ini, lingkunganmu, duniamu, dan teman-temanmu sungguh jauh dan jauh sekali dari kehidupanku, kita berbeda tapi masa iya gak mungkin bersama? 🙂

3. Cinta tak pernah memaksa untuk terbalas, untuk selalu memiliki, tapi adalah sesuatu yang indah saat hanya bisa sekedar mengagumi dan bisa jatuh cinta kepada seseorang.

Mengagumimu lebih dari indah via http://google.com

Mungkin tak terbalas, mungkin tak bisa memiliki, tapi cinta tetap memiliki sisi terindah untuk selalu dikenang, dan untuk selalu dinikmati. Apakah aku akan kecewa karena cinta tak terbalas? jawabku tidak, karena mencintai seseorang adalah takdir yang merupakan bagian dari skenario hidupku, walaupun pada akhirnya mungkin akan bersanding dengan yang lain.

Mungkin engkau akan bertanya, lantas apa maumu? Dan kujawab, tak ada. Karena bisa mencintaimu saja adalah kebahagiaan tiada tara, selebihnya aku hanya berharap yang terbaik buat dirimu. Pernah sesekali aku ingin protes pada Tuhan, mengapa hanya aku yang jatuh cinta padamu? Mengapa tidak memberikan rasa yang sama juga padamu untukku?

4. Dan saat itu juga aku sadar jatuh cinta adalah nikmat dan mengapa aku harus mengingkarinya, karena bukan kesalahanmu juga.

Jatuh cinta itu nikmat lho via http://blogspot.com

"Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?"

Penggalan terjemahan surat Ar-Rahman berikut menunjukkan bahwa Tuhan telah memberi banyak nikmat kepada hambaNya, salah satu dengan mencintai hamba yang lain.

"Cuma mencintai gitu, tanpa dicintai?" ahh sudahlah.

Sedih memang, tapi apakah cinta harus dipaksa? Tidak jugakan? Karena terlalu indah untuk selalu dipaksakan, menerimanya dengan ikhlas dan tanpa mengharap balasannya, pasti lebih melegakan hati, daripada terus memaksa seseorang untuk mencintaimu kembali, padahal dia sama sekali tidak mempunyai rasa.

5. Dan pada akhirnya, sepertiga malam adalah cara terbaik mengupayakanmu.

Sujud cinta untuk mu via http://blogspot.com

Dari segala upaya untuk mendapatkanmu, adalah dengan mendekati pemilik hatimu. Memantaskan diri menjadi perempuan yang lebih baik lagi dan lagi.

Jika aku sudah memintamu pada si empunya hati, penguasa hatiku, hatimu dan semesta, ku rayu Dia dalam sujud di sepertiga malamku, ku taati segala perintah Nya, dan ku jauhi semua larangan Nya, tentu menginginkan cintamu saja pasti bukan hal yang susah bagi Nya. Dan apapun hasilnya nanti mencintaimu tetap yang terbaik.