Hidup memang tidak selalu berjalan sesuai keinginan. Dalam berbagai kesempatan hidup menghadapkan kita pada keharusan untuk berkompromi, sembari terus menjalani kesempatan yang di depan mata telah tersaji. Salah satu hal yang sering membuat kita berjuang mengalahkan diri sendiri adalah soal jurusan kuliah yang terkadang tak sesuai impian.

Menjalani perkuliahan yang tidak sesuai bayangan tak ayal memunculkan perasaan gamang seperti berada di tengah persimpangan. Kamu akan mulai meragu dan bertanya pada dirimu,

“Apakah aku harus melepaskan semua mimpi-mimpiku selama ini? Apa memang ini jalan yang harus aku tempuh?”

Di tengah kegalauan menatap masa depan yang tak pasti karena masih belum rela melepas mimpi, kamu dihadapkan pula dengan banyaknya tugas kuliah yang tak kunjung ada habisnya. Tugas yang sama sekali tidak menarik minat untuk dikerjakan. Jangankan mengerjakan, memikirkannya saja sudah malas bukan kepalang. Kamu merasa hidupmu berantakan dan jauh keluar dari rel yang kamu harapkan.

Jika dihadapkan pada dilema macam ini, haruskah kamu berhenti mengejar mimpi hanya karena tidak bisa belajar di jurusan yang paling diminati? Atau impian harus tetap diperjuangkan meski jalannya harus berputar, masuk gang-gang kecil, sesekali turun dari kendaraan dan naik ojek hingga tujuan yang digadang-gadang selama ini tercapai?

Kamu boleh mengeluh karena jurusanmu tak sesuai hati nurani. Tapi justru dengan jalan ini ilmumu akan jadi makin kaya tanpa disadari

Advertisement

kamu akan memetik ilmu lainnya via www.thoughtpursuits.com

Menimba ilmu di jurusan kuliah yang tidak sesuai kata hati akan membuatmu belajar banyak hal. Tidak ada sesuatu yang sia-sia di hidup ini, semua hal memiliki manfaat jika kita mampu mengintip dari kacamata yang positif. Begitu juga dengan jurusan kuliah yang sedang kamu tempuh sekarang. Dengan berada di jurusan yang tidak kamu inginkan, kamu justru akan memetik ilmu lain. Ilmu yang akan berguna untukmu, entah untuk membuka matamu akan wawasan baru atau mungkin ilmu yang bermanfaat untuk bertahan hidup demi memenuhi kebutuhan perut.

Secara tanpa sadar kamu akan memiliki ketrampilan dan kemampuan lain yang makin membuatmu menjadi manusia yang lebih kaya ilmu dan wawasan.

Tak ada yang menjamin jurusan impianmu akan dijalani tanpa jenuh. Bukankah lebih baik kini kamu berjuang saja tanpa banyak mengeluh?

semua jurusan memiliki titik jenuh via www.gopixpic.com

Hal yang perlu kamu camkan baik-baik di kepala adalah bahwa semua jurusan kuliah memiliki titik jenuhnya. Semua jurusan perkuliahan juga memiliki kesulitannya sendiri, tugas yang diberikan sama berat, materi yang disampaikan juga sama sulit. Ubahlah cara berpikirmu supaya kamu mampu meyakini bahwa jika kamu mengambil jurusan seusai renjanamu pun materi perkuliahan dan tugas yang kamu pikul tidak serta merta membuatmu merasa tidak jenuh.

Keyakinan ini mungkin bisa memperingan langkahmu selama kamu menggeluti perkuliahan yang sebenarnya tidak kamu minati. Dan bukankah lebih mudah menjalani segala hal jika kita mampu melihatnya dari sudut pandang yang lebih positif?

Walaupun jalan yang kamu tapaki sekarang tidak sesuai kata hati, yakinkanlah diri bahwa ini adalah halangan yang kamu tempuh dalam proses mewujudkan mimpi

inilah jalanmu meniti mimpi via www.tumblr.com

Jika sekarang kamu sedang berjuang dan bergelut dengan mata kuliah yang sebenarnya tidak kamu minati, kamu bisa meyakinkan dirimu sendiri bahwa ini adalah halangan yang yang memang harus kamu tempuh di jalanmu untuk memperoleh mimpi. Anggap saja ini adalah kerikil kecil dari proses panjang perjuanganmu. Yakinkan dirimu juga bahwa jika kamu berhasil melewati ujian ini maka jalanmu untuk menggapai cita-citamu akan terbuka lebar dan terasa lebih ringan. Jika kamu bisa melewati halangan ini maka halangan lain akan bisa lebih mudah kamu atasi.

Walaupun kamu akan terseok-seok karena jalanan yang terjal, tapi sebenarnya ini adalah ajang untuk menguji dan menempa mental

mental, nyali, dan kemampuanmu akan ditempa serta diuji via imgarcade.com

Melalui ragam kesukaran yang kamu terima di jurusan yang tidak sesuai minatmu ini sebenarnya mental dan kemampuanmu benar-benar diuji. Kamu ditempa menjadi manusia yang lebih tangguh dari sebelumnya. Anggap saja ini adalah ajang untuk menempa serta menguji mentalmu. Percayalah pasti ada sesuatu hal baik di balik semua yang kamu lewati sekarang ini. Yakinkan dirimu juga bahwa jalanan terjal yang membuatmu terseok-seok ini suatu hari akan menjadi pelajaran berharga bagi hidupmu dan membentukmu menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Salah jurusan bukan berarti hukuman mati bagi mimpi-mimpimu. Tanpa pendidikan formalmu pun banyak cara untuk mewujudkan semua anganmu

kamu bisa belajar secara otodidak via favim.com

Jika kamu sebenarnya ingin menjadi penulis, pelukis, designer, atau cita-cita lain yang memang ilmunya bisa kamu pelajari secara otodidak, maka bersyukurlah bahwa sebenarnya jalanmu untuk meraih mimpi masih terbuka lebar. Di sela-sela kesibukan perkuliahanmu, kamu bisa meluangkan waktu untuk belajar secara otodidak mengenai ilmu yang ingin kamu kembangkan dan berkaitan dengan mimpimu.

Salah jurusan itu bukan akhir dari segalanya, ada kesempatan lain yang masih bisa kamu raih di depan sana

selalu ada harapan untuk masa depanmu via www.igre123.com

Siapa tahu ijazahmu dengan jurusan kuliah yang sekarang justru bisa mengantarkanmu meraih mimpi? Karena seperti kata pepatah “Banyak jalan menuju ke Roma”. Karena itu yakinkanlah dirimu bahwa salah jurusan kuliah bukanlah akhir dari segalanya. Mungkin setelah menyelesaikan studimu di perkuliahan yang sebenarnya tidak kamu inginkan ini kamu bisa bekerja terlebih dahulu berbekal ijazah yang kamu peroleh kemudian kamu bisa melanjutkan studi atau kursus keahlian yang bisa menunjang dan mempermudahmu dalam proses pencapaian mimpimu.

Jadi, apakah kamu masih merasa patah arang dan hilang arah? Semoga tidak ya, karena jalan untuk meraih mimpi masih terbuka lebar sejauh kamu masih ingin berjuang untuk mempertahankannya atau tidak. Selalu semangat ya para pejuang mimpi! 😀