Apa yang kamu minta dari hidup yang singkat ini? Apa yang kamu inginkan? Betapa semua hal di dunia ini terasa sunyi dan sempit jika dan hanya jika keinginan dan permintaan harus dilayani dengan uang. Barang mewah, rumah dan kehidupan mewah bukan berarti tak penting, tapi dari pentingnya kebutuhan mewah itu, tampak jelas ada yang lebih penting. Kehangatan dari romantisme di sekitar kita, hubungan antar manusia satu dengan yang lainnya, teman, keluarga dan kekasih.

Buka soal romantisme abal-abal, tak bisa dipungkiri, tanpa romantisme kita tak bisa dilahirkan di dunia ini, merasakan besarnya kasih dari ibu dan ayah serta saudara-saudara kita. Tapi kenapa semua menjadi semakin mahal dan layaknya harta benda, semua butuh uang untuk mendapatkannya. Tapi ada satu hal yang sampai ke sekian kalinya kita seringkali lupa, hal-hal yang bisa kita dapatkan tanpa perlu kaya harta dan uang melimpah.

1. Bersyukur kamu dilahirkan dan dibesarkan di rumah yang nyaman, di mana banyak kenikmatan yang bisa didapat dengan cuma-cuma

Mereka adalah keluarga yang tak ternilai harganya… via unsplash.com

Apa iya dari rahim ibu kamu seketika lahir dengan membawa segepok uang? Kasih ibu tak terbeli, mereka bahkan rela berikan semua itu gratis. Kalau sudah begini, akankah kita melamun dan menyesali nasib kekurangan harta dan uang? Bersyukur…

2. Persahabatan yang murni tanpa embel-embel materi, yang bisa dirasakan ketika kamu dalam duka yang mendalam

Teman yang selalu setia di sampingmu saat banyak masalah datang… via unsplash.com

Advertisement

Teman-teman yang datang dan silih berganti, apakah kita punya niatan membayar kehangatan ini dengan segepok uang? Tak ada yang bisa menggantikan harta tak ternilai dari persahabatan ini, teman-teman dengan perhatian saat kita dalam suka dan duka. Kita dipertemukan dengan teman-teman kita karena takdir, bukan karena uang.

3. Biarpun pekerjaan ini sederhana, tapi tetap saja perasaan bangga, lega dan bahagia tak tertandingi saat kamu bisa menyelesaikannya sendiri

Hal yang dikerjakan sendiri dan bisa terselesaikan, sungguh rasanya melegakan… via unsplash.com

Merasa kebahagiaan hanya soal menhimpun harta adalah kesalahan yang bikin hidup semakin menakutkan. Padahal, hal-hal imaterial layaknya rasa bangga karena kemampuan diri termasuk harta. Harta tersebut terbuka lebar sepanjang hidup, kita hanya peru kerjakan hal kecil dan dengan lega merasa bangga akan kinerja sendiri yang terselesaikan.

4. Saat hidupmu serba pas-pasan, tapi masih bisa berbagi banyak hal ke orang lain, bukankah itu jadi kebahagian tersendiri

Walau kecil, tapi semua dilakukan dengan keikhlasan hati… semoga pahal berlimpah… via unsplash.com

Apa yang kita punya? Tak perlu banyak uang, dengan sedikit berbagi kebahagiaan kecil saja kita bisa menghimpun pahala yang tiada tara banyaknya. Sepele banget, jika punya sedikit uang untuk dibagikan, berbagi makanan atau hadiah kecil dengan sesama akan mengumpulkan banyak pahala yang baik untuk hati dan pikiran masa depan.

5. Saat hobi yang sering disepelekan orang ternyata membawamu pada kesuksesan, bahkan uang tak bisa mengganti kebahagiaan ini

Bermodal kesenangan dan kreatifitas, semua orang jadi perhatian kepada apa yang kamu kerjakan… via unsplash.com

Kita punya hal istimewa yang nampaknya mudah kita kerjakan, dan kenapa kita berhenti lakukan hal itu? Bayangkan jika hobimu yang sederhana ini ditekuni dengan rasa senang, bukan tidak mungkin hal-hal yang tak terduga menantimu di masa depan. Semua yang kamu lakukan hari ini, punya manfaat besar di hari-hari depan.

6. Ilmu yang bermanfaat yang bisa kamu dapatkan dari banyak hal, tak hanya sekolah atau buku-buku mahal, tapi bisa saja dari kehidupan sehari-hari

Ketika sering dikucilkan karena soal harta atau uang, saatnya berlari ke perpustakaan… via unsplash.com

Mulai bersahabat dengan perpustakaan, dunia bacaan yang mengantarmu bahkan mengelilingi dunia, hanya dengan duduk dan meresapi apa yang dibaca. Hasilnya, ilmu yang bermanfaat yang kita dapat, hal ini sangat berharga daripada harta melimpah tapi tak punya kesempatan untuk dibagikan. Ilmu yang kamu punya itu harus kamu bagikan ke orang lain, tak akan terputus itu pahala.

Dalam hidup yang tak mungkin bisa kita beli dengan uang, apakah perlu berjuang mati-matian menghimpun banyak uang? Sementara hal-hal berharga yang tampak di mata sering kita lupakan. Semoga kita diberi ruang lebih untuk senantiasa merenung dan bersyukur.

Pekerjaan bukan berarti hal yang tidak penting, semua harus kita jalani untuk mendapatkan uang untuk kebahagiaan orang lain. Sadarkah kita, apa yang kita beli dan kita lakukan ini semata-mata hanya mengisi hidup orang lain, membahagiakan orang lain. Kita beli makanan untuk kita santap, uang kita berikan ke pedagang yang bahagia, kita makan supaya gizi tetap terjaga, orang-orang terkasih pun bahagia melihat diri kita sehat sentosa.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya