Bagi seseorang yang belum mendapatkan pasangan, pasti sedang mencari, menunggu atau menanti kapan jodoh itu datang. Ada rasa kekhawatiran dan rasa penasaran pada diri seseorang yang sedang menantikan jodohnya; siapa kah dia? Seperti apa dia? Bagaimana keluarganya?

Rasa penasaran pada diri seseorang yang menantikan jodohnya adalah suatu hal yang wajar; berbeda dengan seseorang yang memang sudah memiliki pasangan, yang memiliki banyak angan–angan dan mimpi bersama pasangannya.

Untuk kamu yang sedang menantikan jodohmu, agar penantianmu berkualitas ketahuilah beberapa hal berikut:

 

1. Bagaimana kamu bisa bahagiakan dia, kalau dirimu sendiri saja tidak bahagia?

Sebelum kamu mencari jodoh yang tepat, bahagiakanlah dirimu sendiri!

Dirimulah yang lebih penting sebelum kamu datang kepada seseorang. Bagaimana bisa kamu membahagiakan orang lain jika kamu sendiri saja belum bahagia? Lakukan hal – hal yang belum pernah kamu lakukan, dapatkan sesuatu yang belum pernah kamu dapatkan. Capai semua cita dan mimpimu. Pasti banyak hal yang belum kamu lakukan untuk dirimu sendiri, bukan?

2. Setelah bahagiakan diri sendiri, jangan lupa buat bangga kedua orangtuamu, ya!

Membahagiakan Orang Tua

Membahagiakan Orang Tua via http://www.marliwilliams.com

Setelah kamu bisa membuat dirimu bahagia, jangan lupa juga membuat ayah dan ibumu bahagia.

Buat mereka tersenyum (bahkan sampai menangis) karena bangga memiliki anak seperti kamu. Jika saat ini kamu sedang melanjutkan pendidikanmu, selesaikan dulu dengan baik. Fokuslah pada setiap tujuanmu agar bisa menyelesaikan pendidikanmu tepat waktu.

Mungkin kamu tidak akan pernah bisa membayar semua hutangmu kepada orangtuamu, tetapi membuat mereka bangga dengan hasil terbaik yang kamu dapatkan itu bisa sedikit membayar hutang kamu kepada mereka.

3. Jodoh adalah cerminan diri; memperbaiki dan memantaskan dirilah untuk jodoh yang akan lari

Jodoh Cerminan Diri

Jodoh Cerminan Diri via http://duniajilbab.tumblr.com

Akan selalu ada laki–laki yang baik–baik untuk wanita yang terus berusaha memperbaiki dirinya. Juga akan selalu ada, wanita yang baik–baik untuk laki– laki yang selalu berusaha memperbaiki dirinya. – Tere Liye

Memperbaiki diri adalah hal selanjutnya yang bisa dilakukan dalam penantian jodoh kamu. Ingat, jodoh itu adalah cerminan dari diri sendiri. Jika kamu baik maka kamu pun bisa mendapatkan pasangan yang baik juga.

Tidak ada ruginya jika kamu bisa memperbaiki diri kamu! Bukan hanya pasanganmu saja yang harus kamu tuntut untuk menjadi pribadi yang baik, tetapi kamu juga harus menuntut diri kamu sendiri. Manusia memang tidak ada yang sempurna, tetapi memperbaiki setiap kekurangan itu tidak salah, bukan?

 

4. Tanpa disadari akan banyak calon jodoh yang mendekat; tugasmu memilih orang yang tepat

memilih yang tepat

memilih yang tepat via http://www.wikihow.com

Setelah kamu sudah melakukan semuanya; kamu sudah membahagiakan diri sendiri, mebahagiakan orangtuamu, dan memperbaiki diri, tanpa kamu sadari akan ada banyak calon jodoh yang mendekat kepadamu. Mereka yang akan membuat kamu bingung harus memilih yang mana?

Tinggal tugas kamu tuh memilih seseorang yang tepat. Pilihlah seseorang yang bukan hanya dirimu yang menerima, tetapi hatimu pun bisa menerima. Karena ketika hati kamu bisa menerimanya juga, maka akan ada keyakinan pada diri kamu untuk pada akhirnya memilih dia menjadi yang terbaik.

5. Jangan lupakan berdoa untuk mengambil keputusan yang tertepat!

berdoa lah untuk yang terbaik

berdoa lah untuk yang terbaik via https://plus.google.com

Ketika kamu sudah merasa yakin kepada dirinya, andalkanlah Tuhan untuk menyertai keyakinanmu terhadap dirinya. Berdoalah sebagai hamba yang akan menyerahkan segalanya. Mintalah petunjuk-Nya karena kamu tidak bisa memutuskan segalanya sendirian. Mungkin menurutmu dia adalah yang terbaik, tetapi belum tentu menurut Tuhan, lho.

 

Sebelum pada akhirnya Tuhan mempertemukan kita pada yang terbaik di akhir, mungkin Tuhan akan mempertemukan kita dengan yang salah terlebih dahulu. Tugas kita adalah belajar dari setiap kesalahan dan rasa sakit yang kita alami. Percayalah bahwa Tuhan tidak akan penah memberikan yang buruk pada setiap hamba nya. Itu semua tergantung pada apa yang kita lakukan, tidak ada yang salah dengan janji-Nya.