Mendapatkan pekerjaan impian mungkin menjadi salah satu rencana terbesar di usiamu yang sekarang. Sebab, setelah sekian tahun menuntut ilmu, akhirnya sampai di kesempatan untuk berlatih mandiri dengan bekerja. Awalnya kamu berandai-andai tentang bagaimana ya rasanya mendapatkan sebuah pekerjaan, pasti ada rasa bangga dan bahagia. Apalagi kalau yang dibayangkan itu mendapat pekerjaan impian, kamu sudah pasti senyum-senyum sendiri dibuatnya.

Tapi, bayanganmu tak selalu sama dengan kenyataan saat tawaran pekerjaan itu sudah datang. Rasa lega ada, hanya saja kamu pun dibuat bingung karena tawaran yang datang tak hanya satu bidang. Ambil yang ini khawatir tak betah karena lingkungan kerja yang jelas lebih formal. Mau ambil yang itu tapi katanya tak bisa langsung menjanjikan untuk urusan finansial. Keresahanmu pun tak hanya berhenti di kedua hal tadi saja. Tapi beberapa hal yang Hipwee Motivasi uraikan di artikel kali ini lebih memberatkan pikiran dan jiwa mudamu.

Kira-kira yang mana yang bisa buatmu tenang, nyaman dan bahagia?!

1. Pekerjaan pertama menawarkan sesuatu yang baru. Sementara pekerjaan yang kedua memberi peluang untuk berkembang sesuai renjanamu

Di antara dua pilihan via www.dylandsara.com

Seakan tengah berada di persimpangan jalan, kamu pun kesulitan menentukan arah mana yang akan diambil. Begitu pula saat dua tawaran pekerjaan datang. Dua-duanya menawarkan kelebihan yang berbeda. Satu di antaranya menawarkanmu sesuatu yang baru hingga kamu bisa mengeskplor lagi kemampuan dalam dirimu. Sementara pilihan yang lainnya justru menjanjikan untuk bisa mengembangkan renajanmu yang sedari dulu sudah dipupuk. Jadi wajar sih kalau kamu ragu saat ingin memilih. Apalagi kalau ini pekerjaan pertamamu.

2. Logikamu memilih pekerjaan pertama karena gajinya lebih tinggi. Tapi nuranimu tetap saja selalu berpihak pada pekerjaan yang punya aturan lebih manusiawi

Advertisement

Logika dan nurani saling berbeda pilihan via www.unsplash.com

Kamu pun juga dibuat kebingungan saat dua pilihan itu memiliki hal-hal yang kamu impikan dalam dunia pekerjaan. Sejak awal kamu begitu menginginkan pekerjaan dengan gaji tinggi namun tetap menjunjung tinggi hakmu sebagai manusia. Tapi sayangnya, kedua hal itu terpisahkan pada dua tawaran pekerjaan yang datang. Pekerjaan yang satu menawarkan gaji yang tinggi, tapi punya aturan kerja serta deadline yang tinggi. Sementara yang satunya selow saja, tapi sayangnya nominal gajinya tak sesuai dengan harapan.

3. Pekerjaan pertama mengharuskanmu mencoba sesuatu yang baru, sementara yang satunya lagi masih termasuk zona nyamanmu

Zona nyaman via www.unsplash.com

Selain gaji, tantangan yang berbeda pun punya andil membuat kamu dibuat resah dengan dua tawaran pekerjaan itu. Di Pekerjaan pertama mengharuskanmu menjajal sesuatu yang baru, yang kamu sendiri kurang mengerti, seperti mengurus sosial media. Sementara pekerjaan yang satunya memang sudah menjadi zona nyamanmu, membuatmu tak perlu lagi belajar dari awal, dan kamu sendiri sudah pasti lebih percaya diri menjalaninya. Atau kadang pekerjaan yang baru itu tak sesuai dengan pribadimu, kamu yang introvert diharuskan berhubungan dengan banyak orang. Bukankah itu buatmu khawatir diam-diam?

4. Keputusanmu pun diuji, antara memilih terjun ke dunia kemeja berdasi atau kaus serta celana jeans yang akan membakar semangat jiwa mudamu ini

Dua dunia yang berbeda via www.unsplash.com

Sebagai anak muda yang baru akan memasuki dunia kerja, kamu di hadapkan pada dunia yang sulit. Idealismemu sebagai anak muda, membuatmu tertarik untuk bekerja di dunia yang menerima tampilan casual di dunia kerja. Namun di sisi lainnya, lingkungan keluargamu lebih mendukungmu untuk memilih pekerjaan di dunia kemeja berdasi karena terlihat lebih bergengsi.

5. Atau ketika kedua pekerjaan menawarkan gaji yang sama tinggi, tapi dua hal itu mengharuskanmu untuk pindah ke tempat baru

Di antara dua pilihan via www.stocksnap.io

Perkara gaji, semuanya memang menawarkan dengan nominal yang nggak kalah tinggi. Namun yang membuatmu bimbang hingga resah memikirkannya adalah lokasi penempatan kerja. Dua-duanya mengharuskanmu untuk merantau jauh dari keluarga. Kalau kamu melewatkan dua tawaran pekerjaan tersebut, belum tentu di kemudian hari kamu akan mendapatkan kesempatan yang seperti itu.

Merasa resah dan bingung saat kedua pilihan itu datang bersamaan memang wajar adanya. Sebab, dari rasa resah tersebut kamu akan pelan-pelan berpikir untuk mencari jalan keluarnya. Mulai dari minta saran ke orang-orang terdekatmu hingga bertanya pada mereka yang berkompeten di bidangnya. Sekadar saran, apapun pendapat orang-orang yang kamu dapatkan, tempatkan dirimu untuk jadi pengambil keputusan yang paling besar. Karena pada akhirnya, kamu juga yang akan menjalani pekerjaan yang kamu pilih itu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya