Senja yang sendu membuat lelah semakin menggelayut hebat dipikiran. Secara bertubi-tubi segala hal yang kamu upayakan mengalami krisis yang tak terelakan. Kekhawatiran akan kegagalan mau tak mau pun mulai berkelebat senaknya. Belum lagi, saat kamu mengingat perjalanan teman-temanmu menuju pencapaian seperti terlihat lancar dan baik-baik saja. Rasa-rasanya kamu ingin berhenti dengan segala hal yang sedang kamu upayakan.

Hei, kamu yakin ingin menyerah begitu saja? Nggak ada salahnya, kamu coba mengingat-ingat nasehat yang sudah sering sekali keluar masuk telingamu ini,

Hidupmu adalah perjuangan yang hanya bisa dihentikan oleh kematian.

Masih belum cukup juga nasehat itu membuat kamu bertahan dengan segala hal yang sedang kamu jalani? Coba ingatkan lagi dirimu dengan hal-hal yang Hipwee paparkan di bawah ini.

1. Saat kamu ingin menyerah karena tak kuat lagi. Ingat, kamu sudah sampai sejauh ini.

sudah sejauh ini mau berhenti berjalan via www.hdwallpaperseek.com

Advertisement

Perjalanan yang baru pasti menawarkan bermacam-macam rintangan. Termasuk persimpangan yang membuatmu terombang ambing dengan pilihan harus belok ke kanan, ke kiri atau lurus saja ke arah depan. Namun, dari semua itu, kamu tidak dianjurkan untuk berhenti di tempat atau kembali mundur ke belakang. Ingat, perjalananmu untuk sampai di tempat yang sekarang ini sudah cukup jauh. Apa yang sudah kamu perjuangkan sebelum-sebelumnya pun sudah banyak.

Sebelum kamu menyesal saat sudah kembali ke belakang. karena memulai perjalanan yang baru pun bukan hal yang mudah. Jadi, sekali lagi kuatkan dirimu untuk terus berjalan ke depan. Yakin saja selama kamu konsisten menjalani apa yang kamu yakini sekarang, pencapaian prestasi pasti akan ada di depanmu nanti.

2. Meski perjalanan ini menyiksa, ada banyak tamparan dan pembelajaran yang kamu terima. Jangan pernah meremehkannya!

Kamu pernah tersandung, terpeleset bahkan terguling hingga dirimu babak belur. Dan saat ini, ada hal kecil yang kembali menamparmu di tengah perjalanan. Sakit sudah pasti, tapi bukankah sakit itu akan hilang sendirinya bersama perjalanan. Bukankah rasa sakit itu juga yang membuat kamu belajar lebih berhati-hati, agar tak merasakan sakit yang sama untuk kedua kali.

3. Satu atau dua tahun bukan waktu yang singkat, masa iya kamu mau membuatnya berlalu percuma karena rasa putus asa yang sementara.

jangan buat waktumu terbuang percuma via www.tumblr.com

Waktu kamu menekuni hal-hal yang sekarang ini bukan cuma satu atau dua tahun, tapi sudah hampir memasuki tahun keempat. Dan dari semua waktu yang sudah berjalan itu penuh dengan banyak hal berharga. Mulai dari pelajaran hingga kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Perlu kamu tahu, saat kamu memutuskan untuk berhenti dan masuk ke dalam keputusasaan. Semua hal yang pernah mengisi waktumu terbuang percuma.

4. Kamu masih muda, banyak kesempatan dan perjalananmu itu masih panjang. Gagal sekali bukan berarti duniamu berakhir.

Terlalu disayangkan, jika di usia yang teramat muda ini kamu menyerah dan berhenti berjuang. Sudah banyak juga orang yang tenggelam dalam keputusasaan, lalu akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Tapi, kamu tak harus mengikuti itu semua. Kamu harus ingit kesempatan untukmu itu masih banyak terbuka.Perjalananmu pun masih panjang dan seharusnya kamu persingkat denagn hal bodoh semacam orang-orang itu.

Ingat lagi orangtua dan serta semua orang yang kamu sayangi. Mereka yang dalam diamnya selalu berharap dan mendoakanmu, agar kamu bisa mecapai segala prestasi dan mimpi-mimpi yang kamu rancang. Jangan sampai keputusasaanmu membuat mereka bersedih loh ya.

5. Lihat saja di luar sana yang harus berjuang bahkan lebih sulit dari kamu. Masa iya kamu mau jadi pecundang yang berhenti di tengah jalan?

lihat mereka yang lebih sulit dari kamu via www.instagram.com

Saat keputusasaan menyerang kamu harus meluaskan pandangmu. Lihat disekelilingmu, masih banyak orang yang mendapatkan tiket perjalanan lebih sulit. Ada yang harus berhari-hari teromabng ambing dalam ketidakpastian. Ada yang harus tersandung dan jatuh nggak cuma sekali tapi juga berturut-turut. Sedangkan kamu, hanya tersegol dan tercubit sedikit saja, tapi rasanya duniamu sudah hampir berakhir. Apa ini yang disebut pencundang, yang berhenti di tengah jalan cuma karena hal sepele?

Kamu itu harus jadi pemenang untuk hidupmu sendiri. Mengalahkan keputusasaan serta keraguan yang kapan saja muncul sebagai penghalang di jalanmu.

6. Gagal sekali di tengah jalan, bukan alasan buat kamu berhenti dan pindah haluan. Harusnya itu jadi motivasi untuk kamu lebih gigih.

terus tatap tujuanmu di seberang sana dengan gigih via hannahbrencher.com

Kegagalan itu keberhasilan yang tertunda.

Sudah sering kata-kata motivasi itu kamu dengar. Tapi, kenyataannya kegagalanmu itu memang pelajaran sekaligus pelecut semangatmu untuk lebih gigih lagi. Jangan sampai, kegagalan membuat kamu berhenti berusaha dan pindah haluan. Harusnya kegagalan membuat kamu lebih berhati-hati dan jeli mencari celah untuk menuju kesuksesan. Pikirkan juga, kegagalan itu manusiawi dan bukan aib. Bukan cuma kamu yang tidak sempurna, tapi usaha yang kamu lakukan pun tak bisa luput dari salah.

7. Perjuanganmu yang sekarang adalah jalan yang menuntunmu pada kesuksesan. Jadi teruslah berjalan dan temukan apa yang menjadi tujuan hidupmu.

Lihat acara-acara kontes di televisi itu, entah kencatikan, entah musik, entah komedi, kesemua tetap butuh perjungan. Untuk bisa tembus audisi mereka harus mengantri dengan jutaan orang. Berjam-jam bahkan bisa sampai seharian menunggu waktu untuk tampil. Kemampuan yang dimiliki benar-benar dipertaruhkan di sana.

Dan itu semua, nggak berbeda jauh denganapa yang kamu perjuangkan sekarang. Tujuan kalian sama-sama mencapai kesuksesan. Sedangkan kesuksesan itu bukan hal yang mudah seperti membalik telapak tangan. Perlu doa dan perjuangan untuk sampai ke tujuan itu.

Pejungan adalah harapan yang membuatmu utuk terus berjalan hingga waktu yang ditentukan untuk berhenti tiba dengan sendirinya.