Kecerdasan adalah suatu hal yang patut dibanggakan oleh siapa saja yang memilikinya. Sebab, memiliki sebuah kecerdasan menjadi sebuah keunggulan tersendiri dan bahkan bisa menjadi daya tarik yang cukup unik di mata lawan jenis.

Oleh karena itu, banyak orang yang ingin jadi cerdas. Banyak wanita yang ingin menjadi cerdas sehingga dapat menarik perhatian pria, sehingga pria merasa terkesan dan kagum dengan kecerdasannya. Mereka berjuang keras untuk dapat jadi lebih pintar, berwawasan luas, dan sebagainya.

Namun seiring berjalannya waktu, beberapa wanita yang sudah menjadi lebih cerdas, malah susah untuk menemukan pasangan hidup. Mereka, para wanita cerdas ini seakan nggak cukup beruntung di dunia percintaannya. Mengapa para wanita cerdas ini susah mendapatkan pasangan hidup?

1. Wanita Cerdas Terbiasa Mandiri

Sebagian wanita cerdas, juga memiliki kepribadian yang mandiri. Mereka terbiasa melakukan segala sesuatunya sendiri, mengatur segala hal sendiri, menentukan banyak hal secara pribadi. Hal ini membuat mereka merasa cukup sendirian saja dalam menjalani hidup. Mereka merasa sudah nggak butuh lagi pasangan untuk menghabiskan hidup bersama. Para wanita cerdas ini sudah nyaman dengan jalan mereka sendiri dalam melakukan hidupnya. Ketika ada seseorang masuk dalam kehidupannya, mereka takut orang tersebut dapat mengacaukan segala sesuatu yang telah diatur sebelumnya. Bahkan, mereka takut hidupnya nanti akan dikendalikan oleh orang lain. Begitu rumitnya dunia hanya karna sebuah rasa cinta.

2. ‘ Punya pasangan cerdas itu seperti memiliki serigala piaraan. ‘

Wanita cerdas via http://www.fedhealth.co.za

Bagi pria kebanyakan, tampaknya punya pacar cerdas bisa diibaratkan seperti memiliki serigala sebagai hewan peliharaan. Keren dalam teori tapi tidak untuk kehidupan nyata, bukan itu yang diharapkan.

Advertisement

Setidaknya itulah kesimpulan dari sebuah penelitian berbaru. Studi ini bukan meneliti serigala, melainkan mencari wanita cerdas untuk dikencani. Para pria mungkin mengidamkan wanita intelek sebagai pacar atau pasangan hidup, tapi sebagian besar dari mereka rupanya terintimidasi dengan perempuan yang lebih pintar dari mereka saat berkencan.

Dikutip dari medicaldaily.com, alasan seorang pria lebih memilih wanita cerdas memang masuk akal. Perempuan pilihan mereka akan lebih mampu menjaga anak-anak dan pasangannya, bahkan menurunkan gen cerdas untuk keturunan.

Namun, baru-baru ini tim peneliti dari University of Buffalo, California Lutheran University, dan University of Texas menemukan bahwa banyak keuntungan biologis, kebanyakan laki-laki lebih suka tidak berkencan dengan wanita yang lebih pintar dari mereka. Pria modern dewasa ini malah lebih nyaman memiliki pasangan yang bodoh dalam hal karier, setidaknya wanita ini bisa mengikuti segala perintah pria dalam berumah tangga kelak.

Secara keseluruhan, studi menyimpulkan bahwa untuk beberapa orang, kecerdasan superior hanya merupakan sifat yang menarik dalam teori. Ketika laki-laki benar-benar bertemu wanita yang lebih pintar dari mereka, sifat ini memang satu kali membuat tertarik lantas lebih mematahkan semangat.

3. Wanita Cerdas Nggak Mau Menjalin Hubungan dengan Orang yang Salah

Benar, semua orang nggak ingin kok menjalani hubungan dengan orang yang salah. Semua orang ingin bertemu dengan seseorang yang tepat sehingga nggak perlu menjalani kepahitan sakit hati, dan sebagainya. Namun, untuk menemukan orang yang tepat itu, butuh petualangan bukan? Kamu harus menyelami kehidupan asmara untuk tahu apa yang kamu inginkan dalam percintaan, kamu harus mengalami kesedihan dan kekecewaan agar bisa jadi lebih dewasa, kamu harus merasakan patah hati agar bisa belajar menghindari orang yang salah itu.

