Sebagai makhluk sosial, kamu memang nggak bisa lepas dari sikap saling menolong dan saling melengkapi. Selain meringankan, sikap-sikap ini jugalah yang mempererat hubungan yang kamu punya dengan teman dan keluarga.

Tapi, ini bukan berarti kamu bisa dikit-dikit mengandalkan mereka.

Kamu adalah nakhoda dari kapal bernama hidupmu sendiri. Kalau ada hal-hal yang bisa dikerjakan sendiri, jangan berharap pada orang lain setengah mati. Toh manusia punya bekal dan kekuatan untuk berusaha. Rugi dong kalau kamu nggak memanfaatkannya?

Nah, supaya kamu lebih semangat bertransformasi jadi jagoan untuk diri sendiri, Hipwee dan Mio Z sudah menuliskan hal-hal di bawah ini. Yuk disimak.

1. Hanya dengan mengerjakan tanggung jawabmu sendiri, kamu bisa mendewasa. Kalau apa-apa harus dibantu orang lain, kapan mandirinya?

Cewek mandiri via favim.com

Bergantung ke orang lain memang banyak memberi kemudahan. Tapi sayangnya, kalau kamu terus bergantung, kapan dirimu bisa mandiri? Selain itu, kemudahan yang kamu dapatkan pun nggak bisa memberi tantangan ke dirimu untuk menghadapi hal atau situasi yang lebih sulit di luar sana.

Berbeda ketika kamu bertekad lepas dari ketergantungan dengan bantuan orang lain, bahkan untuk sesuatu yang kecil dan sepele. Tantangan memicu kamu terus membangun pertahan diri. Kekhawatiran membuat kamu pun lebih kuat lagi menghadapi segala situasi. Dengan sendirinya kamu sudah menjadi jagoan untuk dirimu sendiri.

2. Semua orang punya hidupnya sendiri-sendiri. Kamu tak bisa membebani mereka dengan hidupmu lagi

setiap orang punya urusannya masing-masing via tokyo-fashion.tumblr.com

Setiap orang punya urusannya masing-masing. Sesekali mungkin mereka bisa membantumu, tapi di saat kepentingan pribadi mereka lebih besar, apa iya kamu akan tetap mengandalkan mereka? Mengingat waktu dan tenaga mereka bukan untuk kamu saja, masoh banyak hal lain yang membutuhkannya ketimbang kamu.

Kamu harus tahu diri, tahu mana hal yang masih bisa kamu usahakan sendiri, dengan hal yang memang sudah dicoba usahakan namun tetap memerlukan bantuan orang lain. Karena itu, dari sekarang tanamkan kepikiran kamu untuk sungkan meminta bantuan ke orang lain. Mau nggak mau, kamu akan lebih mengandalkan segala urusan ke diri sendiri.

3. Jadi jagoan diri sendiri itu perlu, supaya kamu benar-benar merasakan nikmatnya berjuang demi apapun itu.

menikmati perjuangan via www.linkedin.com

Hidup ini keras, Bung. Tapi kerasnya hidup ini adalah nikmat yang justru nggak boleh kamu sia-siakan. Kelak perjuangan pun akan menjadi cerita yang bisa kamu bagi kepada anak-cucu. Setidaknya buat generasi-generasi selanjutnya, bangga dengan sosokmu. Meski bukan jagoan untuk banyak orang, tapi kamu tetap jagoan untuk diri sendiri.

4. Dengan jadi jagoan buat diri sendiri, masalah hidupmu terkurangi. Tak perlu ribet karena hal-hal kecil sehari-hari.

kamu nggak ribet via newscult.com

Kamu sudah jadi jagoan untuk perasaan, pikiran, hingga hal remeh-temeh yang ada disehari-hari, seperti sekedar mengerjakan tugas atau kerjaanmu sendiri dengan sebaik-baiknya. Pokoknya, untuk masalah menghandel urusan pribadi yang berkaitan dengan kebutuhan seperti itu kamu sudah nggak diragukan lagi.

Jangan ketinggalan juga untuk jadi jagoan dalam hal materi. Percuma kamu seorang pekerja keras, tapi ternyata penghasilanmu hilang begitu aja tanpa ada kejelasan. Bukan cuma nggak bisa nabung, malahan setiap akhir bulan sebelum gaji datang kantongmu sudah sekarat lebih dulu.

5. Dengan jadi jagoan buat diri sendiri, kamu justru bisa menolong orang lain. Nggak melulu kamu yang menunggu pertolongan.

membantu orang lain via lemmonythings.files.wordpress.com

Sama seperti petuah, lebih baik tangan di atas daripada tangan di bawah. Meminta bantuan mengharuskan tanganmu ada di bawah, hanya menerima segala bantuan yang datang dan tinggal menggenggamnya saja. Lambat laun, kebiasaan meletakkan tangan di bawah malah membuat kamu menjadi pengecut karena bersembunyi di balik tangan orang lain.

Berbeda ketika kamu memutuskan untuk menjadi jagoan diri sendiri. Paling tidak, meski tak mengangkat tangan alias menolong untuk hal yang lebih besar, kamu masih tetap bisa menolong orang lain untuk hal-hal sederhana. Pokoknya kamu nggak memulu menunggu pertolongan orang.

6. Jadi jagoan buat diri kamu sendiri pun buat kamu nggak gampang diremehkan orang. Mereka justru sungkan untuk macam-macam.

oraang nggak ada yang berani macam-macam sama kamu via www.canadianpharmacymeds.com

Coba lihat di film atau cerita-cerita itu, mana ada jagoan yang diremehkan? Saat kamu jadi jagoan untuk diri sendiri, otomatis pembawaan dirimu akan terlihat lebih tegas. Ketegasan itu juga yang menjadi dasar orang lain mengukur dan menilai kemampuanmu. Setelah mereka tahu kamu seperti apa, bisa dipastikan mereka akan sungkan untuk macam-macam atau sekedar mengganggumu.

7. Jadi ‘jagoan’ sebenarnya gampang. Dimulai dari cara sederhana, seperti pergi ke sana kemari tanpa perlu diantar atau nebeng orang

Udah jadi jagoan dalam segala aspek kehidupanmu, jangan lupa juga buat jadi jagoan di jalan dengan ditemani Mio Z kesayanganmu.

Motor matic Mio Z didesain supaya mudah kamu gunakan. Ada teknologi Blue Core dari Yamaha yang bikin mesin Mio Z powerful, kencang, tapi juga nggak mudah panas. Selain itu, ada fungsi Eco Indicator di speedometer yang bisa membantu kamu terus mengawasi penggunaan bensin motor. Saat lampu Eco Indicator menyala hijau, artinya motor Mio Z-mu sedang menjalankan performa maksimalnya dengan BBM seirit-iritnya. Dengan teknologi semumpuni ini, kamu bisa mengirit konsumsi BBM motor sampai 50% lho.

Selain powerful, irit, dan nggak mudah panas, Mio Z juga punya Forged Piston and DiAsil Cylinder, teknologi dari motor balap yang bikin sistem mesin motormu awet alias nggak cepat rusak.

Dengan semua kecanggihan teknologi ini, Mio Z masih punya semangat motor matic yang mudah dikendarai. Bikin kamu jadi jagoan di jalan, deh! Alih-alih diantar atau nebeng, dengan Mio Z kamu justru bisa bantu antar orangtua, adek, kakak, saudara atau bahkan teman. Iya ‘kan?

Untuk jadi jagoan diri sendiri, kamu perlu usaha dalam segala hal. Jangan hanya menggantung pada orang lain. Dan kamu harus mulai itu dari sekarang!