Hai, masa laluku. Masih kah kau ingat denganku? Seseorang yang selalu kau nantikan kabarnya setiap hari di layar ponselmu dulu. Seseorang yang sering kau ingatkan jika ia ceroboh. Seseorang yang selalu kau nasihati jika ia berbuat salah. Oh, ternyata kau lupa. Tak apa, itu wajar. Sebab sudah 2 tahun lamanya semua hal itu berlalu. Untuk itu, izinkan aku di sini untuk memperkenalkan diriku lagi. Mengingatkan sosokku padamu. 

 

1. Aku adalah orang yang kau khawatirkan setiap harinya

waiting your reply

waiting your reply via http://thelovewhisperer.me

Dia : Kamu dimana? udah pulang? jangan ujan-ujanan nanti sakit. Awas ya kalo ketauan main ujan-ujanan

Aku : Yah, udah terlanjur keujanan hehe

Dia : Tuh kan, dikasih tau susah banget. Nanti kalo sakit gimana

Aku : Minum obat :D

Dia : Mulai ngeyel kan dikasih tau, terserah kamu deh

 

Bagaimana aku bisa dengan mudah melupakanmu? Pikiranku terus melayangkan tentangmu. Tentang kisah kita dulu. Tentang kata-kata indah yang sering kau ucapkan padaku di setiap pagi dan malamku. Tentang kekhawatiranmu yang sering kau utarakan padaku. Dan membuatku enggan untuk menghapus semua message darimu. Menurutku, semua kalimat kekhawatiran dirimu adalah hal yang "sweet" bagiku. Aku biarkan itu semua tersimpan rapi di dalam inbox ku.Supaya jika aku merindukanmu, aku bisa membacanya berulang kali sambil aku senyum-senyum sendiri. 

"Jangan pulang kemaleman, jangan begadang, dan jangan main ujan-ujanan !"

2. Aku yang masih dengan jelas mengingat semua sifat baik dan burukmu

Mengenalmu begitu dekat, bagaimana bisa aku tidak mengetahui sifat sifat, perilaku, dan semua tingkahmu? Sejujurnya, tidak jarang aku sangat kesal dengan sifat burukmu itu. Tingkahmu yang kekanakkan dan egomu yang sangat tinggi. Namun, apa mau di kata. Manusia bukanlah makhluk yang sempurna. Layaknya dirimu, akupun mempunyai banyak kekurangan dengan segala macam sifat burukku. Kulapangkan dadaku untuk menerima apa adanya dirimu. 

3. Aku adalah orang yang paling cemburu denganmu

cemburu

cemburu via http://tumblr.com

Kuakui, dulu aku memang egois. Sangat egois. Tidak jarang aku sering ngambek karena sesuatu hal kecil. Menurutmu, mungkin hal itu adalah hal yang tidak penting untuk diperdebatkan. Namun, bagiku ini adalah hal yang serius. Di sosial mediamu, sering aku jumpai kamu begitu akrab dengan teman wanitamu. Kau bilang itu hanya teman. Tapi apakah kamu lupa bahwa dulu kita juga berawal dari teman? 

Hey wake up dude!

4. Aku orang yang selalu mendo'akanmu

do'a wanita shalihah

do'a wanita shalihah via http://sholawat.co

Tidak bosan bosannya aku mengucap namamu di setiap do'aku. Di setiap harapanku selalu terselip namamu. Aku selalu berdoa agar kau selalu dilancarkan dalam urusan dunia dan akhiratmu. 

5. Dan aku adalah orang yang selalu merindukanmu

Untuk urusan rindu tentu aku lah yang paling sering kena candu. Entah apa yang membuatku selalu ingin terus bersamamu. Mungkin ini yang namanya cinta? Ah, bullshit. Padahal, tidak satupun ada hal menarik atau istimewa dari dirimu. Bahkan sering sekali pergi meninggalkanku hilang tanpa kabar. Tapi kenapa aku terus merindukanmu? Bahkan sampai sekarang, sampai saat ini, sampai detik ini. Mungkin ada sesuatu yang salah dalam diriku.

6. Tapi, kau terus menghilang tanpa kabar

Setitik pun aku tak tau tentang dirimu saat ini. Jujur, ada sesuatu hal yang sebenarnya belum selesai antara kamu dan aku. Kau tidak bisa memutuskan sepihak dan pergi begitu saja dari diriku. Bukankah dulu kamu sering bilang "Semua yang diawali dengan baik harus juga diakhiri dengan baik" tapi sekarang siapa yang mengakhirinya dengan tidak baik? Siapa yang akhirnya pergi menghilang entah kemana tanpa memberi tahu apapun? Ya. Mungkin bagimu, semua ini sudah sangat basi untuk dibahas lagi. Oke, baiklah karena dulu kau yang sering mengalah. Sekarang biarlah aku yang mengalah untukmu. 

Maafkan aku jika aku mengungkit masa lalu kita. Sedikit pun tidak ada maksud untuk mengusik hidupmu lagi. Jika memang menurutmu menghilang pergi dariku adalah yang terbaik, maka silahkan lakukan. Aku hanya ingin mengingatmu hari ini saja, malam ini saja, jam ini saja, detik ini saja. Selamat menemukan kebahagiaanmu di luar sana. Janganlah kau menjadi seseorang yang menyimpan sejuta rindu dan harapan seperti aku. Cukup aku yang melakukannya. Aku do'akan Semoga kamu selalu bahagia. 

 

Salam,

Wanita yang terus merindukanmu