Bagi mereka, lebih baik sendiri daripada menghabiskan waktu dengan orang yang salah. Mereka tahu ada hal yang lebih baik daripada hidup dengan ketakutan karena menjalin hubungan dengan orang yang salah. Tak peduli bagaimana pandangan orang mengenai status yang entah kenapa sampai sekarang masih sendiri saja.

Sementara wanita cerdas, nggak ingin menghabiskan waktunya untuk melakukan petualangan itu. Mereka nggak ingin membuang waktu dengan menjalani asmara dengan orang yang “belum tepat”. Mereka lebih suka menunggu pria yang tepat datang. Lama-nggaknya single karena menunggu pria yang tepat, itu bukanlah masalah bagi mereka. Hal terpenting, mereka nggak perlu merasakan jatuh-bangun yang menguras emosi.

Namun hasil ini tidak bisa dipukulratakan bahwa semua pria merasa terancam oleh wanita yang lebih pintar. Para peneliti juga menyarankan bahwa bahasa tubuh lebih berperan daripada bagaimana mereka berkomunikasi dan mungkin indikator terbaik sebagai daya tarik wanita.

4. Wanita Cerdas Punya Prioritas Lain daripada Cinta

Prioritas berbeda via http://www.theeighty8.com

Terkadang, wanita cerdas bukannya nggak ingin mencari jodoh, tetapi fokus hidup mereka nggak mengarah ke percintaan. Mereka memiliki hal yang lebih penting untuk diurus dan dirawat, seperti karier, pendidikan, keluarga, atau persahabatannya. Karena nggak bisa membagi perhatiannya pada kehidupan asmara, hasilnya mereka nggak cukup beruntung untuk bisa menikmati asmara yang menyenangkan. Mereka akan susah bertemu pasangan hidup karena nggak pernah berusaha untuk menemukannya.

Ketika mereka berkata untuk sementara lebih pilih sendiri, mereka benar – benar serius pada keputusannya.

Mereka mampu untuk membagi ruang dalam hidupnya untuk tinggal bersama dengan seseorang suatu hari nanti. Meski sebenarnya dengan sendiri pun mereka juga merasa bahagia.

5. Mereka terlalu asik mengejar apa yang disukai.

Asik mengejar yang disukai via http://gainesvillescene.com

Mereka sibuk. Sibuk mengejar hal-hal yang mereka sukai, dan mereka tak selalu memiliki waktu untuk berkencan dengan teratur. Padahal berkencan adalah salah satu hal utama untuk menemukan pasangan yang tepat.

Konsep cinta bagi mereka bukanlah hubungan antar dua orang yang penuh kasih sayang seperti di film-film drama. Apa yang mereka cari adalah pasangan yang setuju dan mau untuk menjalani hubungan jangka panjang dengan berbagai pandangan yang jelas menatap masa depan.

Mereka tahu bahwa cinta yang menye-menye hanyalah efek hormon dan akan hilang dalam sesaat. Mereka mengerti bahwa cinta sejati akan memberikan keintiman yang berbeda serta tak akan membuat mereka jatuh cinta dengan begitu mudahnya.

Sudah jelas bahwa mereka tak akan menaruh harapan pada semua laki-laki, dan juga mereka tak akan mengambil resiko dengan mempertaruhkan segala kehidupan yang telah dibangunnya dengan susah payah. Mereka akan mengevaluasi dan menentukan apakah hubungan ini pantas untuk diambil dan dipertaruhkan.

Jadi, para wanita cerdas yang membaca ini, cobalah sedikit membagi waktu kalian untuk kehidupan percintaan ya? Rileks lah sedikit dan nikmati jatuh-bangun kehidupan asmara yang sebenarnya bisa membangun kepribadianmu juga, oke?