Gempa sebenarnya merupakan kejadian alam yang berlangsung terus-menerus (bahkan ketika kamu sedang membaca tulisan ini).

Namun, kita baru bisa merasakan getarannya jika gempa tersebut terjadi di dekat permukaan bumi.

Menurut para ahli, semua tempat berpotensi mengalami gempa. Tapi ada daerah-daerah tertentu yang mengalami gempa lebih sering.

Di Indonesia sendiri terdapat 13 wilayah rawan gempa, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Papua.

Gempa yang terjadi di dekat permukaan bisa menyebabkan kerusakan bangunan hingga korban jiwa.

Beruntungnya, gempa yang bisa menyebabkan bencana alam ini biasanya memiliki tanda-tanda khusus yang muncul secara alami.

Kamu yang sekarang sedang berada di daerah rawan gempa sebaiknya mengetahui beberapa tanda-tanda alam ini supaya bisa waspada jika sewaktu-waktu gempa tersebut akan terjadi.

 

1. Munculnya awan gempa

Awan gempa

Awan gempa via http://blogspot.com

Awan ini posisinya tegak atau berdiri, bentuknya seperti angin tornado, pohon atau batang.

Awan yang bentuknya aneh ini terbentuk karena beberapa faktor, yang salah satunya adalah karena adanya gelombang elektromagnetis yang muncul akibat adanya patahan ataupun pergeseran lempeng bumi pemicu gempa berkekuatan hebat dari dasar bumi.

Gelombang elektromagnetis itu kemudian 'menghisap' daya listrik di awan, sehingga terbentuklah awan yang seolah-olah berdiri.

Namun, terkadang munculnya awan ini bukan karena gelombang elektromagnetis, melainkan karena pengaruh angin dan lain sebagainya. Jadi meskipun sudah ada awan ini, belum bsa dipastikan bahwa daerah kamu akan mengalami gempa.

2. Beberapa alat elektronik kamu mungkin mengalami gangguan yang aneh

Perhatikan suara televisi kamu

Perhatikan suara televisi kamu via https://balitakami.com

Awan gempa biasanya muncul seminggu sebelum terjadinya gempa.

Untuk memastikan apakah awan yang kamu lihat tersebut adalah benar-benar awan gempa atau bukan, kamu bisa mulai waspada terhadap beberapa gangguan pada alat elektronik di tempat tinggal mu.

Gangguan ini bisa seperti ada suara ‘brebet-brebet’ pada televisi, lampu mesin fax yang berkedip terus-menerus meskipun sedang tidak transmisi data, serta lampu neon yang tetap menyala (remang-remang) meskipun sudah dimatikan.

Kalau gangguan tersebut sudah muncul, maka berarti kemungkinan besar memang sedang ada gelombang elektromagnetik kuat di daerah kamu.

3. Hewan di sekitar tempat tinggalmu berkelakukan aneh, menghilang ataupun gelisah

Hewan di sekitar yang bertingkah aneh

Hewan di sekitar yang bertingkah aneh via http://pad1.whstatic.com

Kalau kamu mempunyai peliharaan atau banyak hewan di sekitar tempat tinggalmu, maka kamu perlu waspada jika sewaktu-waktu kelakuan hewan-hewan tersebut berubah.

Kebanyakan hewan bisa merasakan gelombang elektromagnetik yang kuat. Oleh karena itu hewan-hewan tersebut biasanya akan menghilang dan menyelamatkan diri terlebih dahulu sebelum gempa terjadi.

4. Munculnya cahaya gempa

Cahaya gempa

Cahaya gempa via http://pad1.whstatic.com

Cahaya gempa ini meskipun sangat jarang muncul bisa jadi merupakan tanda bahwa akan terjadi gempa yang cukup besar.

Cahaya ini hanya sekilas saja munculnya, dan biasanya kebanyakan orang akan menghubungkan kejadian ini dengan UFO ataupun Alien.

Jadi, kalau kamu mendengar adanya kabar mengenai cahaya aneh yang muncul di daerah kamu, maka sebaiknya kamu waspada terhadap gempa yang kemungkinan akan terjadi.

5. Gempa kecil yang merupakan tanda akan adanya gempa yang lebih besar

Waspada gempa kecil

Waspada gempa kecil via http://cdn-2.tstatic.net

Selain tanda-tanda alam di atas, ternyata gempa itu sendiri merupakan tandanya.

Gempa yang menjadi tanda ini biasanya merupakan gempa kecil dan berlangsung singkat.

Jadi kalau di daerah kamu terjadi gempa kecil dan singkat, kamu sebaiknya ke luar dan menunggu beberapa saat untuk menghindari gempa susulan yang biasanya lebih besar.