sahabat/sa·ha·bat/ n kawan; teman; handai: ia mengundang -- lamanya untuk makan bersama-sama di restoran;

-- dekat sahabat karib;
-- karib sahabat yang sangat erat (baik); teman yang akrab: dia adalah -- karib kakakku;
-- kental sahabat karib;

 

Kita, terkadang salah mengartikan arti sahabat. Sahabat bukan lah teman yang hadir ketika kita sedang berduka, juga bukan teman yang hadir ketika kita sedang gembira saja. Sahabat, adalah orang dimana dia selalu hadir ketika kita berada dalam keadaan apapun. Senang, sedih, bingung, kalut, bahagia, jatuh cinta dan lain-lainnya.

Hadirnya tak harus ada secara fisik, tak harus bertemu  saat itu juga. Seorang sahabat selalu ada di dalam doa, dan  di dalam hati. Mereka akan selalu mengerti, mengingat dan tau akan keberadaan kita. Mereka akan memberi waktu kita untuk sendiri dan tahu kapan waktu yang tepat untuk berbagi.

Nah, coba kamu lihat sahabatmu yang sekarang, apakah mereka sudah menjadi “sahabat” betulan atau ternyata, faktanya kalian tak se dekat itu alias cuma teman biasa?

Mungkin saja kamu terkecoh, dengan tipe teman  di  bawah ini. Kalo iya, mereka sih kayaknya cuma teman aja ya..

1. Teman Seperjuangan

Pas ujian, aku jadi temanmu ya? via https://pattyvell.wordpress.com

Teman dengan tipe ini sebenernya yang paling sering mengecohkan kita akan arti sahabat.Maka mungkin mereka-mereka ini kita sebut sebagai “sahabat” kilat saja. Kenapa kilat? Karena mereka dekat bahkan bisa dibilang dekat sekali dengan kita dalam periode dan situasi tertentu saja. Contoh :

Ketika kamu lagi masa-masa ujian di sekolah, tiba-tiba ada segelintir teman mu yang jadi sangat dekat bahkan akrab denganmu. Kalian belajar bersama, ke perpustakaan bersama, ke kantin bersama, bahkan mereka rela menginap dirumah mu semasa-masa ujian tersebut.

Kamu sudah menganggapnya seperti sahabat. Namun, ketika selepas ujian mereka ternyata kembali ke dunia nya dan sudah jarang menghubungimu dan sibuk dengan urusannya.

Advertisement

Hm, jangan mengartikan persahabatan kalian sedang tak sedekat dulu ya, karena itu artinya mereka memang hanya teman seperjuangan.

Ada perlu aku dekat kamu, urusan selesai aku meninggalkanmu

2. Teman Tapi Posesif

Masih banyak kok yang mau jadi sahabatmu via https://www.theodysseyonline.com

Ini yang sebenarnya harus kamu tanyakan ke dalam hatimu sendiri. Kamu punya teman, tapi segala jadwalmu di atur, misalkan :

Setiap weekend kita harus kumpul di rumah si A ya, abis itu malemnya kita kumpul-kumpul, kalau gak dateng lo bukan sahabat gue lagi

Helo, kamu juga pastinya punya kehidupan ya? Kenapa mau sih di atur seperti itu?

Sahabat itu seharusnya mengerti. Kita bisa merasakan ada di posisi sahabat kita, begitupun sebaliknya.

Kalau mereka terlalu posesif bahkan sampai kamu sulit atau merasa tidak enak serta takut menolak ajakannya, itu sih bukan sahabat. Cari aja sahabat yang lain lah!

3. Teman Sepertraktiran

Hari ini gue yang traktir! via http://muncheedaily.com

Ini sama halnya kaya teman seperjuangan, Cuma uniknya teman yang kamu anggap sahabat ini cuma hadir dikala kamu ingin nongkrong-nongkrong, happy-happy dan kalau ada jika ada kata “gue yang traktir”. Hm… sahabat apanya ini mah?

Ada uang abang sayang, gak ada uang abang ditendang gitu ya?

Sedih amat….

4. Teman Tapi Lupa

Ok, aku dilupain via https://www.youtube.com

Look at your pals, are they remember you when they’re happy? Remember you when they’re feel sad?

Lihat deh teman-teman mu, kalau kalian memang senang, sedih, susah dirasakan bersama, dihadapi bersama, ya.. kalian benar sahabat.

Tapi jika mereka senang dan lupa akanmu, mereka sedih lupa juga menyertakanmu, kamu mungkin harus bertanya, dalam hatimu :

apakah kita sedekat itu?

5. Teman Tapi Cinta

Ciee, dari temen jadi demen via https://www.entrepreneur.com

Cinta sebenarnya hal yang tidak bisa dipersalahkan. Jika kamu sudah berteman lama, dan menganggapnya sahabat, tapi ternyata kalian saling memiliki perasaan yang berbeda dan lebih dari sekedar teman biasa, nah.. love change you kayaknya ya..

Memang cinta yang paling nyaman adalah cinta dengan seseorang yang sudah dekat dan mengerti kita, karena.. ya sudah, sudah tidak perlu repot-repot pendekatan lagi, merasa canggung lagi, malu-malu lagi.

She/he is my girl/boyfriend in the real meaning.

Congratulation! Kayaknya cocok deh buat kalian dengerin lagunya Jason Mraz & Colbie Caillat yang berjudul Lucky. Hhi

Gimana, jadi mereka hanya sekedar teman atau benar-benar sahabatmu nih?

Semoga sih mereka akan menjadi sahabatmu yang sesungguhnya ya.. Karena betapa indahnya kalau kita memiliki sahabat. Sahabat itu gak perlu banyak kok, yang penting intimate.

Bertemanlah dengan semua orang, namun bersahabatlah dengan orang-orang yang kamu percaya ya..

Selamat bersahabaaaat 🙂