Kamu sama seperti kebanyakan orang yang berharap punya hubungan yang langgeng dan jelas masa depannya. Tapi kadang sesuatu terjadi di luar dugaan. Pasanganmu justru mengambil keputusan sepihak untuk mengakhiri hubungan kalian. Dengan bermacam alasan yang sebenarnya hanya dibuat-buat. Kecewa dan sedih sekali sudah jelas.

Sebab putus cinta termasuk salah satu hal yang paling menakutkan. Tiba-tiba dia yang dulu jadi orang paling dekat denganmu setelah keluarga, kini menjauh. Bahkan tak hanya menjauh, kadang juga jadi bersikap dingin denganmu. Hari-harimu jelas terasa berbeda, tak ada yang menyapa pagimu atau ucapan pengantar tidur. Tak ada lagi acara-acara jalan bareng pacar yang entah kenapa selalu menyenangkan.

Intinya semua berubah, dan perubahan itu yang kini menjadi cobaan yang harus dihadapi. Terasa sulit, pasti. Apalagi kadang ada beberapa cobaan lain lagi yang rasanya lebih menyebalkan dari hal-hal yang remeh tadi. Sabar ya….

1. Lihat orang lain atau teman sendiri yang hubungannya nggak cuma langgeng, tapi mulai membangun rumah tangga

Lihat teman nikah via www.logancoleblog.com

Iri memang tak baik, tapi mau bagaimana lagi perasaan itu juga manusiawi. Apalagi di saat-saat sulit seperti ini, melihat teman yang pacaran sudah bertahun-tahun menikah, rasa senang bercampur dengan sedih. Sedih bukan karena tak terima mereka menikah, tapi diam-diam kamu berandai “Coba hubunganmu dan dia bisa seperti mereka, pasti bahagia rasanya,”.

2. Lihat dengan mata kepala sendiri, kalau mantan sudah punya gebetan baru

Advertisement

Lihat dia sama cewek barunya via www.logancoleblog.com

Putus belum ada sebulan, tapi ternyata kamu melihat dia jalan dengan cewek lain. Mereka terlihat akrab sekali, selayaknya orang yang sedang pendekatan. Sementara kamu di sini masih jelas merasakan sakitnya patah hati. Tapi, alih-alih semakin terpuruk, harusnya kamu semakin sadar kalau dia memang bukan yang baik untukmu. Dan orang seperti mantanmu ini tak pantas untuk kamu ratapi.

3. Teman atau orang-orang terdekat yang masih saja tanya, “Kok kalian bisa putus? Kenapa?”

Ujung-ujungnya curhat via www.pexels.com

Adakalanya pertanyaan itu akan kamu tanggapi dengan serentetan curahan hati. Tapi ada kalanya kamu lelah sendiri, saat orang masih saja ada yang bertanya penyebab kalian putus. Sedangkan kamu sendiri sampai sekarang tak pernah benar-benar mengerti penyebab asli mantanmu ini mengambil keputusan untuk putus. Padahal selama ini kamu sendiri sudah berusaha sekali jadi pasangan yang baik.

4. Masih sekampus atau sekantor sama mantan, yang mau nggak mau harus berpapasan

Pura-pura senyum padahal hati miris rasanya via www.pexels.com

Putus memang bukan berarti kalian bermusuhan. Kalau memang kamu dan dia sama-sama dewasa, harusnya menghadapi situasi ini dengan biasa saja. Tak perlu jadi sinis-sinisan, tak perlu juga saling menjelekkan. Apalagi kalau kalian masih satu kampus atau kantor. Sulit memang berpapasan dengan orang yang pernah kamu sayang dan tiba-tiba menyakiti hatimu, tapi berusaha terlihat tegar atau tersenyum pun bukankah itu menunjukkan jiwamu yang cukub besar?

5. Saat lihat sesuatu yang berkaitan dengan mantan, dan tiba-tiba rindu pun tak tertahan

Teringat hal tentang dia via www.logancoleblog.com

Dia ‘kan suka banget sama band ini. Kalau tahu ada acara gigs band ini, pasti dia nonton. Kita juga pernah nonton acara musik bareng di Bandung tahun kemarin.

Sampai kapanpun kamu tak akan pernah bisa melarang rindu yang datangnya sering tak kenal waktu dan bisa karena sesuatu yang sepele. Dan bulan-bulan pertama bahkan sampai sudah satu tahunan sesekali pasti kamu merindukan mantanmu ini. Rasanya sudah jelas menyesakkan sekali.

6. Saat tiba-tiba tanpa rasa bersalah tanya, “Pacarnya mana?”

Berusaha menjawab dengan tenang dan tegar via www.pexels.com

Eh, Dhani…. Kok sendiri, Andrall mana?

Sebenarnya nggak salah kalau kamu kesal atau mendadak tersinggung dengan pertanyaan seperti itu. Tapi bukankah tak semua orang tahu bagaimana hubunganmu dengan mantanmu sekarang. Kamu harus menghadapi pertanyaan itu dengan tegar dan sabar, bisa langsung jawab “Aku udah putus sama dia,” atau “Emang kamu belum tahu kalau kita udah putus?”.

Semua cobaan ini cuma perlu kamu lalui dengan legawa. Biar jalanmu ke depan juga lebih mudah dan semakin ringan. Semangat ya move on-nya! 😀

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya