Apakah kamu sedang bergulat dengan rumitnya linguistik, jenuhnya literatur, dan menyebalkannya stucture? Selamat, kamu sudah resmi menjadi mahasiswa Sastra Inggris. Tapi sebenarnya ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti agar kehidupanmu sebagai mahasiswa bisa menjadi lebih sederhana. Tips mudah ini sangat bermanfaat untuk membantumu dalam menggeluti dunia perkuliahan hingga nantinya kamu wisuda.

Penasaran tips-tips mudah apa aja itu? Nih, Hipwee jabarkan buat kamu!

1. Alah bisa karena dipaksa. Dari sekarang, paksa dirimu untuk mulai rajin membaca.

biasakanlah membaca novel

biasakanlah membaca novel via www.lepetitemania.com

Paksalah dirimu untuk rajin membaca, terutama novel-novel klasik yang suatu hari akan kamu temui dalam kelas. Dari terpaksa, lama-lama kamu jadi biasa. Kamu pun akan makin lihai dalam menganalisis alur, konflik internal maupun eksternal dalam novel, serta konteks intratekstualnya. Selami pula karakter-karakter dalam novel tersebut, karena ciri khas dari novel-novel klasik adalah karakter-karakternya yang kompleks.

Dengan hobi ini, kuliah literatur akan terasa jauh lebih menyenangkan. Hal ini juga akan membuat kemampuan membaca cepatmu terasah tajam. Setiap kali ada tugas yang mengharuskanmu membaca bertumpuk-tumpuk atau berlembar-lembar cerita kamu tidak merasa terbebani.

2. Malas baca novelnya? Tonton saja film adaptasinya :p Bonusnya, kamu bisa lebih mudah mengerti logat, budaya, hingga bahasa gaul mereka.

Advertisement
biasakan untuk menonton film barat

biasakan untuk menonton film barat via pixgood.com

Membaca itu penting, tapi novel-novel yang sudah menjadi kanon dalam Sastra Inggris itu ada banyak sekali. Tak mungkin ‘kan kamu melahap semuanya dalam waktu empat tahun? Karena itu, coba saja pelajari beberapa karya dari film adaptasinya. Syaratnya: film adaptasi itu harus sama bagusnya dengan novelnya.

Jika kamu juga membaca novelnya sekaligus, lakukan juga analisis kecil-kecilan mengenai perbedaan isi novel dan isi film. Kamu juga bisa mendalami watak tokoh melalui gesturnya di dalam film. Asal kamu tahu saja, terbiasa melakukan ini akan membantumu dalam mata kuliah Film and Literature.

Pelajari juga logat bicara mereka secara otodidak. Ingin punya logat British yang seksi? Tiru saja bagaimana Daniel Radcliffe dan Emma Watson berbicara di film Harry Potter. Selain itu, kamu bisa juga belajar banyak tradisi yang melekat pada kehidupan sehari-hari yang bisa kamu lihat melalui film. Kamu bisa melihat bagaimana tradisi mereka merayakan Thanksgiving, Halloween, Natal, atau bahkan mitos-mitos mereka mengenai peri gigi dan sinterklas. Selain tradisi, kamu juga bisa belajar bahasa slang atau bahasa gaulnya mereka yang tidak bisa kamu temui di dalam kamus. Tuh, banyak banget ‘kan manfaat yang akan kamu petik dari menonton film Barat?

3. Dengarkan juga musik Barat dan resapi maknanya dalam-dalam. Ini bisa memudahkanmu mengerti bahasa kiasan.

resapi liriknya

resapi liriknya via imgarcade.com

Pingin makin jago dalam mata kuliah Translation atau Interpreting? Dengarkan lagu Barat dan resapi liriknya dalam-dalam! Kebiasaanmu di waktu luang ini akan membantumu untuk mahir dalam mentransletkan setiap kata atau kalimat. Tidak cuma makin lihai dalam menerjemahkan, kamu juga bisa tambah jago dalam memahami bahasa kiasan di hampir setiap lirik lagu.

Selain itu, kamu juga bisa mengasah kemampuan listening-mu. Caranya cukup mudah, dengarkan saja lagunya tanpa membaca lirik dan kamu bisa mulai mereka-reka kata apa yang dilantunkan oleh si penyanyi dan tuliskan pada selembar kertas, persis seperti ketika kamu mengikuti kelas listening di kampus. Bedanya, cara ini lebih mengasyikkan karena kamu turut mengajak penyanyi favoritmu untuk berperan serta dalam proses belajarmu.

4. Tidak menguasai structure? Tidak masalah. Yang penting kamu hafal rumus dasar tenses supaya paramasastra (grammar) kamu aman.

biar grammar aman

biar grammar aman via www.tumblr.com

Walaupun tenses jenisnya memang ada banyak, kamu tidak wajib kok hafal semuanya. Yah, walaupun hafal semuanya lebih bagus sih. Yang penting kamu bisa menghafalkan rumus simple past tense, present tense, present continous, past continous, present perfect, dan future tense. Kenapa? Karena ini merupakan pelajaran dasar sewaktu SMP. Masa kamu mau kalah sama anak SMP? hehe.

Selain menghapal tenses, kamu juga bisa menghapal kosakata yang termasuk dalam golongan Adverb, Adjective, Conjunction, Preposition, Noun, Verb, dan Articles. Buat saja tabel sederhana untuk mengklasifikasikan setiap kata yang kamu temui.

