Bosan? Sepertinya kata tersebut bakalan jauh dari kota ini. Yogyakarta, sebuah kota di Nusantara yang penuh dengan kenangan dan pembuat kenangan baru. Liburan di kota ini bisa bermacam-macam. Wisata museum, budaya & kesenian, alam, belanja sampai wisata kuliner. Kota yang semakin maju ini, semakin populer dan sepertinya memiliki magnet tersendiri untuk menarik wisatawan kembali lagi dan lagi ke kota ini.

Berapa hari idealnya berlibur di kota ini? Hmm..., sepertinya akan berbeda-beda. Tapi, kalaupun kamu hanya punya waktu di weekend, Yogyakarta bisa jadi kota yang manis untuk akhir pekanmu. 

1. Kalibiru: Kulon Progo

"Pengen foto di rumah pohon.." Kalimat pertama yang saya ucapkan waktu memutuskan untuk berlibur ke Yogyakarta. Jarak dari Yogyakarta ke Kalibiru 37.2km atau memerlukan waktu sekitar 1 jam 30 menit. Kendaraan yang bisa masuk setelah memasuki wilayah ini adalah selain bus atau truk. Jadi, kalaupun kamu memakai mobil ukuran kecil tidak masalah. Tapi kalau kurang pede, ada penyewaan mobil jeep yang akan membawa kamu ke lokasi.

Untuk kamu yang suka bergaya di depan kamera, tempat ini adalah surganya. Banyak spot keren yang dapat diabadikan dalam bidikan kamera. Terkenal dengan rumah pohonnya, kamu harus rela antri 1-3 jam. Tapi semuanya terbayar dengan hasil jepretan yang keren. Ada banyak lokasi yang dijadikan tempat favorit antara lain rumah pohon, rumah bundar, rumah kotak, rumah love. Tenang saja, kalau kamu nggak bawa kamera yang cukup memadai, ada petugas foto yang sudah siap untuk mengambil setiap gaya kamu.

2. Museum Batik

Museum Batik adalah tempat paling favorit. Sebuah tempat yang menyimpan semua informasi tentang Batik. Mbak Winda, petugas yang memandu saya waktu itu berhasil membuat saya penasaran untuk mengetahui tentang batik lebih jauh. Koleksi yang dimiliki cukup lengkap, mulai dari batik itu sendiri, alat-alat dan bahan yang digunakan sejak pertama. Selain kunjungan untuk mengetahui sejarah batik, ada juga kelas workshop jika kita ingin belajar dasar-dasar membatik. Jangan khawatir, hasil batik tersebut boleh kita bawa pulang sebagai kenang-kenangan. 

3. Malioboro

Advertisement

Jalan Malioboro via http://google.com

Tempat yang sudah tidak asing lagi adalah Malioboro. Dari generasi ke generasi tempat ini akan menjadi salah satu tujuan wisata. Belum banyak yang berubah dari Malioboro, menjadi lautan manusia saat malam menjelang. Semua yang kamu cari bisa jadi ada disini, mungkin termasuk mencari jodoh! Pernah ada yang bilang:  

“Sekarang itu Malioboro udah nggak asik!”

Tapi bagi saya, Malioboro itu Yogyakarta banget. Tempat yang tidak di sulap menjadi identitas lain. 

4. Alun-Alun Kidul

Dua Pohon Fenomenal via http://www.kristinaritonang.com

Pernah dengar cerita 2 pohon dikanan dan kiri, Jika sesorang yang berhasil melewatinya berarti hatinya bersih? Nah letak kedua pohon itu ada di alun-alun kidul. Tidak hanya siang hari, tapi malam haripun alun-alun ini penuh dengan pengunjung yang ingin mencoba melakukannya. The old story.

Kalau malam hari, suasana alun-alun semakin ramai dengan berbagai mobil yang dihiasi lampu-lampu sehingga terlihat lebih indah dan menarik. Mobil ini dijalankan dengan cara di goes layaknya sepeda, selain seru mengendarai mobil ini juga cukup melelahkan. Harus coba karena di Ibukota nggak ada yang seperti ini.

5. Museum Benteng Vredeberg

Museum Benteng Vredeberg adalah sebuah benteng yang terletak di depan Gedung Agung dan Keraton Kesultanan Yogyakarta. Sekarang benteng ini menjadi sebuah museum. Di sejumlah bangunan di dalam benteng ini terdapat diorama mengenai sejatah Indonesia.Terdiri dari 4 diorama dengan penjelasan yang berbeda-beda. Sayangnya tidak ada guide yang menjelaskan tentang museum ini, jadi agak sulit untuk mengerti tentang isi dari museum ini.