5. Untuk meningkatkan khazanah kosakatamu, jadilah “kutu kamus”. Bawa kamus kemana-mana dan hafalkan minimal 10 kata baru per harinya.

hapalkan 10 kata baru tiap hari

hapalkan 10 kata baru tiap hari via www.theguardian.com

Selain, menonton film, membaca buku, dan mendengarkan lagu barat, kamu bisa juga menghafal kamus untuk menambah koleksi perbendaharaan katamu. Vocabulary dalam bahasa Inggris itu jumlahnya ada milyaran banyaknya, kamu bisa menghafal 10 kata baru per harinya. Kamu juga bisa memadukan kosa kata yang sederhana hingga kosa kata yang agak rumit (yang lebih dari 2 suku kata) untuk dihafalkan. Dengan begini kamu pun makin kaya dan makin kreatif dalam menyusun kalimat karena tidak menggunakan vocabulary yang itu-itu saja.

PS: Pilih kamus yang “profesional” ya, seperti Collins atau Oxford. Jangan beli kamus “500.000 kata” atau “1.000.000 kata” yang banyak dijual di pasaran.

6. Selain itu, catat juga vocab susah yang tidak kamu mengerti ke dalam buku notes kecil. Kamu juga bisa mencatatkan kata-kata yang kamu suka.

selalu catat vocab sulit

selalu catat vocab sulit via blog.happydappybits.com

Selain membaca dari kamus, kamu bisa juga selalu membawa notes kecil yang berfungsi sebagai wadah coret-coretan setiap kali kamu menemukan vocab bahasa Inggris yang susah dan kamu tidak tahu maknanya. Cara seperti ini dijamin akan memperkaya kosa kata  dalam bahasa Inggris.

Kembangkan juga kebiasaan untuk mencatat kata-kata bahasa Inggris yang menurutmu indah. Dengan ini, kamu akan sangat terbantu mengapresiasi bahasa ibu dari Shakespeare dan Milton. Kata-kata bahasa Inggris tersebut, misalnya saja…

Inkling

Ailurophile

Elixir

Halcyon

Serendipity

7. Tree diagram itu memang susah, tapi jadi gampang kalau terbiasa. Tiap kali membaca kalimat dalam bahasa Inggris, biasakanlah untuk langsung menganalisisnya.

tree diagram

tree diagram via www.facebook.com

Iya, linguistik itu menyebalkan, apalagi pohon diagram yang kadang kelihatannya gampang tetapi ternyata bikin uring-uringan. Untuk mengasah kemampuan dan membuatmu makin mahir dalam mengerjakan pohon diagram dan linguistik, kamu bisa kok membuat analisa kecil-kecilan setiap kali membaca kalimat bahasa inggris yang kamu temui sehari-hari. Kamu bisa menggolongkan yang mana yang termasuk Noun Phrase dan Verb Phrase. Kemudian selanjutnya kamu bisa mencari tahu yang mana yang termasuk Determiner, Noun, Verb, Preposition Phrase. Percayalah, banyak berlatih akan membuatmu makin lihai dalam mengerjakan tree diagram yang menyebalkan itu. Semangat ya! 😀

8. Temukan lingkungan yang akan membantumu berbicara dalam bahasa Inggris. Misalnya saja klub English debate atau Model United Nations.

ngomong pake bahasa inggris

ngomong pake bahasa inggris via blogs.helsinki.fi

Kamu harus memutus urat malumu sekarang juga dan biasakan berbicara dalam bahasa Inggris setiap ada kesempatan. Hal ini akan membuatmu semakin rileks dan terbiasa untuk melafalkan setiap kata yang keluar dari mulutmu. Semakin sering kamu berlatih, lidahmu akan makin luwes dan tidak kikuk dalam melontarkan kata berbahasa Inggris. Dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa percakapanmu sehari-hari kamu akan belajar bagaimana cara memberi intonasi yang pas dalam tiap kalimat yang kamu katakan.

Agar lebih mudah mempraktikkan bahasa Inggris, kamu bisa juga bergabung dengan klub mahasiswa seperti klub debat atau klub Model United Nations. Berbicara dalam bahasa Inggris adalah hal yang sudah biasa bagi para anggotanya — kamu tidak akan dianggap sok atau sombong ketika kamu bicara dalam bahasa Inggris!

9. Jadikan lidahmu “lidah emas”. Bertemanlah dengan orang asing dan praktikkan bahasa Inggrismu dengan dia.

Bukan karena kamu cari perhatian atau mau SKSD, tetapi berbicara langsung dengan bule akan membantumu memahami bagaimana rasanya berinteraksi langsung dengan native speaker. Selain kamu bisa mengobservasi langsung bagaimana dia melafalkan setiap kata, kamu juga bisa belajar bagaimana cara membangun percakapan serta mencari tahu selera humor mereka. Dengan begitu kamu juga bisa membaca situasi kapan saat yang tepat untuk melontarkan lelucon sebagai bumbu untuk percakapan.

Gimana menurut kalian? Apakah tips-tips di atas cukup berguna dan membantu dalam dunia perkuliahan di sastra Inggris? Jika kalian punya tips lain yang belum Hipwee tuliskan, tambahkan di kolom komnetar ya! 😀